Pada Kenangan Yang Membawa Luka

Pada Kenangan Yang Membawa Luka
Penuh Gelisah


__ADS_3

Aku pulang ke rumah dengan perasaan bahagia. Aku terus terusan terbayang hal yang tadi Dean lakukan padaku. Dean penuh dengan kejutan yang tak pernah bisa aku duga.


Hp ku berdering, aku yang saat itu sedang mencuci pakaian langsung bergegas mengangkat telvon, dengan tangan yang masih sedikit basah aku mengangkat telvonku.


Aku fikir ini dari Dean, tapi rupanya itu telvon dari Bian.


" Halo Taa " sapa Bian padaku


" Halo Bi, tumben tiba tiba telvon, ada apa? "


" Iya nih aku mau ngabarin kalau kamu diundang di acara tunangannya Langit, besok lusa "


Apaaaa?! dalam rangka apa Langit mengundangku. Apa dia ingin memamerkan hubungannya dengan perempuan itu.


" Tunggu deh Bi, aku kan gak ada urusan apa apa lagi sama dia, ngapain dia ngundang aku cobak, bilangin ke dia aku gak akan dateng " Jawabku dengan nada kesal.


" Jangan gitu dong Ta, kalau kamu gak dateng itu tandanya kamu belum move on "


" Ihh enak aja, aku tu uda move on dari dulu ya Bi "


" Yaudah kalau gitu dateng aja dong, kan uda biasa aja kan Ta "


" Liat ntar deh, fikir fikir dulu "


Aku langsung mematikan telvon dari Bian, aku menghela nafas dalam dalam, perasaan apa ini, aku tidak mengerti, apa tujuan Langit mengundangku, dan kenapa dia tidak mengundangku secara langsung, kenapa harus lewat Bian, apa maksudnya.


Semua berkecamuk di dalam fikiranku. Aku fikir aku sudah benar benar terbebas dari Langit, tapi ketika aku mendengar bahwa Langit akan bertunangan mengapa perasaanku jadi kalut seperti ini.


Aku terus berfikir, apakah aku mampu jika aku harus melihat Langit kembali. Apa aku sanggup?


Tapi bukankah aku sudah melupakannya, lalu mengapa hatiku jadi tidak tenang begini?


Pertanyaan pertanyaan itu terus menghantui fikiranku. Aku benar benar bimbang antara datang atau tidak ke acara itu.


Ku lanjutkan semua pekerjaan rumahku yang tadi tertunda. Tapi sesibuk apapun diriku melalukan sesuatu, fikiranku tetap tidak bisa lepas dari hal ini, pertunangan Langit.

__ADS_1


Ahhhhhh............ Kenapa disaat aku sudah melanjutkan hidupku, hal tentang Langit harus muncul lagi dihadapanku.


Aku menelvon Dean dan mengajaknya untuk bertemu. Aku lupa bahwa aku belum sama sekali menceritakan apapun tentang masa laluku. Dean berhak tau masalah ini, karena Dean adalah laki laki yang saat ini sedang dekat denganku.


Kami bertemu di taman kota, tempat saat aku melihat perselingkuhan Langit dihadapanku. Ahhh...... Aku rasa semua tempat di kota ini punya kenangan tentang Langit, sungguh menyebalkan.


" Haii De, uda lama? Maaf ya kalau buat kamu nunggu " aku menyapa Dean yang tengah duduk di bangku taman.


" Gak kok Ta, aku juga baru aja nyampek, kenapa gak minta jemput aja sih Ta, kenapa harus langsung ketemu disini "


" Gakpapa De, sesekali " Jawabku singkat.


" Ada apa Ta, tumben tiba tiba ngajakin ketemu begini? "


" Iya sebenernya ada hal yang pengen aku omongin ke kamu De "


" Apaan Ta emangnya? Dean bertanya padaku. " Ohhhh tunggu tunggu, jangan bilang kalau kamu mau nembak aku, aihh jangan dong Ta, itu jatah aku pliss jangan didahuluin dong "


" Haaa?! Dean ihh apaan sih, enggak bukan ituu " Aku menjawab dengan malu.


