Pacarku Kakak Kelasku

Pacarku Kakak Kelasku
Episode 3 Siapa Dia...


__ADS_3

**Kring........kring.....kring......


Bunyi alarm yang sangat keras membangunkan tidur ku. Aku membuka mata ku dan mencari dimana jam yang berbunyi itu. Jam menunjukan pukul 06:00 pagi. Aku pun mulai bangun dari tempat tidur ku dan pergi ke kamar mandi. Ketika aku selesai mandi, aku menuju ke arah cermin besar yang ada di sudut kamarku...


Aku melihat diriku di cermin dengan menggunakan seragam sekolah ku ya baru, ini adalah hari ke-2 ku sekolah. "Baiklah, cukup menjadi orang lain semalam, sekarang kau harus menjadi Gadis Wijaya yang sesungguhnya!!!!!!!!! ucapku dalam hati..


Hari ini aku mengurai rambut hitam ku yang panjang dengan sedikit mengklintong bagian bawah rambutku, aku menggunakan liptin bewarnah merah sedikit di bibir ku yang tipis. Dan memakai bedak tabur seadaanya karena wajahku sedik sensitif. Apalagi tanpa menggunakan bedak pun wajah ku sudah kelihatan putih dan mulus . Setidaknya aku cukup bersyukur dengan apa yang ada di diriku ini.


Tunggu duluh!!!!!! sepertinya Masi ada yang kurang dimana jam tangan ku?????? seperti biasa aku adalah gadis yang sedikit teledor, aku suka lupa meletakan barang- barangku. Untuk itu di saat seperti ini aku perlu membutuhkan bantuan seseorang. Yahh, tepat sekaliii bi Ijah adalah orang yang dapat mengatasi masalahku..


" Bi Ijah.......bi ijahhhh ......( Teriak ku dari kamar)


" Ia non gadis, ada apa?????? kenapa teriak- teriak sih non , bibi kan jadi kaget" ucap bi Ijah


"Maaf bi, tapi bibi nampak jam tangan gadis gak???" tanya ku kepada bi Ijah.


"Yaampun non, jadi teriak- teriak karena jam tangan??? Jam tangan non gadis kan bibi letak di laci no 2 semua" ucap bi Ijah.


" Tapi jam tangan yang mau gadis pakai gak ada bi " ucapku sambil membongkar laci ku.


"Emangnya jam tangan yang non gadis cari yang gimana sih non????" tanya bi Ijah


"Gadis mau pakai jam tangan yang talinya warnah biru bi, karena hari ini seragam gadis rok nya warnah biru" ucapku lagi


"Yaudah ,non turun sarapan aja duluh , nanti non telat pergi ke kesekolah. Soal jam tangannya biar bibi yang cari ya" ucap bi ijah


"Yaudah bi, gadis sarapan duluh ya"


Akupun turun ke bawah menuju ke meja makan untuk menikmati sarapa yang telah di siapkan bi ijah untuk ku.


*Beberapa menit kemudia.....


"Non, ini bukan jam tangan yang non gadis maksud???" ucap bi Ijah sambil memberikan jam tangan itu kepada ku.


"Ia bi bener, makasih ya bi". ucapku sambil tersenyum dan memeluk bi Ijah.


"Sama- sama non gadis, yaudah cepat habisin sarapannya, kasihan tuh pak Toto udah nungguin non gadis di luar dari tadi" ucap bi Ijah


Setelah aku menghabiskan sarapan ku, aku pun memakai jam tangan ku dan mengambil tas ku sambil berjalan keluar.


"Selamat pagi non gadis yang cantik " ucap pak Toto sambil menggodahku.


"Selamat pagi pak Toto yang ganteng. Ayok pak kita berangkat , gadis takut di jalan nanti macet" ucapku sambil membuka pintu mobil dan masuk ke dalam mobil.


**Parkiran Sekolah **


"Sudah sampai non, seperti biasa nanti pulang sekolah pak Toto jemput non lagi ya" ucap pak Toto


"Terima kasih pak" sambil aku membuka pintu mobil dan turun dari mobil. Seperti biasanya untuk ke dua kali nya , semua orang melihat ke arah ku. Aku tidak tau kenapa mereka melihat ku seperti itu , aku merasa tidak ada yang salah dengan ku. Aku melewati orang- orang tersebut dan berjalan menuju ke ruangan ku...


Diruang kelas....


