Pacarku Kakak Kelasku

Pacarku Kakak Kelasku
episode 81 (good night prospective husband)


__ADS_3

"sayang, kita mau kemana siang siang begini?" tanya nadin bingung.


"iya ayah kita mau kemana emangnya" sambung meira bingung.


"nanti kalian akan tau" senyum arham.


setelah sampai di situ, nadin dan meira begitu terkejut karena arham membawa istri dan putrinya itu ke tempat bermain.


"oh my god, ternyata kau membawaku ke sini" jar nadin kepada suaminya.


"iya sayang , ayo kita naik roller coaster"ajak arham.


"wahh ayooo!!!" jar meira tampak bersemangat akan hal itu.


meira pun menaiki roller coaster tampak meira yang kesenangan sendangkan arham dan nadin ingin mual naik itu. setelah maiki itu.


"terimakasih ayah" kata meira di gendong oleh arham.


"sama sama sayang, meira mau apa?" tanya arham tersenyum.


"aku mau itu!" tunjuk meira seorang penjual lollipop.


"oke ayo sayang, aku ingin muntah rasanya" ujar nadin muak karena setekah naik roller coaster.


Setelah itu nadin arham dan putrinya pun memakan lollipop bersama, bercanda tawa, memang keluarga kecil yang indah.


"terimakasih ayah, i love you ayah, bunda" jar meira yang masih di gendongan arham.

__ADS_1


"iya sayang ayo pulang udah sore banget nih" ajak nadin kepasa suaminya dna putrinya.


"ayo sayang, ayo putriku" jar arham. mereka pun sudah puas di sana.


*****


"terlihat amel berdiri di depan cermin sambil mengusap ngusap ngusap perutnya yang sedikit membuncit.


Dan tiba tiba renaldi memeluk istrinya dari belakang.


"sayangku sudah puaskah kau mengusap ngusap perutmu" jar renaldi tersenyum.


"belum sayang aku belum puas, aku penasaran anak kita cewek atau cowok" kata amel berbalik badan dan memeluk leher suaminya.


"aku maunya cowok" ujar renaldi.


"cewekkk!!!" ketus amel.


"amin semoga... sayang" ujar amel tersenyum mencium sekilas bibir renaldi.


"ayo makan malam,eh kebetulan ayahku sama ibuku datang baru saja tadi " ajak renaldi mengajak istrinya.


"ayoo sayang temui ayah ibu" jar amel berjalan begandengan tangan dengan suaminya.


lalu mereka pun menghampiri ayah dan ibu renaldi.


ayah renaldi pun berkata:

__ADS_1


"apa aku sudah bisa punya cucu" tanya ayah renaldi , ayah dan ibu renaldi tidak tau kalau amel hamil.


"iya aku sudah tidak sabar itu" sambung ibu renaldi tidak sabaran.


"sabar ayah dan ibu ini juga perut istri ku akan mem buncit" lanjut renaldi tersenyum mengusap ngusap perut istrinya.


"maksudmu, apa amel sudah hamil?" tanya ibu renaldi tidak menyangka.


"iya ayah , dan ibu" jawab amel tersenyum manis.


"istriku, kita sudah bisa mempunyai cucu" kata ayah renaldi.


"iya suami ku aku sangat tidak sabaran" jar ibu renaldi.


******


"hajir, aku tidak enak di rumah mu kalau kita tidur bersama" jar nazwa tidak enak hati.


"tidak apa apa honey, kan kita sepasang kekasih jadi tidak apa apa tidur bersama" smabung hajir memeluk pinggang kekasihnya.


"begitu? okey" jar nazwa tersenyum.


"good night dear" ujar hajir mengencangkan pelukan.


"good night prospective husband" jawab nazwa mengusap wajah tampan hajir.


"oh my" kata hajir mel*m*t bibir nazwa, akhirnya pun nazwa membalas ci*man hajir. lalu mereka mengakhiri ciuman mereka dan lanjut tidur.

__ADS_1


mata nazwa terbuka karena hari sudah pagi, dia melihat hajir yang masih memeluk pinggang nazwa, nazwa tidak tega melepas tangan hajir tapi terpaksa. nazwa menyingkirkan tangan hajir dengan pelan.


jangan lupa like komen and kasih vote😘


__ADS_2