Eitt tapi tunggu, padahal aku kan sedang gelisah karena masalah Langit, tapi mengapa jadi hal lain yang aku fikirkan, astagaaa hatiiiiii😳


Aku mencoba fokus dan mulai menceritakan semuanya pada Dean.


" Emmm jadi gini De, kamu mungkin belom tau kan soal masa lalu hubungan aku?, Jadi malam ini aku mau ceritain soal ini ke kamu " Aku mulai serius dengan omonganku.


" Maksud kamu soal mantan kamu gitu? " Dean menjawabku dengan sedikit terkejut.


" Ya kurang lebih gitu De, cuma ini beda. Kamu dengerin dulu yaa "


" Aku pasti dengerin kok Ta " Dean memasang wajah yang begitu serius.


" Jadi tadi sore temen aku ngundang aku untuk dateng ke acara tunangan mantan aku, namanya Langit "


Dean sedikit terkejut

__ADS_1


" Emmm, yaudah dateng aja dong Ta, lagian kan uda mantan gak papa kan? "


" Masalahnya dia tu adalah mantan aku yang selingkuhin aku setelah 3 tahun aku jalani hubungan sama dia De, gimana bisa aku dateng ke acara dia, acara pertunangan pula "


" Kenapa? kamu takut gak kuat liatnya ya Ta, atau kamu masih punya perasaan sama dia atau juga kamu belum move on dari dia? "


Dean menjawab dengan wajah yang sedikit muram, apa Dean merasa tidak nyaman dengan omonganku barusan.


" Ehh enggak De gak gitu, aku tu uda move on. Kalau enggak ngapain aku deket sama kamu, lagian kamu tu orang yang uda buat aku move on dari dia, aku berhasil lupain dia semenjak kamu hadir di hidup aku, cuma kamu pasti ngerti dong De gimana rasanya, aku yakin kamu pasti paham, susah aku jelasinnya "


Aku menjelaskan pada Dean, aku berusaha meyakinkan Dean.


" Aku paham kok Ta, aku paham banget. Tenang aja, aku percaya kok sama kamu, aku ngerti maksud kamu gimana. Kita dateng kesana berdua yaaa, aku akan tunjukin ke mantan kamu itu bahwa dia adalah laki laki paling bodoh yang udah nyianyiain kamu. Kamu bakal liat bukti omongan aku nanti disana, di acara tunangan mantan kamu yang pecundang itu"


Dean menatapku dengan tatapan yang begitu serius.


Aku terkejut dengan ucapan Dean, apa maksudnya.


" Tapi kamu mau nunjukin apa, kamu mau buktiin apa De di acara tunangan Langit ntar? "


" Adaaa dehhhh, kepoooooo " Dean menarik hidungku dan tertawa.


" Awwwww Dean ihh apaan "


" Udah, kamu bakal tau nanti, tenang aja. Acaranya besok lusa kan, okee aku bakalan jemput kamu dan kita akan dateng kesana "


Dean membuatku sangat penasaran. Apa yang sebenarnya akan dilakukan Dean di acara pertunangan Langit. Aku takut Dean akan melakukan suatu hal yang buruk.


Dean juga tidak memberitahu apa apa padaku, ia hanya mengantarkanku pulang dan membicarakan hal lain yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan acara itu.


Bagaimana ini, Dean membuatku bingung malam ini. Sikapnya sungguh sulit ditebak.


Ia memang terlihat biasa saja, bahkan masih bisa bercanda denganku. Tapi aku bisa melihat ada raut gelisah di wajahnya.


Apa yang akan kamu lakukan Dean?

__ADS_1


Apa aku salah membicarakan hal ini dengan Dean. Apa masa laluku telah mengusik Dean?


__ADS_2