
🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻
🌹✨💞✨🌹
Pelukan seseorang dari belakang membuat Naura kaget, saat ingin berbalik menoleh, terdengar suara pelaku.
"Tetaplah seperti ini," pelukan nya semakin Ia eratkan mencium tengkuk Naura.
"Hmmm, tapi dari mana kamu tau aku di sini?" tanya Naura menikmati sentuhan Noval membuat nya nyaman.
"Dari pramugari, kenapa tidak membangunkan?" tanya balik Noval.
"Aku tidak tega membangunkan mu, tidur mu sangat lelap, jadi ku biarkan saja dan pergi sendiri," jelas Naura menyadarkan kepala di dada bidang Noval.
"Apa kamu tidak marah lagi padaku?" sambung Naura lagi.
"Tidak, lain kali berdiskusi dengan ku terlebih dahulu, aku mengkhawatirkan mu, aku tidak mau kamu terluka karena mengurusi kehidupan orang lain meski itu sahabat mu sendiri," ucap Noval, membalikkan tubuh Naura menghadapnya.
"Jangan membantah omongan ku, semua yang ku lakukan untuk dirimu sendiri," sambung nya lagi serius menatap Naura.
Terlihat jelas dari wajah wanita di depan nya tidak terima dengan perkataan nya barusan.
"Naura, Kamal orang nekat, dia pria licik yang memiliki beribuh cara untuk mendapat apa yang di inginkan, tapi tidak dengan keinginan nya ini karena dia tidak akan pernah mendapatkan," Noval kembali menjelaskan agar wanita di depannya mengerti.
"Jika bukan aku, siapa yang melindungi Ririn? pria itu kata mu jahat bagaimana nasib sahabat ku? aku tidak bisa diam saja dengan semua yang ketahui siapa pria itu," bantah Naura keras kepala, ia khawatir dengan nasib sahabat nya.
Noval menghela nafas kasar menatap serius Naura, wanita di depan nya sangat keras kepala selalu memikirkan orang lain tanpa memikirkan diri sendiri.
Inilah salah satu alasan yang membuatnya jatuh hati pada Naura.
"Lihat aku," ucap Noval melihat Naura menundukkan kepala setelah selesai berbicara.
Noval menggeleng kepala melihat Naura tidak melakukan yang di perintah kan.
Dengan gemas, ia memengang dagu Naura menarik ke depan, dan mencium bibir mungil tersebut.
Naura kaget, meski begitu ia tidak menolak, membiarkan Noval melangkah karena ia mengikuti itu.
Tangan sebelah nya menekan tengkuk belakang Naura hingga ciuman nya semakin dalam.
__ADS_1
Tangan nakal nya mulai meraba di balik pakaian Naura, bibirnya mulai turun meny***ti , mengh***p tengkuk dengan rakus.
"Ahhhk... " ******* berhasil lolos indah terdengar di telinga Noval.
"Aku bisa lakukan ini dengan wanita lain, pasti menyenangkan bukan?" bisik Noval.
Naura mendengar itu mendorong kuat tubuh Noval, dan pergi.
"Lakukan semua mu," ucap Naura menghentikan langkah nya dan kembali jalan.
"Aku becanda sayang, jangan marah seperti ini. Aku hanya lagi ngetes tadi kamu cemburu atau tidak, tidak bermaksud benar lakuin," Noval mengejar Naura yang terus berjalan tidak mempedulikan penjelasan nya.
"Tidak lucu! kamu selalu berkata seperti itu, jika ingin lakuin silakan aku tidak akan melarang, itu hak mu," ucap Naura, hatinya terasa sakit setiap candaan Noval selalu membuatnya takut kehidupan masa lalu nya yang penuh kegelapan benar terjadi padanya.
Naura menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan dan menangis tanpa suara.
"Maaf sayang, aku menyesal melakukan candaan ini. Aku tidak akan melakukan lagi," janji Noval, Ia menyesal kenapa bisa mengulangi candaan yang sama.
