
hajir menatap nazwa yang masih tertidur.
"i'm sorry sayang"ujar hajir menggeggan erat tangan nazwa, nazwa pun merasakan sentuhan hajir.
"ha-jir"
"sayang apa kau sudah bangun" tanya hajir.
"iya jir-jir aku udah bangun kamu liat kan" senyum nazwa.
"sayang, i'm sorry aku tidak sempat menyelamatkanmu" jar hajir kecewa dengan dirinya sendiri.
"tidak apa apa, dimana linda sekarang?"
"dia udah meninggal" jawab hajir.
"innalilahi" nazwa terkejut.
"mommy" panggir rion. "mom gak apa apa kan" sambung rion.
"mom gak apa apa sayang tenang aja" jawab nazwa tersenyum.
"iya rion, mom baik baik aja kok" jar hajir.
"syukurrlah" lanjut rion bahagia.
"nazwa!!" panggil amel dan nadin heboh + panik.
"aduh kenapa kalian?" tanya nazwa tersenyum.
"kamu gak apa apa kann??" ujar amel panik.
"iya tuh kami banik bener" sambung nadin ikut panik.
"aku gak apa apa kok" kata nazwa tersenyum.
"syukurlah" sambung nadin dan amel.
dokterpun masuk ke ruangan nazwa.
"maaf saya periksa dulu pasien" jar dokter tersenyum.
"iya dok silahkan" jawab hajir.
dokter pun memeriksa nazwa.
"pasien sudah boleh pulang, asalkan pasien istirahat yang cukup" ujar dokter itu. "saya permisi" sambung dokter.
"baiklah terimakasih dok"
setelah itu nazwa hajir dan semua orang pun langsung ke rumahnya masing masing.
"i love you jangan pergi dariku lagi" hajir membelai rambut istrinya.
__ADS_1
"iya jir-jir, i love you to" jawab nazwa tersenyum.
beberapa bulan kemuadian
tampak nazwa yang sedang mual dan mengeluarkan isi perutnya.
"huekkk huekkk' nazwa mual.
"sayang kau kenapa?" tanya hajir..
"gatau nih yang, kepala ku pusing, terus mual mual deh pokonya" jelasnya kepada suaminya.
"baiklah ayo kita ke rumah sakit" ajak hajir.
"yaudah yo"
setelah di rumah sakit hajir yang memeriksa nazwa. dia sangat khawatir akan terjadi apa apa dengan nazwa.
dokter pun keluar:
"anda suaminya?" tanya dokter tersenyum.
"iya"
"selamat ya, nona nazwa sedang mengandung dan usianya dua puluh enam hari" senyum dokter.
"beneran dokkk, wahhh terimakasih" hajir sedikit terkejut dan langsung masuk ke dalam.
"sayannggggg, oh myyy, anakuuu" kata hajir tersenyum dan mengusap perut nazwa. nazwa hanya tersenyum bahagia.
"ayo"
sampai rumah nazwa dan hajir pun tersenyum bahagia.
"mommy dari mana" tanya rion.
"sayang, mom dari rumah sakit" jar nazwa "apa mommy sakit" tanya rion balik.
"mommy mu sedang hamil" bisik hajir kepada rion.
"benarkahh!????" jar rion, nazwa dan hajir pun mengangguk, rion bahagia dia akan punya adik rion pun melompat² bahagia, nazwa dam hajir pun tersenyum akan kebahagiaan rion.
setelah itu, nazwa pun segera mengabari kedua sahabatnya itu, yaitu nadin dan amel.
nazwa:
hay my friend.
nadin:
oh hayy kawan.
amel:
__ADS_1
semoga ada kabar baik amin.
nazwa:
nah amel benar , taugak gue...
nadin:
apatu
amel:
ekhem baritau kepo dah aku
nazwa:
aku hamiiillll
nadin:
omgggg!!! ya ampun , syukurlah
amel:
sudah ku dugaaa , selamat beb.
nazwa:
terimakasih buat kalian bedua. i love you all.
nadin:
sayang kalian.
amel:
i love you to , yodah gue pamit ya, di panggil renal tu soalnya bye, selamat buat mbak nazwa.
tut...tut...tut... panggilan berakhir.
"dedek baiii, baik baik ya di dalam perut" ujar nazwa mengusap perutnya yang sedikit membincit.
"iya mommy" jawab hajir memeluk istrinya itu dari belakang.
"jir-jir"
"terimakasih sayang, sudah mau menjadi ibu dari anak anak ku" kata hajir tersenyum.
"iya sayang"
TAMATTT...❤
BEGINILAH KISAH "PACARKU KAKAK KELASKU" BERAT BANGET NINGGALIN NOVEL INI KARENA INI KARYA PERTAMA KU.
__ADS_1
NANTI ADA EXSTRA PART KOK TEMAN TEMAN , MAKASIH BANYAK BUAT KALIAN YANG UDAH SUPORT AKU🥰.