Sepertinya teman- teman sekalas ku sudah banyak yang datang , dari luar saja sudah terdengar suara ribut- ribut dari dalam kelas. Aku masuk ke dalam kelas, tapi bukan hanya orang- orang diluar saja yang melihatku bahkan teman- teman sekelasku pun seperti kebingungan melihatku. Dari depan pintu aku sudah melihat Rika ,Novi dan Dwi sudah datang dan mereka sedang berkumpul di meja ku dan Rika. Aku pun melangkah berjalan ke arah meja ku.


"Selamat pagi semua" ucapku kepada Meraka sambil tersenyum dan meletakan tas ku di bangku.


" Apakah kamu gadis????? ucap Novi sambil memperhatikan ku dengan begitu kaget..


" Ialah , aku gadis, kok nanya begitu sih??? ucapku sambil penasaran.


" Yaampun gadis ,kamu kok bedah banget sihhh, seperti bukan gadis yang semalam kami lihat" ucap Novi ( Rika dana Dwi pun mengangguk secara bersamaan)


" Hahahaha, masa sih????


Ia, semalam karena aku masi anak baru ,aku kan belum tau peraturan yang ada di sekolah ini .Tapi setelah gadis perhatikan semua sama saja seperti sekolah gadis yang duluh.


" Gadis kelihatan aneh ya ????" Tanya ku kepada mereka.


"Gak kok dis, kamu malahan kelihat sangat cantik" Ucap Rika sambil tersenyum kepada ku.


********Kring......kring....kring....


** Bel sekolah pun berbunyi**********


Kami kembali ke tempat duduk kami masing- masing dan memulai mata pelajaran pertama yaitu mata pelajaran yang paling menyenangkan buat ku yaitu pelajaran Bahasa Indonesia. Selama pelajaran dimulai, aku mendengar suara yang bising dari luar. Itu sangat wajar karena kelas ku sangat dekat dengan lapangan.


" Kenapa diluar berisik banget ya?? " ucapku ke pada Rika sambil berbisik.


"Wajar aja berisik dis, inikan hari Selasa" ucap Rika sambil tersenyum kecil kepada ku.


" Hubungan hari Selasa apa Rika??? tanya ku dengan bingung.


"Setiap hari Selasa adalah jam olah raga kelas kak Richard. Kamu tau kan dis maksud aku" Ucap Rika sambil melanjutkan menulis catatannya.


Yah...yah..yah.. aku paham ucapan Rika, dimana ada yang bernama Richard makan akan ada cewek- cewek yang sangat histeris di sekelilingnya. Jika diumpamakan Richard adalah gula dan cewek- cewek itu adalah semut nya...

__ADS_1


********Kring.....kring....kring...


**Bel istrhat pun berbunyi************


" Baiklah anak- anak,pelajaran hari ini kita lanjut Minggu depan silakan istirahat" ( Baik Bu)


" Dis, ayok ke kantin " ucap Rika


"Ayok" ucapku sambil berdiri dari bangku ku.


"Nov, Dwi ayok ke kantin , kalian lagi bahas apa sih??? ucap Rika dengan pensaran .


" Biasalah kami lagi membahasa tentang ekskul, yaudah katanya mau kekantin kenapa belum gerak " ucap Novi sambil mendorong aku ,Rika dan Dwi keluar ruangan.


Kantin ....


" Mau makan apa Bakso gak ??? Ucap Dwi


" Boleh deh" ucapku , Novi dan Rika...


"Yaudah, biar aku yang pesenin, gadis sama Rika cari tempat aja. Biar aku sama Novi yang pesan makanan dan minumnya.


"Oke " ucapku dan Rika.


Kami pun pergi berjalan ke arah meja yang kosong di selah kiri dari arah pintu masuk kantin. Ini kedua kali nya aku masuk kekantin ini, tapi baru ini aku bisa memperhatikan dari keseluruhan kantin di sekolah baru ku ini. Banyak makanan yang dijual disini, suasana kantinnya juga sangat nyaman dan bersih.


Panas.... panas... panas....


" Ini dia 4 mangko bakso untuk kita beserta dengan minumannya" ucap Dwi dan Novi sambil meletakan semangko bakso kepada kami.


"Aku minta kecapnya dong dis" ucap Novi


"Oh, ini nov" Ucapku sambil memberikan botol kecapnya.


" Btw, kenapa dengan ekskul cheers kalian ???" tanya Rika sambil menikmati bakso miliknya.


