
^^^Untuk Ameerah.^^^
^^^Aku ingin mengisi waktu 10 tahun ku yang hilang tentang mu.^^^
^^^Dengan hidup bersama Issabel.^^^
^^^Mungkintu tidak akan bisa tergantikan.^^^
^^^Tetapi aku akan memperbaikinya.^^^
^^^Issabel adalah sebuah memorie termahal yang kupunya.^^^
^^^Dia akan ku jaga selamanya.^^^
^^^Dari Iskender.^^^
Sebuah surat balasan yang Iskender tulis untuk Ameerah di selembar tissue. Dia meletakkanya dengan rapi pada sebuah tempat. Tempat yang menjadi peristirahatan terakhir cinta pertamanya itu.
Ferhat sulaiman dan Ameera Husna.
Andai Iskender dapat berpikir. Bijaksana kala itu. Dengan seiringnya berjalan waktu. Dia pasti bisa merelakan Ameerah untuk Ferhat. Mereka akan hidup tenang tanpa rasa bersalah Ferhat. Pada Iskender. Ameerah juga akan berusaha mencintai suaminya. Dia mungkin bertahan untuk Issabel, dan mereka menjadi keluarga kecil yang bahagia.
Kini semuanya seperti baru di mulai lagi.
__ADS_1
Suatu hari.
Saat Iskender, Sevgi dan Issabel tiba di Uner Hotel. Mereka di sambut oleh sebuah banner besar bertuliskan ‘Hosgeldiniz Icinde Uner Hotel, Issabel!” yang terpampang jelas di dekat resepsionis. Para karyawan berbaris rapi layaknya menyambut sepasang pengantin dan peri kecil.
Issabel menutup mulutnya yang menganga. Dia gembira sekali melihat cara mereka menyambut kedatangannya kembali. Meski tidak mengerti tulisan yang ada di banner. Tetapi dia mengenal huruf huruf yang membentuk kata menjadi namanya. Issabel. Dia suka motif pada banner itu. Lucu !!!
Lain hal di Istanbul.
Ziyadh dan Beelah merasa dunia mereka kini menjadi sepi. Di rumah mereka sudah tidak ada lagi canda tawa gadis keil yang lucu. Mereka benar benar kembali seperti orang berpacaran. Berdua. Mereka telah berusaha dan berdoa untuk mendapat seorang anak. Namun Allah SWT masih menginginkan mereka memperbaiki ibadah, pekerjaan, hubungan sosial dan semacamnya.
“Kita harus pindah ke Amasya.”
“N-ne?”
“Dengan begitu kita bisa tetap ekat dengan Issabel.”
“Beelah.”
“Ziyadh aku mohon !”
Lagi pula, tidak ada alasan untuk tidak tinggal di Amasya. Disana ada spirit terbesar mereka. Issabel Xaviera Alara Dengan tinggal di dekatnya, mereka akan tetap bisa merasa memilikinya. Ziyadh isa terus menjalankan perannya sebagai Baba. Beelah juga bisa terus menjalankan perannya sebagai Anne. Iskender dan Sevgi pun begitu. Tidak ada yang berubah ketika mereka masih selalu bersama.
🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣
__ADS_1
...O SIMDI BURDA...
...OLMALI, AMEERAH...
Mevsimlar Kis ( Musim Dingin ).
Aralik ( Desember ) 2015
Issabel tampak anggun dengan gaun merah muda panjang, sepatu flat putih mengkilap dan berjilbab. Dia benar benar membuktikan bahwa keinginannya untuk seperti Anne sangat besar.
Hari ini hari yang sangat spesial bagi dirinya dan keluarga. Evet. Keluarga barunya.
Dia berdiri di depan pintu istana kecil yang di bangun Iskender untuk Sevgi. Seikat bunga tulip berwarna putih terlihat indah di tangannya.
Pintu gerbang sudah terbuka. Pertanda sepasang pengantin akan segera datang.
Orang orang terdekat telah berkumpul di dalam gedung sejak beberapa menit yang lalu. Mereka membentuk formasi. Berjajar disisi karpret merah yang di penuhi kelopak kelopak bunga.
Mobil bergengsi kesayanggan Iskender itu pun menampakkan kegagahannya dalam membawa sang raja dan ratu satu hari.
Berhenti tepat di depan Issabel. Iskender dan Sevgi keluar dari mobil. Mereka seperti pasanggan sejati di dogeng dogeng yang pernah Issabel dengar. Iskender sangat tampan dengan wajah sumringahnya. Dan Sevgi terlihat bersinar sekali dengan gaun layaknya Cinderella yang dia kenakan.
“Kalian sangat serasi.” Kata Issabel sambil memberikan seikat bunga itu pada sevgi.
__ADS_1
“Tesekkur ederim, Canim.”