
🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻
🌹✨💞✨🌹
"Kamu jahat, kenapa melakukan ini padaku? apa aku ini pelarian mu? tapi kenapa harus aku? apa salah ku padamu hingga di perlakukan seperti ini?" tangis Naura berucap dalam batin, Ia sangat kecewa pada Noval.
Bahkan Ia merasa telah menjadi wanita bodoh yang dengan mudah mempercayai perkataan pria tersebut.
"Naura berhenti!" teriak Noval berlari mengejar Naura, namun teriakan nya itu tidak di pedulikan.
Naura terus berlari bahkan semakin kencang, Ia tidak ingin melihat wajah pria tersebut.
"Naura!"
"Stop mengikuti ku, aku membencimu, pergi lah dari hidup ku!" teriak Naura meminta Noval tidak terus mengejar nya.
"Tidak, apa yang kamu katakan!" bantah Noval. Langkah nya di percepat lagi.
"Lepaskan aku! jangan sentuh aku membencimu!" teriak Naura berontak minta di lepaskan.
"Tidak, aku tidak akan melepaskan mu."
"Apa mau mu, hah? aku tidak ingin berhubungan dengan pria seperti mu lagi! semua sudah berakhir sampai di sini, jangan pernah temui aku, atau ganggu hidup ku lagi!"
"Naura!" bentak Noval dengan tatapan tajam.
"Kenapa? apa perkataan ku benar?"
"Hentikan semua omong kosong mu itu, aku benar-benar tidak mengerti maksud mu."
"Omong kosong? seharusnya aku yang berkata seperti itu, kamu pria brengsek! aku sangat membencimu!"
"Apa maksud mu, jelaskan padaku apa yang terjadi hingga membuat mu seperti ini? apa yang mereka katakan?" tanya Noval memandang Naura yang menatap nya dengan penuh kebencian.
"Kenapa, kamu takut mereka mengadu yang buruk tentang mu?" tanya Naura.
"Hentikan Naura, aku bertanya kenapa tidak kamu jawab, jangan terus mengalihkan pembicaraan ku."
"Mengalihkan pembicaraan?" ucap Naura tersenyum menatap Noval. "Kamu sadar dengan apa yang kamu katakan barusan?"
__ADS_1
"Sayang aku benar-benar tidak mengerti, coba jelaskan apa yang terjadi?"
"Hahaha... kamu lucu, tapi baiklah aku akan katakan apa yang ketahui tentang pria brengsek seperti mu," jeda Naura menatap Noval yang melihat nya dengan wajah kebingungan. "Kamu hanya jadikan aku pelarian mu, hingga sekarang hatimu masih punya mantan mu yang telah tiada. Kenapa kamu mengajak ku menikah jika hatinya bukan milik ku? apa kamu sengaja melakukan ini? apa salahku padamu? katakan! jangan diam saja!" marah nya memukul dada bidang Noval penuh rasa kekecewaan.
"Tau dari mana tentang ini? katakan padaku siapa yang mengatakan ini padamu? katakan Naura, siapa?"
"Tidak penting aku tau dari mana, sekarang semua sudah semakin jelas. Mulai hari ini hubungan kita berakhir sampai sini, jangan ganggu hidup ku lagi," putus Naura, berbalik pergi.
Melihat itu dengan cepat Noval menarik tangan Naura dan membungkam bibir nya sebelum wanita tersebut berbicara.
Naura berontak, memukul dada Noval, namun pukulan nya tidak terasa apapun, malah ciuman yang Ia berikan semakin panas.
Kedua tangan menekan kuat tengkuk Naura dan meng***ap rakus. Naura benar-benar sudah kehabisan tenaga, semakin berontak, semakin besar pula tenaga Noval.
"Aku tidak akan membiarkan mu pergi dari hidup ku. Jika itu terjadi mari kita lakukan sekarang," ucap Noval serius menggendong Naura.
"Apa yang kamu katakan! turunkan aku, cepat!" teriak Naura berontak minta di turunkan.
"Tidak, kamu tidak mempercayai ku, bahkan tidak mendengar penjelasan ku jadi untuk apa aku haru menuruti mu," tolak Noval menghadapi sikap Naura yang keras kepala membuatnya selangkah lebih nekat.
"Jangan gila kamu, keluarga ku tidak akan memaafkan mu jika tau apa yang sudah kamu perbuat padaku."