" Kami lagi sibuk membuka perekrutan anggota baru untuk team cheers, karena anak- anak kelas 3 kan udah gak boleh aktif lagi mengikuti kegiatan ekskul. Mereka harus fokus menghadapi ujian" ucap Dwi sambil mengelap keringat nya karena dia terlalu banyak membuat cabe di mangkok baksonya Sampai dia kepedesan.


" Gadis , kenapa kamu gak daftar aja " ucap Rika sambil memandang ke arah ku. Karena begitu kaget dengan ucapan Rika , aku pun batuk...


uhuk...uhuk...uhuk...


"Gadis , kamu gak apa- apa??? " tanya Rika dengan cemas.


"Ia , aku gak apa- apa kok " ucapku sambil tersenyum kepada Rika.


" Bukannya disekolah gadis yang lama ,gadis anak cheers ya ???? soalnya aku lihat di foto- foto instgaram gadis" ucap Rika


"Benarkah???????" tanya Novi dan Dwi dengan begitu semangat....


" Ayoklah dis,gabung sama kami ya????


"Mau ya..... ya....ya..... " ucap Dwi sambil memegang tanganku.


"Bagaiman pun akan jauh lebih mudah jika orang itu udah ada basic dari pada harus mengajarinya" ucap Novi


"Kalau gadis mau, kita bakal bilang ke kak sisi" ucap Dwi..


" kak sisi????? siapa kak sisi" tanyaku kepada mereka.


" Kak sisi adalah kapten kami di team cheers. Kak sisi anak kelas 3 , dia orangnya baik dan asik kok. Kamu pasti suka dis" ucap Dwi


" Nanti pulang sekolah ,kita jumpai kak sisi yah" kamu lihat aja duluh dis,gimana?????


"Yaudah deh" ucapku sambil tersenyum..


Di Dalam kelas ....


Ini adalah jam Terakhir , tapi aku tidak menyukai mata pelajaranku yang sekarang . Yepzzzz,....... Mata pelajaran fisika , aku kurang pintar pada mata pelajaran fisika ini. Sehingga setiap jam pelajaran fisika, aku selalu berharap cepatlah bel berbunyi....


**Kring....kring....kring.....


***Bel pulang sekolah** **


" Dis, kamu jadikan nemuin kak sisi sama Dwi dan Novi ???? " tanya Rika..


"Ia jadi kok, kamu ikut kan temeni aku??? " tanyaku dengan begitu berharap kepada Rika.


" Ia deh ,aku temeni" ucap Rika sambil merangkul bahu ku.


"Tapi tunggu bentar ya , aku mau telpon supir aku duluh,aku mau bilang aku bentar lagi keluar nya"


" Oke dis" ucap Rika sambil berjalan menuju ke arah Novi dan Dwi yang sudah siapa- siap meninggalkan kelas.


"Yaudah ,yok kita pergi aku udah selesai teleponnya " ucapku sambil kami melangkah keluar dari kelas dan menuju ke tempat

__ADS_1


dimana kak sisi itu beradah.


Sepanjang perjalanan aku memperhatikan arah kami berjalan, arah ini adalah arah ke lorong kelas anak 3 . Tempat dimana pertama kali aku tanpa sengaja bertemu dengan Richard.


" Kenapa kita ke ruangan kelas 3 ???" tanya ku kepada Meraka.


" Loe, kita kan mau jumpai kak sisi , kita jumpai ke kelasnya aja" ucap Novi


Kami mulai memasuki lorong ruangan kelas 3 , semua oranga melihat ke arah kami. Wajar saja ini sudah jam pulang sekolah. Cowok- cowok kelas 3 itu bersiul ketika kami lewat dan sesekali menggoda kami. Kenapa berhenti pikirku dalam hati.


"Ini ruangan kak sisi, tapi dimana ya kak sisi??? ucap Dwi sambil mencari- cari dari luar pintu.


"Dwi" suara cewek terdengar memanggil dari dalam sambil melambaikan tangannya seperti memberi isyarat untuk masuk ke dalam ruangan itu.


Kami pun melangkah masuk ke dalam ruangan itu, semua orang di dalam ruangan itu memperhatikan kami sambil menggoda kami....


"Wah....wah.... siapa ini yang mampir ke kelas kita" Teriak laki- laki yang ada di ujung kelas tersebut. Aku pun tanpa sadar melihat ke arah sumber suara itu.


Siapa itu???????????


