Pacarku Kakak Kelasku

Pacarku Kakak Kelasku
episode 89 (bertemu sahabat #2)


__ADS_3

"hehh, kurang ajar ya lu!!" kata amel kesal karena sahabat nya di perlakukan seperti itu.


"iiiiih apaan sih lu ikut campur" linda tersenyum licik.


"jijik banget gue liat muka loe kaya nenek lampir" jar nadin tertawa di ikuti dengan amel dan nazwa.


"berani berano nya lo semuanya wanita j*lang" linda kesal.


"nenek lampir marah tuh" sorak nazwa tersenyum puas kali ini dia akan mengahabisi linda dengan para sahabatnya. nazwa talah hilang kesabaran.


linda pun hendak memukul nazwa pakai tass nya tapi sebelum itu nazwa pun berkata:


"tangan kasong kalau berani!!!" ucap nazwa tersenyum. linda pun melepas tass nya itu.


"ayo friend, kita habisin " bisik nadin.


"siapp"


Nazwa pun maju ke arah linda, lalu linda duluan yang menampar pipi mulus nazwa. nazwa kesal dan menarik rambut linda dan menjambaknya.


"lepasin gue j*lang" linda kesakitan.

__ADS_1


"gue dukung loo nazwa, semangatt!!!" amel menyemangati nazwa.amel tidak ikut berkelahi dengan nadin karena amel sedang hamil dan nadin tidak jago berkelahi, sebab itu mereka berdua menyemangati nazwa saja.


"semangattt!!" jar nadin tepuk tangan.


"makanya lo jangan nyebut gue j*lang lagi" ujar nazwa masih menarik rambut linda.


"lepasinn rambut gue, lo itu tetap j*lang" jar linda masih meringis kesakitan.


nazwa pun melempar tubuh linda ke tanah. linda pun kabur.


"kenapa kau lepasin wa?" tanya nadin.


"iya tuhh, kenapa gak di habisin aja sekalian?" sambung amel.


"kau memang hebat" puji nadin.


"iya dari dulu sampe sekarang masih bisa jambak orang" goda amel tertawa.


"hahaha, yaudah yuk, kita pulang soalnya malam banget dah nih" ajak nazwa tersenyum.


Setelah itu, mereka pun sedang di perjalanan.

__ADS_1


"aku ingat banget dulu, yang kita di godain di kantin sama geng hajir" kata nadin tertawa.


"nah itu aku ingat banget, sampe ketemu lagi di mall" sambung nazwa.


"beruntung banget ya kita, kalau gak ada mereka pasti renaldi bukan suamiku" lanjut amel tersenyum.


"iya mel, kalau gak ada mereka aku juga sekarang ini bukan istri arham" senyum nadin .


"udahlah, bersyukur aja kalau kalian itu jodoh, aku juga bahagia kalau hajir bakal jadi suamiku" sambung nazwa.


"eh ehh, ingat gakk kalai kita tu di hukum sama guru ipa, karena kita buat malah ingat banget aku" jelas nadin .


"iya ingat banget itu, kita di hukum sama sama, berdiri di lapangan sama sama, bahkan nilai jelek pun sama sama" sambung amel mengingat masa lalu.


"aku jadi pengen kaya SMA lagi" lanjut nazwa tersenyum.


"sama tuh aku juga"


"iya jadi kangen"


"yaudah, yang penting kita udah bahagia " jelas nadin.

__ADS_1


"best friend forever" kata nazwa.


"i love you all" sambung amel, mereka pun bahagia dan tersenyum lebar. setelah itu mereka pun pulang ke rumah nya masing masing.


__ADS_2