
Dia dan Iskender saling bertatapan. Mereka sama sama tersipu malu.
Bermalam di rumah Ziyadh dan Beelah untuk pertama kalinya. Issabel tidur dengan Sevgi. Iskender dan Adem tidur di sofa. Ameerah muncul lagi dalam mimpi laki laki yang dia titipkan Aysel lewat Ziyadh, Beelah dan Adem sebagai perantara Ferhat. Iskender sudah kuat, dan dirinya menahan unttuk tidak terbangun lebih cepat.
“Terimakasih telah memberikan cinta pertama mu untuk ku.”
Perempuan berhijab itu pun tampak bersinar wajahyna, senyumnya begitu indah, menurun pada Issabel. Hanya saja, tatapan gadis kecil itu lebih mirip seperti Ferhat. Iskender tetap akan menjaganya.
⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡
...ZIYARET...
Issbael masih asik lari pagi dengan Adem di taman. Iskender dan Sevgi sedang sarapan di ruang makan yang menghadap perkebunan. Sementara Ziyadh sibuk mengepak barang barang Issabel, Beelah tidak bisa melakukan apa apa. Dia hanya mondar mandir sambil menccoba mencari solusi yang lain yang tentu akan menguntungkannya juga.
“Aku tidak pernah membayangkan hal ini akan pernah terjadi.”
Ziyadh menanggapi “Seharusnya kamu sudah menduga dari awal ini akan terjadi.”
“Aku mengira bahwa kita cuma berusaha mengembalikan ingatan Iskender tentang Ameerah lewa Issabel. Bukan memberrikan gadis keil itu juga padanya.”
“Dia Amca sesungguhnya bagi Issabel.”
__ADS_1
“Tetapi kita yang menemukannya terlebih dahulu.”
“Canim,” Ziyadh sembari mendekati istrinya.
“Issabel adala surga kecil bagi Ferhat dan Ameerah. Allah SWT sudah mengatur segalanya. Kita hanyalah sebuah perantara. Issabel untuk Iskender. Iskender lebih membutuhkannya.”
Beelah menangis antara sedih kalau Issabel meninggalkannya atau senang kalau Iskender mendapat teman hidup baru. Intinya dia berharap Allah SWT akan segera memberi pengganti Issbael di hari harinya.
“Tamam,”
“kamu sudah menjadi anne kedua yang baik bagi Issabel.”
"Issabel sudah menjadi peri kecil kita.”
“Evet, Sejak ada dia, aku merasa lebih baik.”
“Kamu benar.”
“Apakah menurut mu Issabel bisa menjadi pengganti Ameerah dalam hidup Iskender?”
“Hayir, Issabel adalah Ameerah. Cinta pertamanya dan Issabel adalah anak Ameerah. Dia teman hidup yang sempurna bagi Iskender.”
__ADS_1
“Semuanya sudah lega sekarang.”
Mereka berpelukan. Ini pelukan penenang dari ziyadh untuk Beelah. Walaupun hanya sebentar singgah di rumah mereka, Issbael tetaplah memiliki peran penting dalam hidup mereka.
Kepada Issabel, ziyadh belajar menjadi seorang Baba. Segalanya di uji. Pertanggung jawaban, kemampuan mendidik, merawat dan sebagainya. Beelah juga belajar menjadi seorang Anne. Bagaimana dia mengalah, bersabar, memasak dan lain lain.
Setiap orarng adalah gurru, setiap orang adalah pelajar.
⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡
Dari Isanbul ke Konya.
Konya juga di sebut Koniah, Konieh, Konia dan Qunia. Merupakan kota yang terletak di Turki bagian selatan, pada plato tengah Anatolia. Dalam sejarah kota ini dulu dikenal dengan nama Ikonium (Bahasa Latin), bahasa Yunani (Ikonion). Penduduknya berjumlah lebih dari 742.690 Jiwa.
Dalam beberapa jam Ziyadh, Beelah, Iskener, Sevgi, Adem dan Issabel tiba di sebuah tempat pemakaman umum di wilayah metropolitan Konya.
Mereka melakukan Ziyaret (kunjungan) ke peristirahatan Ferhat dan Ameerah.
Ziyadh memgomando, keningnya berpeluh kering langkah kaki menuju makam Baba dan Anne Issabel. Iskender berjalan gagah dengan menggandeng tangan anak itu. Seperti ingin menunjukkan bahwa dia telah menemukan cinta keduanya.
Sementara Sevgi merasa sedikit sesak. Dai seolah akan meminta cinta utuh Iskender dari Ameerah seara terus terang. Adem dan Beelah tampak biasa saja. Namun mereka punya rindu untuk dua sahabatnya tersebut.
__ADS_1