"Aku janji akan bersama mu melindungi Ririn, aku tidak akan melarang mu lagi," sambung nya lagi terus membujuk wanita nya agar tidak marah.
Naura membuka kedua telapak tangannya. Matanya sedikit sembab akibat menangis, ia kini menatap Noval dengan lekat.
"Sayang kamu nangis? maaf aku benar-benar tidak serius dengan omongan ku itu, aku sangat mencintai mu, percayalah itu," ucap Noval serius dan juga merasa sedih membuat wanita tercinta nya seperti ini.
"Berjanjilah untuk tidak mengatakan hal seperti itu lagi," kata Naura, tangan nya di raih dan di genggam erat Noval.
"Janji, kemari lah," Noval memeluk Naura.
...----------------...
Perjalanan dari kota C ke kota A berjalan lancar, 1 jam lalu mereka telah tiba di mansion Naura.
Arjuna senang bisa bertemu kembali dengan teman baik nya lagi sejak kecil. Kedua tidak pernah berjumpa semenjak Noval memilih pindah tugas, dan mereka hanya berkomunikasi lewat ponsel.
"Hay bro, selamat datang dan selamat bergabung di keluarga Pratama, gue gak nyangka loh bakal jadi adik ipar gue," ucap Arjuna, lalu tertawa merasa lucu dengan takdir.
"Hmmm, loh benar. Gue juga seperti itu," kata Noval.
Kedua orang tersebut sudah berbincang melepas rindu selama 30 menit di ruang keluarga.
__ADS_1
Mommy Yuna dan Daddy Adit sudah kembali ke kamar bersamaan dengan Naura. Mereka mengistirahatkan diri, karena hari sudah siang.
"Rencana loh apa sekarang? tetap tugas di kota C atau kembali di sini?" tanya Arjuna pada Noval.
"Di sini, gue gak mungkin tinggalin Naura sendiri," jawab Noval.
"Itu memang harus sih, dari pada loh kehilangan adik gue. Dia terlalu cantik jadi harus di jaga," ucap Arjuna serius teringat kembali saat rekan kerja nya bertemu Naura. Semua pada gencar mendekati Naura.
"Gue tau dan gue akan memindahkan Naura ke rumah sakit TNI agar lebih mudah untuk gue jaga," ujar Noval sudah memikirkan semua sejak pagi tadi.
Dia tidak bisa mengambil resiko mengenai istrinya, Naura adalah wanita yang sangat ia cintai. Apapun akan ia lakukan untuk melindunginya.
"Tidak buruk dengan begitu gue juga bisa jaga adik gue. Oh iya kalian bakal tinggal di mana nanti? kenapa nggak di sini saja?"
"No, kita akan tinggal dirumah kita sendiri."
"Val, ponsel mu terus berdering sejak tadi, ini," Naura tiba dan menyerahkan ponsel pada suami, ia tidak ingin mengangkat karena itu privasi, meski Noval suaminya.
"Terimakasih," Noval tersenyum menerima ponsel nya dan segera mengangkat.
"Siapa yang nelpon?" tanya Arjuna menatap Noval.
"Nyokap, tapi udah mati gue telpon balik dulu, kalian ngobrol saja gue tinggal sebentar," pamit Noval beranjak pergi.
"Gimana kamu bahagia sama Noval?" tanya Arjuna basa-basi memandang adiknya.
"Iya Kak ade bahagia. Tapi apa boleh ade tanya sesuatu?" wajah Naura seketika berubah serius.
"Tanya apa? tentang Noval?"
"Bukan."
"Terus?"
"Pak Kamal? abang kenal sama namanya Pak Kamal anggota TNI juga rekan kerja Noval?"
...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......
...✨____________ 🌼🌼_______________✨...
__ADS_1
Maaf ya all cerita nya singkat, author lagi kurang enak badan.🙏