
"sini kau ya!! akan ku balas" ujar hajir mengejar nazwa. nazwa yang sudah masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintu tapi pintu iti di tahan oleh hajir.
"aku bisa menangkap mu" kata hajir tersenyum, "tangkap saja kalo bisa" ujar nazwa menantang hajir, namun apa yang terjadi di karenakan tenaga hajir kuat untuk mendorong pintu alhasil pintu itupun terbuka namun nazwa terdorong dan terjatuh.
"oh my god, bokong ku!!" ucap nazwa memegang bokong nya itu yanh masih sakit.
"tidak apa apa kalau bokong mu masih seksi" goda hajir membuat nazwa terkejut. hari itu sudah sore seperti nya malam akan tiba.
"aku akan menghukum mu" jar hajir berjalan ke arah nazwa, nazwa pun mundur lalu hajir masih berjalan ke arah nazwa hingga dinding menghalangi nazwa untuk mundur. nazwa takut akan di ci*m kembali oleh hajir.
siapa sangka , hajir langsung menghantam b*bir nazwa dengan lembut, nazwa hanya pasrah dan menerima ci*ma*n hajir. nazwa menendang kaki hajir hingga hajir melepas ci*man itu dan meringis ke sakitan.
"gadis liar itu aku akan menangkap mu" jar hajir , lalu hajir mengejar nazwa dan berhasil menangkapnya.
"maafkan aku hajir, aku hanya bercanda, atau aku akan berteriak kalau kau ingin memperkosa ku!!" kata nazwa siap berteriak tapi di tahan oleh hajir.
"baiklah baiklah " kata hajir gagal. lalu hari itu sudah malam orang di rumah nazwa pasti sudah pulang ,dan tidur.
*****
"hey sayang, apa kau tidur" tanya amel kepada suaminya itu.
"hmmmm" jar renaldi.
"aku kira kau tidur" kata amel mengusap wajah renaldi.
"tidak sayang, aku hanya memejamkan mata saja" ujar renaldi tersenyum.
"baiklah kalau gitu kau tidur saja" kata amel masih mengusap wajah renaldi.
"baca kan aku cerita dong biar aku bisa tertidur" ujar renaldi dengan manja.
"dasar seperti anak kecil! baiklah ku bacakan" sambung amel membacakan sebuah cerita hingga suaminya itu tertidur pulas.
"i love you, aku sangat mencintaimu sangattt!!" ujar amel mencium pipi renaldi dan tidur di samping suaminya itu.
__ADS_1
*****
"dingin sekali walaupun sudah berselimut" kata nadin .
"sini aku peluk" ajak arham.
"sayang kita belum melanjutkan yang tadi siang" bisik arham kepada nadin.
"huh, dasar nanti saja aku lagi tidak ingin" tolak nadin.
"aku peluk boleh" jar arham.
"boleh aku sangat kedinginan sayang" ujar nadin tersenyum, dan dia memeluk arham.
*****
"jangan mengganguku, aku ingin tidur jika kau mah tidur tidur saja di luar jangan di sini" kata nazwa.
"bisakah kau jangan di sini kalau ada oekerjaan kan bisa di luar" kesal nazwa pria itu kalau ada pekerjaan di luar saja jangan di kamarnya.
"im sorry , tapi aku ingin di sini" tolak hajir tersenyum manis ke nazwa, "terserah kau" jar nazwa lanjut tidur. nazwa tidur nyanyak membuat hajir tergoda karena baju nazwa sedikit terbuka.
"oh my god" kata hajir menelan ludah.
"dasar gadis tidur saja sampai terbuka" ujar hajir tersenyum dan menuju ke tempat tidur nazwa karena dia sangat lelah, tanpa di sadari dia merebahkan tubuhnya di kasur nazwa, dan tertidur:).
Ke esokan harinya.
"coba kau lihat, anak kita bangun sangat pagi" ujar nadin membangunkan suaminya.
"hmmm" jar arham masih tidur. karena masih kepagi an.
__ADS_1
"ayolah sayang, masa kau kalah dengan meira " sambung nadin mencoba membangunkan suaminya.
"baiklah aku bangun" jar arham dengan terpaksa.
"begitu suami ku, kau akan mendapat hadiah" nadin tersenyum dan naik kepangkuan arham dan mulai men ci*mi bibi sumiannya, arham pun kangsung bersemangat.
*****
"hey heyy!!! bangunlah lihatlah ayah dan ibu mu ke sini" jar amel membangunkan suaminya.
"oooo biarkan mereka masuk aku masih mau tidur sayang" sambung renaldi lanjut tidur.
"huh bangun tidak, atau ku siram kau!!" kata amel kesal.
"eh eh, baiklah, tapi cium dulu" pinta renaldi.
cup. amel mencium bibir renaldi sekilas walau sekilas, tapi renaldi sangat senang yang masih tidur di pangkuan istrinya
*****
nazwa yang mssih tertidur, dia sadar kalau ada orang di sampingnya. nazwa kira itu rion yang tidur di sebekahnya.
"rion kenapa kau tidur di sini" ujar nazwa mata yang masih tertutup. dan perlahan lahan nazwa membuka matanya. di pun kaget ingin berteriak tapi orang yang di rumah nya akan datang kamarnya.
"tidur aja ganteng apalagi pas udah bangun" kata nazwa mengusap wajah hajir sambil tersenyum.
"sekali kali ya ada foti nya hihihii" ~author
"yaudah gapapa thor banyak banyakin foto nya biar pembaca semakin seru membaca novel ini" ~nadin
"oke baiklah" ~ author.
jangan lupa like, komen, dan kasih vote sebanyak banyaknya , terimkasih:)😘😘😘
__ADS_1