
Pagi ini saat aku terbangun rasanya aku begitu tidak bersemangat pergi ke sekolah. Sepanjang malam aku terus memikirkan apa yang akan terjadi denganku besok saat di sekolah. Membayangkan anak- anak di sekolah ku akan memikirkan hal yang aneh- aneh. Tapi aku tidak bisa terus menghindar seperti ini. Aku bangun dari kasur ku dan berjalan ke kamar mandi, aku harus bersiap- siap berangkat ke sekolah.
"Gadis, ayo turun sayang teriak mama ku. Kali ini bukan teriakan bi Ijah ya memanggil ku.
Aku melangkah meninggalkan kamarku dan turun kebawah menuju ruang makan. Di meja makan mama ku sudah menunggu ku untuk sarapan bersama.
"Ayo sayang duduk kita sarapan sama- sama ya ucap mama.
Aku pun berjalan dan duduk di salah satu kursi di meja makan itu.
"Kamu mau makan apa sayang???? Tanya mama.
"Gadis mau sarapan roti aja ma ucapku Sejujurnya hari ini nafsu makan ku tidak ada ,mungkin karena pikiranku terganggu.
Aku menikmati roti coklat dan segelas susu yang dibuatkan mama untuk ku. Setelah selesai menghabiskan sarapan ku,kini aku bersiap- siap untuk berangkat ke sekolah. Pagi ini ada yang berbeda dari pagi- pagi sebelumnya saat aku berangkat ke sekolah karena ada mama yang mengantarku keluar pagi ini.
"Ma gadis berangkat ya ucapku sambil menyalam dan mencium mamaku.
"Ia sayang hati- hati ya, semangat belajarnya ucap mama kepadaku.
Aku pun masuk kedalam mobil dan bersiap untuk berangkat.
"Hati- hati ya pak Toto ucap mama.
"Siap nyonya ucap pak toto sambil membunyikan klakson mobil.
Selama di perjalan aku begitu gelisah, rasanya perasaanku begitu tidak tenang. Apa yang akan terjadi denganku??? tanyaku dalam hati. Aku yang dari tadi terlalu sibuk dengan pikiranku sampai tidak menyangka bahwa kami sudah sampai di parkiran sekolah.
"Non, kita sudah sampai ucap pak toto sambil tersenyum kepadaku.
"Akhhhhh, ia pak ucapku sambil membuka pintu mobil dan keluar.
"Makasih ya pak ucapku ke pada pak Anto sambil aku berjalan meninggalkan pak Anto.
Saat aku berjalan menuju ruang kelasku, tidak ada hal yang aneh. Semua orang tampak seperti biasa saja. Perasaanku begitu lega, mungkin aku lah yang terlalu berpikir berlebihan. Aku tiba di depan ruangan kelas ku, aku menarik napasku dan melangkahkan kaki ku masuk ke dalam.
Saat aku masuk, semua orang melihatiku, khususnya para cewek- cewek di keleasku sambil berbisik. Aku merasa tidak nyaman dengan situasi ini, seakan semua cewek- cewek itu memberikan pandangan yang tidak suka denganku. Aku berjalan menuju meja ku, sepertinya Rika belum datang karena tidak ada tasnya di bangku. Aku berusaha untuk mengabaikan situasi yang terjadi saat ini.
Dia datang..........
"Apakah dia tau apa yang sedang terjadi
sekarang???? Apakah dia tau tentang grup kelas itu????? Banyak hal yang ingin ku tanyakan kepadanya,tapi aku tidak berani berbicara dengannya karena aku takut teman- teman sekelasku akan berpikir bahwa kami benar- benar memiliki hubungan.
Dia berjalan menuju meja nya denganbegitu sangat santai seakan tidak ada yang terjadi. Bagaimana bisa dia setenang itu, saat semua orang memandangku begitu sangat sinis. Aku merasa begitu sangat kesal.
"Gadis!!!!!! Teriak Rika yang berlari menghampiri ku.
"Pagi Rika ucapku sambil tersenyum kepadanya.
__ADS_1
"Pagi gadis, kamu kenapa kok pucet bangat sih mukanya tanya Rika dengan cemas.
Aku pun menjelaskan kepada Rika ,apa yang sebenarnya terjadi. Bagaiman aku bisa diantar pula oleh kenly dan mengatakan bahwa kami tidak ada hubungan sama sekali.Rika yang mendengarkan semua penjelasan ku pun hanya tertawa.
"Ia dis,Rika percaya kok sama kamu ucapnya. Kalau soal anak - anak di kelas mah cuekin aja,kamu gak usah pikirin ya.
"Gimana aku gak pikirin kalau mereka lihat ak aja kayak kentang goreng yang mau dimakan ucapku kepada Rika.
"HAHAHHAHA, Rika hanya tertawa mendengar ku.
Selama di kelas ,walaupun hampir semua cewek- cewek dikelasku terus menatapku dengan tatapan yang begitu sinis, namun aku sama sekali tidak mempedulikan mereka.Selagi Masi ada Rika, Novi dan Dwi aku merasa itu semua sudah cukup. Aku yakin bahwa keadaan pasti akan membaik seperti semula. Mungin ini ulang dari salah seorang yang tidak menyukaiku di kelas ini atau dia salah satu orang yang mungkin suka kepada kenly dan merasa cemburu.
**Jam Pulang Sekolah ...
Aku langsung bergegas meninggalkan ruanga kelas,hari ini aku ingin cepat sampai kerumah karena aku mau menghabiskan waktu bersama mama ku dirumah.
"Rika gadis Luan ya ucapku.