Apakah aku salah lihat?????


Tidak aku tidak salah lihat, benar cowok yang ada di ujung itu ,bukan salah satu cowok yang ada di ujung itu adalah cowok yang bertemu dengan ku waktu itu dan memberitahu aku dimaana toilet.


"Apakah ini kelas nya????" pikirku dalam hati..


Mungkin saja, tapi mungkin juga dia tidak mengingat ku...


"Ada apa Dwi??? kalian sampai datang ke kelas kakak??


"Kak, ini gadis teman baru di kelas kami , dia anak pindahan. Dia mau mendaftar masuk ke team chers kita karena waktu di sekolahnya yang lama dia juga anak chers" ucap Dwi


" Oh gtu, yaudah gadis besok datang aja setelah pulang sekolah. Kita bakal Adain seleksi " ucap kak sisi dengan begitu ramah


" Baik kak" ucapku kepada kak Siska.


Disela pembicaraan kami, seseorang berjalan masuk ke dalam kelas. Yah , ada sekelompok oranga berjalan ke dalam kelas itu sambil tertawa...


*Ricahrd...Richard ...


Tunggu duluh, apa katanya????? Ricahrd .


tanpa ragu aku memutar kepala ku dan melihat sosok yang bernama Richard itu. Entah apa yang aku pikirkan , seakann urat malu Ki sudah berlepasan. Tapi aku tidak peduli, aku begitu penasaran ingin melihat wajahnya.


O........M........G......


Aku mulai mengerti kenapa para cewek- cewek itu begitu mengidolakannya.


Pertama dia memiliki postur badan yang tinggi dan badan yang ideal. Kulitnya sangat putih dan mulus bahkan di wajahnya tidak ada noda jerawat menurut ku.


Hidungnya sangat mancung , memiliki bibir yang tipis dan bewarnah merah ( sepertinya dia tidak merokok) dan senyum yang manis. Wajar saja dia sangat di idolakan. Yaampun lagi dan lagi, sifat menilai seseorang di dalam diriku muncul mendadak. Apa yang kau pikirkan gadis Wijaya.......


"Yaudah kak sisi, kami permisi ya kalau begtu" ucap Novi dan Dwi .


"Oke, sampai jumapa besok ya " ucap kak sisi.


Kami pun melangkah keluar meninggalkan kelas itu. Baru beberapa detik keluar dari ruangan itu.


" Ya Tuhan, tadi ada kak Richard , dia ganteng banget" ucap Novi sambil menunjukan ekspresi yang sangat kegirangan.


"Novi, kalau segitu sukanya sama kak Richard, kanpa gak minta no nya sama kak sisi sih??? ucap rika.


" Bener juga sih apa kata Rika nov" ucap Dwi


Rasa penasaranku pun mulai muncul, mendadak aku ingin tau siapa Richard itu. Tanpa ragu aku pun bertanya kepada mereka.


" Kok minta sama kak sisi ???" tanyaku dengan penasaran


" Jadi cowoknya kak sisi itu, Sahabatnya kak Richard loe dis" ucap Rika


"Cowok kak sisi????? emang cowok nya yang mana????? tanya ku.


"Kalau gadis perhatikan pas diruangan, ada cowok- cowok yang diujung lagi kumpul- kumpul. Nah, kalau gadis lihat tadi ada cowok yang paling ganteng diantara sekumpulan cowok- cowok itu. Itu dia pacar kak sisi namanya kak denis" ucap Novi


"Oh gitu " ucapku


Tapi tunggu duluh cowok yang paling ganteng diantara cowok- cowok tadi adalah cowok yang jumpa denganku waktu itu. Jadi namanya kak denis dan dia cowok kak sisi..


"Lagian , selama yang aku tau kak Richard gak pernah punya cewek sih . Makanya aku penasaran gimana sih tipe cewek kak Richard. Apa mungkin gak ada satu orangpun cewek yang disukai kak Richard di sekolah ini " ucap Novi dengan begitu frustasi .


" Mungkin, kalo ada cewek yang ada di sekolah ini bisa jadi pacar kak Richard dia adalah cewek yang sangat beruntung" ucap Rika


Tanpa kami sadari, kami pun sudah berada di parkiran sekolah . Dan kami mulai berpisah satu sama yang lain..


" Sampai jumpa besok quys." sambil menuju ke mobil masing- masing......

__ADS_1


BERSAMBUNG.........


__ADS_2