Pacarku Kakak Kelasku

Pacarku Kakak Kelasku
episode 53 (memulai cintanya)


__ADS_3

" sayang kita antar riom dulu ya sekolah" pinta nadin yang melihat rion sedang melamun.


"baiklah sayang" kata arham fokus menyetir mobil.


"rion sayang, kenapa kau melamun" tanya nadin.


"ini aunty,mom kemana rion kangen tau sama mommy" ujar rion cemberut. dia sangat merindukan nazwa.


"hm... rion tenang aja dulu ya, nanti kamu bakal ketemu kok sama mommy kamu" kata nadin tersenyum.


"iya rion kamu bakal ketemuan kok" kata arham.


****


" sini aku suapinn" kata renaldi tersenyum kepada amel. "ammmm"


"mana ya nadin sama nazwa biasanya mereka datang jam segini" kata amel yang sedang berada di kantin kampus.


"palingan mereka di perjalanan kali sayang" kata renaldi menenangkan amel.


"iya kayanya" senyum amel menyuapi renaldi.


Beberapa menit semudian, amel dan renaldi bercanda tawanya, dam tidak sadar kalau nadin dan arham sudah di hadapan meja kantin nya itu.


"sepasang calon suami istri sedang bahagia, sampai lupa kami datang" tawa kecil nadin.


"iya tuh sayang kelihatan nya kita menggangu mereka"sambung arham tertawa dengan nadin.


"eh nadin , sama arham udah datang ya kok gak bilang" ucap amel terkejut.

__ADS_1


"mel, nazwa kok belum datang!" tanya nadin


"iya din, dia belum datang, tapi kok hajir belum datang juga ya??" ujar amel.


"mungkin mereka lagi bermesraan" jawab arham.


"iya jangan kawatir kali aja mereka udah memulai cinta nya" jawab renaldi begitu santay nya.


****


"kau ternyata selama ini yang ku cari" ujar hajir tidak menyangka.


" hei heii, aku bahkan tidak mengenali mu" kata nazwa tersenyum bahagia.


"aku sangat menyukaimu dari dulu hingga dulu dari kecil kita pertama bertemu, ternyata kita di pertemukan kembali" bisik hajir membuat nazwa merah merona.


"kau ternyata dari kecil sudah tampan hingga sampi besar" kata nazwa mengusap pipi hajir dengan lembut. wajah mereka saling berdekat dekatan hingga nafas pun bisa terasa dari mereka, hajir pun mengambil kesempatan untuk mencium nazwa tapi ...


'ya ampun, baru aja mau di cium , udah gagal aja, yaudah mungkin bukan saatnya' gumam hajir dalam hati.


"percumaa, kita sudah terlambat mending kita libur kuliah aja dulu, nanti yang ada kita datang malah di hukum" jelas hajir .


"(berpikir) hmm yaudahh, jadi kita ngapain" tanya nazwa bingung.


"mending kau temui mama sama ayah aku" senyum hajir.


Hajir dan nazwa pun berjalan menunu lift dan menemui mama hajir dan ayah hajir.


"eh nazwa, apa kabar muu" kata mama hajir begitu gembira.

__ADS_1


"baiklah tante" ujar nazwa mencium tangan mama hajir seperti bersalaman.


'sangat sopan, aku menyukai gadis ini' gumam mama hajir dalam hati.


"ayah kemana ma?" tanya hajir mencari cari ayah nya.


" yah, dia sedang berada di rumah paman mu" jelas mama hajir.


" nak, mari kita memasak , kamu bisa masak ga?" tanya mama hajir kepada nazwa.


"bisa tante" kata nazwa tersenyum.


"baiklah, aku kekamar dulu ya dah sayang" pamit hajir.


" ya ampun, nak kamu ga bilang kalu kamu pacaran sama hajir?" kata mama hajir begitu senang.


" gak gak, bukan tante, dia yang kebiasaan manggil aku sayang tante padahal gak pacaran kok" jelas nazwa.


"yah baiklah, padahal tante udah berharap, baiklah mari kita memasak" ajak mama hajir.


"ayo" ujar nazwa dan mama hajir menuju dapur yang sangat luas itu, dan mulai memasak , nazwa sudah begitu akrab dengan mama hajir sampai sampai mereka tertawa bersama.


"Wah, kamu jago juga ya masaknya" puji mama hajir begitu bahagia.


"hmm, cuman bisa sedikit kok tante, palingan hebatan tante" kata nazwa malu malu.


"baiklah mari kau panggil hajir untuk makan siang" pinta mama hajir, dan nazwa dengan cepat ke kamar hajir. dan setelah di depan pintu kamar hajir, nazwa mengetuk pintu nya dan tidak ada suara dari dalam kamar.


nazwa pun masuk terlihat kamar itu begitu sepi, nazwa melirik ke sana ke mari tidak ada orang, dan tiba tiba orang kekuar dari kamar mandi yaitu hajir cuman menggunakan handuk terlilit di pinggang hajir, sehingga menampakan dada bidang hajir yang indah.

__ADS_1


"ya ampun, apa kau gilaa!!! cepat pakai bajumu" kata nazwa menutup mukanya denang kedua tangan nya. 'ya ampun, apa aku telah berdosa melihat beginian, tapi itu sangat indahh' gumam nazwa dalam hati.


__ADS_2