"Aku tau itu, mereka akan kecewa, tapi mereka tidak akan melarang ku untuk bertanggung jawab terhadap mu."
Noval terus berjalan hingga tiba di sebuah gubuk, membuka pintu dan kembali menutup. Ia menurunkan Naura.
"Hiks... hiks... hiks... kamu jahat, aku membencimu, aku benci."
"Jangan menangis, aku tidak suka melihat mu seperti ini sayang, percayalah padaku semua yang kamu ketahui tentang ku dari mereka tidak benar, aku memang memiliki mantan, tapi aku sudah melupakan nya, saat aku jatuh cinta padamu 4 tabun yang lalu. Kamu bukan pelarian ku, aku memang benar mencintai mu," ungkap Noval jujur,
"Bohong! tidak ada cinta di hatimu, aku hanya pelarian jadi stop bilang cinta aku muak mendengar itu!" tidak percaya Naura.
"Baiklah, aku akan buktikan jika cinta yang ku katakan itulah benar bukan bohong," ucap serius Noval, dan langsung membungkam bibir Naura.
Tubuh nya kini sudah berada di atas, tangan menekan pergelangan tangan Naura hingga tidak bisa berontak.
"Jika dengan cara ini dapat membuat mu percaya aku tidak akan menyesal sudah melebihi batasan ku," ucap Noval dan Naura menggeleng kepala, belum sempat bicara mulutnya kembali di bungkam.
Bibir nya begitu lihat menari-nari di dalam, bahkan memberi sensasi kecil terasa nikmat, hingga mulut yang terus menolak tak berkata, karena tubuh menikmati dan menginginkan itu.
__ADS_1
Perlahan B** di buka Ia mer**as bebas hingga timbul suara erangan indah keluar dari mulut wanita nya.
"Ahhhk"
Bibir nya terus mengh***p tengkuk, hingga turun ke bawah gunung kembar dan melakukan hal yang sama.
Tanpa sadar, menikmati sentuhan gila Noval, pakaian nya telah tiada, pria tersebut membuang asal.
"Ahhhk... ahhhk... " tubuh nya merangsang hebat, sentuhan Noval membuat nya terbang melayang.
"Aku akan mengurus pernikahan kita setelah ini, tidak akan ku biarkan brengsek itu memiliki apa yang menjadi milik ku," batin Noval tidak rela milik nya menjadi milik pria kurang ajar seperti Kamal yang suka main perempuan.
Tangan berhasil masuk, Naura merasa hal aneh di bawah se****if menggeleng kepala. Air mata berjatuhan, tenaga untuk berontak tidak Ia miliki lagi, tubuh terasa lemas, permainan panas Noval menguras banyak tenaga nya di awal.
"Maaf," satu kaca terucap dari bibir Noval, Ia sedikit naik dan mulai mencoba melakukan pelan-pelan.
"Ahhhk... sakit... "
"Tahan, ini akan sakit, tapi setelah ini kamu akan menyukai."
"Tidak, aku mohon jangan lakukan ini," mohon Naura.
"Maaf sayang, jika aku tidak melakukan ini, kamu akan di nodai pria berandal itu. Aku mengenalnya seperti apa, hal apapun akan dia lakukan jika sudah bertekad," batin Noval takut, jika hal itu terjadi maka wanita nya akan menjadi milik pria berandal itu.
"Ahhhhk... sakit... hiks... sakit... " tangis Naura meronta kesakitan.
Noval terus memaksa masuk, milik Naura yang sempit dan miliknya yang jumbo membuat sedikit kesusahan untuk tembus.
"Akkkh, sakit... hentikan, aku mohon," dengan tersengal-sengal Naura memohon.
"Sedikit lagi, bertahan lah."
Mmpptt..
Satu hentakan dorongan yang kuat, jumbo nya berhasil masuk. Ia menggoyangkan pinggul atas bawah dengan cepat.
Merasa ada cairan di bawah, Ia tersenyum. "Kamu milikku sekarang, Naura Noval Nugroho," batin Noval dan memberi kecupan di kening Naura berkali-kali.
"Setelah ini aku akan ijin pada atasanku, kita akan menikah secara agama terlebih dahulu, setelah balik dari sini baru secara negara, aku tidak mau melakukannya lagi tanpa status," ucap Noval serius dengan yang di katakan.
__ADS_1
...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......
...✨____________ 🌼🌼_______________✨...