Paman Aku Kembali

Paman Aku Kembali
END


__ADS_3

Pintu gerbang sudah terbuka. Pertanda sepasang pengantin akan segera datang.


Orang orang terdekat telah berkumpul di dalam gedung sejak beberapa menit yang lalu. Mereka membentuk formasi. Berjajar disisi karpret merah yang di penuhi kelopak kelopak bunga.


Mobil bergengsi kesayanggan Iskender itu pun menampakkan kegagahannya dalam membawa sang raja dan ratu satu hari. Berhenti tepat di depan Issabel. Iskender dan Sevgi keluar dari mobil. Mereka seperti pasanggan sejati di dogeng dogeng yang pernah Issabel dengar. Iskender sangat tampan dengan wajah sumringahnya. Dan Sevgi terlihat bersinar sekali dengan gaun layaknya Cinderella yang dia kenakan.


“Kalian sangat serasi.” Kata Issabel sambil memberikan seikat bunga itu pada sevgi.


“Tesekkur ederim, Canim.”


Lalu mereka masuk sembari bergandenggan tangan. Issabel berada di tengah tentu saja.


Kedatangan mereka disambut dengan sorakan gemuruh dari para tamu yang sudah hadir. Tampak Adem masih sendiri tanpa pasangan. Ziyadh dan Beelah di sampingya membuat iri.


Kini Iskender dan Sevgi menambah penderitaannya sebagai laki laki single. Rasanya dia ingin menarik Issabel dan memperkenalkannya sebagai kekasih.


“Ah aku jatuh cinta pada Issabel.”


“Kamu harus menunggunya 15 tahun lagi. Adem.”


“Apa kamu gila Ziyadh?”


“Dia pasti akan menolak ku.”


“Mana mungkin, Beelah? Selama ini tidak pernah ada perempuan yang menolakku.”


“Oo,,karena kamu belum menyatakan cinta pada siapa pun.”

__ADS_1


“Ziyadh, kamu mengenalku dengan baik.”


Beelah tertawa mendengarnya. Mereka sangat lucu.


Iskender, Sevgi dan Issabel kemudian menyapa para undangan. Adem nekat mendekati Issabel dan menculik anak itu dari orang tua barunya.


“Amca.”


“Kamu adalah pasanggan ku sekarang, Issabel.”


“Apa tidak ada Teyze yang lain?”


“Hayir orada.”


Issabel geleng geleng kepala. Dalam hatinya, dia berharap Amca Adem segera menyusul Amca Iskender untuk menikah.


“Bir ( Satu ), iki (Dua), Uc (tiga).......”


Dia melempar itu dari belakang ke sembarang arah. Para undanggan riuh. Dan yang mendapatkannya ternyata adalam Adem.


Tepuk tangan yang gemuruh mengiringgi Adem yang langsung memberikan seikat bunga tersebut kepada pasanggannya, Issabel. Gadis kecil itu menempuk jidat.


“Bunga ini memang milik ku.”


“Kamu milik ku, Issabel.”


Issabel geli mendengarnya. Adem benar benar memalukan sekaligus menyedihkan.

__ADS_1


Ziyadh dan Beelah makin senang meledeknya.


“O simdi burda olmali (andai kamu ada disini sekarang). Ameerah.”


Iskender berkata dalam hati ketika menyadari bahwa pernikahannya ini cukup membahagiakan banyak orang.


Adem, Issabel, Ziyadh dan Beelah menghampiri sang penggantin. Sementara para undanggan menikmati undanggan dan hiburan yang telah di sediakan.


Masa masa sulit bagi mereka telah selesai. Kerja sama, kerja keras, kesabaran dan ketulusan mereka kini sudah terbayar. Iskender hidup normal sebagaimana manusia biasanya. Tidak ada lagi seseorang yang dia lupakan.


Adem, Ziyadh, Beelah membantunya mengumpulkan kenangan kenangan yang terpencar menjadi yapboz yang sempurna.


“Aku menemukan pasangan ku disini.”


Pernyataan Adem membuat mereka lantas tertuju pada Issabel. Anak itu menampilkan wajah polosnya.


...END...


Terimakasih banyak untuk semua para member atau pun pengunjuk yang masuk dan membaca karya owner, terimakasih banyak. Tampa dukunggan dari kalian mungkin author hanya butiran debu yang jarang up cerita.


Jangan lupa untuk jadiin semua karya owner sebagai kenanggan, jika kamu rindu dengan semua karya aku, kamu bisa membuat nya kedakan daftar favorit .


...



...

__ADS_1


__ADS_2