
" Ha....ha...haa" tawa nazwa, amel ,dan nadin.
"yang benar saja , hajir kan cowo" ledek nadin masib tertawa.
"lu sih!!" tegas hajir kepada arham dan renaldi karena dia sangat malu.
"tidak apa apa kok aku suka yang kaya begituan" ujar nazwa memberi roti rasa strawberry ke hajir.
"yaudah yu sayang kita duluan berangkat ke kampus, dan jangan lupa kunci pintunya ya" kata amel kepada renaldi.
"yaudah gue duluan ya" ujar renaldi. renaldi pun berangkat ke kampus bareng.
"baiklah gue juga mau duluan, jangan lupa ngunci pintu ya, yu ssayang" pamit arham dengan nadin.
"oke, bye Dah nazwa" kata nadin. dan arham pun berangkat bareng ke kampus dengan nadin.
"Yah tinggal kita berdua dong" kata nazwa.
"iya gpp, cepat siap siap gih" ujar hajir.
Nazwa pun akhirnya mandi setelah itu siap siap untuk pergi ke kampus dengan hajir.
"ayo kita pergi" ajak nazwa yang sudah bersiap siap.
"wow" hajir melongo melihat nazwa memakai pakaian sedikit terbuka dan sempat menelan salivanya.
"apasih wow wow, cepat " ucap nazwa kepada hajir.
"em, oke yu" ajak hajir. semenjak perjalanan mereka berdua tidak nerbicara satu kata pun.
terdengan suara telpon dari hp nazwa pun bernunyi. "mamah" ujar nazwa mengangjat telpon.
nazwa: assalamualikum ,halo mams?
mama: waalaikum'salam ,kamu di mana?
__ADS_1
nazwa: eh mams, aku lagi menuju ke kampus.
mama: nanti kamu pulang kuliah langsung ke rumah ya, jangan keluyuran.
nazwa: oke mams.
tut..tut.. akhir telpon.
"siapa" tanya hajir.
"ah itu mamaku" jawab nazwa.
"ouh calon mertua" sambung hajir tersenyum tipis.
"iya wkwk" kata nazwa, beberapa menit kemudian mereka telah sampai di tujuan.
di kampus.
"ouh iya, mama sama papa gue datang ke rumah" kata nazwa.
"iya wa , mungkin lu di marahin lagi" ujar amel.
"jangan kepo" kata nazwa menncubit satu persatu pipi amel dan nadin.
"yaudah liat aja nanti" kata nazwa memastikan.
Sepulang kuliah.
para sesisi rumah menyambut kedatangan nazwa.
"ada apa bi dengan mama dan papa" tanya nazwa kepada bi ira.
"ga tau non , mending non temuin "jawab bi ira.
"baik bi terima kasih" ucap nazwa maninggalkan beberapa orang yang memnyambutnya tadi.
__ADS_1
"ada apa mam pa" tanya nazwa kebingungan.
"nak, kamu harus pindah ke paris" kata papa nazwa.
"hah kenapa ?" tanya nazwa.
"kamu kan mau cita cita kamu tercapai jadi dokter" ujar mama nazwa mengusap puncak kepala nazwa.
"jadi maksud mama dan papa, aku masuk kuliah kedokteran gitu!" jawab nazwa.
"iya nak ini demi kebaikan kamu" jawab mama nazwa.
"kenapa harus di paris, kenapa ga di sini aja di tempat asal aku aja" teriak nazwa.
"nazwa keputusan mama dan papa udah bulat, kamu harus kuliah kedokteran di paris, dan jangan kawatir, setelah kamu kuliah kedokteran, kamu bebas mau bekerja di negara mana.!" bentak papa nazwa.
"tapi ma.. pa..." ucap nazwa terhenti.
"ga ada tapi tapi an, besok kamu harus udah siap siap karena kamu berangkat besok" ujar papa nazwa.
"iya nak kamu jangan membantah ya" kata mama nazwa dengan lembut.
Nazwa menangis sejadi jadi nya, dan berlari meninggalkan kedua orang tuanya, nazwa mengambil tas kecil dan menyuruh amel dan nadin bertemu di kafe amel.
Sesampainya.
"loh kamu kenapa wa?" tanya nadin kebingungan.
"iya kamu kenapa kok mata kamu sembab" tanya amel lagi.
"gu..gue di suruh pindah ke paris" tangisan nazwa.
"apa!!!!" ujar amel dan nadin.
jangan lupa like, komen, dan kasih vote ya😘
__ADS_1