Pacarku Kakak Kelasku

Pacarku Kakak Kelasku
episode 93 (kepergian linda)


__ADS_3

"sayang, udah dong nonton tv nya" panggil hajir. hajir pun segera ke ruang tamu untuk melihat istrinya, dan tersenyata tidak ada...


"sayangg!!" teriak hajir, dan langsung mencari cari keberadaan nazwa.


"sayangg, kau di mana?"


Hajir pun ke halaman rumah terdapat seorang satpan yang pingsan.


"sayang kau di mana" ujar hajir tampak frustasi.


sementara di tempat lain... nazwa membuka matanya dia melihat seluruh tubuhnya yang sedang terikat kaki dan tangan nya di ikat. dia melihat ada dua orang laki laki sepertinya menjaga nazwa supaya tidak kabur.


"hay gadis j*lang" sapa linda tersenyum licik.


"lepasinn akuu!" jar nazwa berusaha melepas ikatan nya.


"j*lng j*lg, kau tidak akan bisa melepas iktan itu, kali ini aku akan membunuhmu dan hajir menjadi miliku hahaha" tawa linda, ia sudah merencanakan ini dari kemaren.


nazwa hanya diam dia tidak bisa berbuat apa apa lagi..


"hajir tolong aku" gumam nazwa dengan pelan.


****


"mel mell, katanya nazwa di culik" panik nadin berbicara dengan amel, karena nadin langsung memberi berita buruk ke amel.


"apa!!!!!" jar amell ikut panik.


"aduh gimana iniii mel"


"ayo kita temui hajir" ajak amel.

__ADS_1


"baiklah ayoo semoga nazwa tidak apa apa" kata nadin panik sahabat nya itu di culik.


"iya din ayo"


*****


"revan tolong cari keberadaan istriku sekarang" perintah hajir kepada revan.


"baik tuan"


setelah beberapa menit kemudian revan pun menuju hajir.


"tuan. nona sedang di jalan xxxx sepertinya itu gedung tua, untung saja tuan memberikan kalung dan nona masih memakainya jadi kita bisa tau keberadaan nya" ujar revan, kalung?? ya kalung itu di berikan hajir kepada nazwa.


"tunggu aku nazwa sayang, aku akan datang" hajir pun berdiri.


"hajiir!!" panggil amel dan nadin.


" aku juga" sambung nadin.


"tidak usah, kalian tunggu di sini aja, biar aku yang ke sana dengan revan" jawab hajir.


"tunggulah di sini nona, pastikan nona nazwa akan baik baik saja" jar revan. nadin dan amel pun mengangguk dia sangat khawathir dengan nazwa.


*****


linda yang sedang memegang pisau dengan tersenyum licik..


"hei j*lang apa kau takut" jar linda tertawa.


"aku tidak takut dengan mu" jawab nazwa.

__ADS_1


linda pun mengores pisau nya ke tangan nazwa, dan keluarlah darah segar.


"awwww" ringis nazwa, linda pun tersenyum licik.


"ini belum seberapa j*lang" linda pun menarik rambut nazwa. nazwa hanya diam saja tidak bereaksi, nazwa pun pingsan .


"begitu saja sudah pingsan" jar linda, "kau akan mati di tangan ku" sambung linda dia mengarahkan tangan nya ke leher nazwa. tapi tangan nya terhenti karena pintu gudang itu terbuka.


'gbrakkkll!!!!' pintu pun terbuka, tampak banyak polisi itu ingin menangkap linda. raut wajah linda pun menjadi pucat linda tidak mau di tangkap.


hajir pun langsung berlari ke arah istrinya.hajir tambah marah karena tangan nazwa berdarah dengan banyak nya


"berani berani nya kau melukai istriku!!" jar hajir marah.


"tangkap dia pak!" perintah hajir kepada polisi.


polisi pun ingin menangkap linda, tapi linda pun kabur dan berlari ke arah jalan dia masih di kejar oleh polisi.


"bukkkk" ternyata linda di tabrak dengan mobil.. mobil itupun kabur.


"nona linda sudah meninggal pak" ujar bapak polisi kepada hajir yang menggendong tubuh nazwa.


"urus pemakamannya, dan saya akan tanggung jawab"kata hajir , polisi itupun mengangguk, hajir pun segera kerumah sakit.


hajir berlari masuk ke rumaj sakit karena darah yang di tangan nazwa terus mengalir.


"i'm sorry sayang" jar hajir tampak frustasi dia menunggu di luar ruangan. hajir pun menelfon amel untuk memberitahu keberadaan nazwa. dokter pun keluar.


"pasien hanya kelelahan saja pak" ucap dokter itu.


"baiklah dok terimakasih" jawab hajir segera masuk keruangan rawat nazwa.

__ADS_1


ini hanya cerita fiksi ya teman teman, jangan di anggap serius, jangan lupa like komen dan kasih vote❤😘


__ADS_2