"Oke dis, hati- hati ucap Rika
Aku berjalan menujuh parkiran depan. Namun pak Toto belum ada di parkiran. "Kemana pak Toto?????? kenapa dia belum datang??? ucap ku yang bergumul sendirian. Saat aku senang menunggu pak Toto ,tiba- tiba saja ada seseorang yang memanggilku.
"Gadis......
Saat aku menoleh ke samping itu adalah suara kakak sisi, tapi tidak hanya kak sisi tapi ada beberapa orang yang bersama dengan kak sisi dan salah satu orang yang bersama kak sisi adalah kak Richard. Mereka berjalan menghampiri ku.
"Astaga, kenapa mereka ke arah sini ucap ku yang mulai gugup
" Ia kak, gadis cuma lagi nunggu supir gadis aja jemput ucapku
"Rumah gadis dimana????? tanya kak sisi
"Hmmmmmmm itu kak di jalan cempaka ucapku. Aku begitu grogi ketika melihat Richard terus memperhatikan aku ketika berbicara.
"Wahhhhhhh kebetulan banget, kamu bisa nebeng sama Richard dia juga mau pergi ke jalan cempaka. Iyakan bro???? tanya kak sisi.
"Hmmmmmmm ucapnya begitu sangat singkat.
"Nebeng aja sama Richard ucap kak sisi .
"Ga....k U.....sah kak ucap ku dengan gugup. Hmm Mak...sud gadis , bentar lagi supir gadis juga datang kok ucapku . Please pak Toto cepat datang ucapku dalam hati.
"Oh gitu yaaa, sayang banget ya padahal kan searah ucap kak sisi seakan begitu kecewa.
Tak lama kami selesai berbicara pun , pak Toto akhirnya datang menjemputku.Aku begitu senang sekali melihat pak Toto datang, kali ini pak Toto menyelamatkanku.
"Akhh kak, itu supir gadis udh jemput. Gadis Luan ya kak ucapku .
"Ohhh udah di jemput yaaa, yaudah hati- hati ucap kak sisi.
__ADS_1
Aku pun perlahan melangkah meninggalkan mereka dan berjalan menuju mobil ku. Di dalam mobil aku langsung mengintrogasi pak Toto kenapa dia telat menjemput ku.
"Kok bisa telat sih pak tanyaku.
"Ia non, tadi bapak jemput teman nonya gitu makanya telat jemput non ucap pak toto.
" Teman mama???? "Siapa pak ??? tanyaku
"Pak Toto juga gak kenal non, sekarang Masi ada di rumah kok. Mungkin non gadis kenala ucap pak toto.
Kami pun akhirnya sampai di rumah, aku keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam rumah. Sesampainya aku di dalam aku melihat mama sedang mengobrol dengan seseorang.
"Ma, Gadis pulang ucapku
"Hey sayang kamu udah pulang ucap mama. Sini sayang ,kenalin ini tante Niken teman mama.
"Gadis Tante ucapku sambil menyalam Tante Niken.
"Wah, gadis udah besar banget sekarang ya .Duluh terakhir jumpa Masi kecil banget ucap Tante Niken. Mungkin juga sekarang udah gak kenal lagi sama Tante Niken.
"Ia lah mba, terakhir jumpa kan umur gadis Masi 7 tahun loe masih kecil banget ucap mama.
Sepertinya Tante Nike tidak asing buat ku ,tapi karena aku mungkin bertemu dengannya sewaktu aku kecil membuat ku tidak mengingatnya lagi.
"Gadis sekolah di SMA Prime School ya???tanya Tante Niken kepadaku
"Ia tante ucapku.
"Anak Tante juga sekolah di situ loe, tapi dia kelas 3 sekarang, gadis kenal gak ya???? tanya Tante Niken
"Gadis kurang kenal sama anak- anak kelas 3 Tante soalnya gadis anak kelas 2. Udah gitu gadis juga baru pindah ke sekolah itu ucapku. Jangankan mengenal anak- anak kelas 3 ,teman- teman sekelasku saja aku belum semua mengenal mereka ucapku dalam hati.
"Ia juga sih, tapi nanti anak Tante bakalan jemput Tante. Nanti Tante kenalin ya ucap Tante Niken kepadaku.
Aku hanya menganggukan kepala ku untuk ucapan Tante Niken tersebut.
"Ma, Tante ... gadis ke kamar duluh ya ucapku.
"Oh ia sayang, ganti baju ya ucap mama kepadaku.
Aku pun pergi berlalu meninggalkan mereka dan berjalan naik kelantai dua menujuh ke kamarku. Akh, rasanya begitu nyaman sekali berbaring di kasur. Aku mulai bermalas- malasan di kamarku sambil berpikir siapa anak Tante Niken itu.
Beberapa jam kemudian , suara teriakan mama untuk manggilku turun ke bawah. Astaga aku bahkan belum mengganti pakaianku. Aku mengambil kaos bewarnah hitam dan celana pendekku di dalam lemari. Aku keluar dari kamarku dan turun ke bawah untuk menghampiri mama.
Apa kalian tau apa yang terjadi saat aku tiba di ruang tamu ku. Aku begitu kaget ketika melihat sosok laki- laki yang sedang duduk di kursi tamu rumahku itu. Tidak hanya aku dia pun tampak kaget melihat keberadaan ku . Ya dia adalah kak Richrad.
OMG... jadi maksud Tante Niken anak yang dimaksudnya tadi yang satu sekolah denganku adalah kak richard??????? Astaga dunia ini begitu sangat sempit.
Aku tidak pernah menyangka bahwa kedua orang tua kami saling mengenal dan sekarang kak Richard ada di hadapanku......
__ADS_1
Bersambung......