
"jadi apa kau mau menjadi kekasihku"tanya hajir tersenyum manis.
"yes, I want to be your lover" jawab nazwa tersenyum, karena mereka resmi menajdi sepasang sekasih.
"really?" ujar hajir terkejut dengan kegembiraan.
"yes" jawab nazwa memeluk kekasihnya.
"Oh my" sambung hajir bahagia lalu dia menggendong tubuh nazwa dan meputar tubuhnya yang menggendong nazwa.
"hey bisakah kau turunkan aku , pusing tau gak" ujar nazwa pusing.
"maafkan aku my honey aku begitu sangat senang" ujar hajir tersenyum.
"aku juga bahagia" jawab nazwa memeluk leher hajir dengan kedua tangan nya.
"i love you nazwa" kata hajir menci*m bibir nazwa sekilas.
"i love you to " jawab nazwa gembira , padahal nazwa sudah mencintai hajir sebelumnya. lalu apa yang terjadi dia dan hajir pun menjadi kekasih.
tapi seorang sedang memperhatikan hajir dan nazwa, yaitu revan asisten hajir. "sepertinya sangat menyenangkan" jar revan, apalah nasib jomblo wkwk.
******
"heh, kenapa kau tidak mebawa nazwa" kata amel.
"maafkan aku, karena mendadak seperti ini, besok ya" jar nadin tersenyum.
__ADS_1
"baiklah aku sangat penasaran hubungannya dengan hajir, apa kau tahu itu" ujar amel tertawa di ikuti dengan nadin.
******
"sayang, mari ikut dengan ku" ajak hajir tersenyum.
"hey, aku mau ke rumah sakit " jawab nazwa dia lupa.
"baiklah aku antar ke rumah sakit my honey" senyum hajir megendong tubuh nazwa.
"ya ampun, turunkan aku" ujar nazwa memberontak.
"tidak honey biarkan aku menggendong tubuh kekasihku" kata hajir tetap menggendong tubuh nazwa.
"revan, antarkan aku ke rumah sakit pratama" perintah hajir terlihat dingin.
"my honey, kapan kita akan menikah?" tanya hajir mengusap pipi nazwa.
"hajir, kita baru saja pacaran, masa kau langsung ajak aku nikah" jawab nazwa menggeleng kepala.
"itu buktinya aku tidak sabar honey, aku tidak sabar membuat perut mu menajadi buncit" senyum hajir menci*m bibir nazwa dengan lembut.
"dasar kau, ada orang di sini" ujar nazwa menghentikan ci*man mereka. karena ada revan.
hajir hanya mendengus kesal mengganggu saja revan tapi mau bagaimana lagi. "makanya revan, kau cari kekasih, jangan
jomblo melulu" kata hajir, membuat nazwa tertawa kecil.
__ADS_1
"baik tuan" jawab revan , 'apa apaan ini' gumam revan dalam hati.
*****
"ham, aku jarang mendengar kabar hajir,bagaimana ya keadaan nya" tanya renaldi.
"mungkin dia akan pacaran dengan nazwa bukan begitu istri ku"
"betul itu, jadi kita besok ajak hajir dn nazwa untuk bertemuan" sambung nadin.
"baiklah aku sangat setuju" ujar amel tersenyum.
"baiklah kalau begitu sampai jumpa besok kami mau pulang" jar arham mengajak istri nya untuk pulang.
"hati hati" jar renaldi.
"bye din jangan lupa besok" kata amel. "oke itu pasti, segera telpon nazwa untuk berkumpul besok, ajak hajir" kata nadin lalu pulang dengan suaminya.
******
"terimakasih hajir telah mengantarkan ku" senyum nazwa kepada kekasihnya itu.
"bye my honey, i love you" ujar hajir mencium kening kekasihnya itu.
"ya aku tahu, hati hati ya di jalan" sambung nazwa memeluk tubuh kekasihnya.
"i know sayang, aku tetap berhati hati untuk mu" jawab hajir masuk ke dalam mobil dan menuju ke kantornya. nazwa hanya tersenyum melihat mobil kekasihnya itu berjalan. dan dia masuk ke rumah sakit dengan senyuman bahagia.
__ADS_1