
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
but in the end, spring will come someday the ice will melt and flow away. —KTH
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Banyak daun berguguran. Musim kemarau sudah tiba. Lelaki penuh keangkuhan itu menatap ujung dari danau yang selalu membuat ia penasaran tapi enggan untuk pergi ke sana. Di tengah ia menatap danau itu, seseorang datang menepuk bahunya.
"Kau masih memikirkannya?" Lelaki itu menghela nafasnya. Meski ia selalu berkata tidak setiap harinya. Hari ini ia ingin jujur dan berkata kalau ia benar-benar lelah.
"Kalau itu Seulgi, apa yang akan kau lakukan?" Tanya lelaki itu dengan suara beratnya.
"Dulu, sekarang atau itu di masa depan. Aku tidak akan pernah memberi celah agar Seulgi pergi. Kecuali jika ia ingin pergi. Seperti dirimu sekarang. Dia yang ingin pergi. Kau hanya perlu menunggunya tapi sebelum itu kau harus tahu dia di mana. Karena jika itu Seulgi, aku harus tau dia di mana dan masihkah dia bernafas." Terang sahabat karibnya.
Jimin merangkul Pria kesepian itu. Kim Taehyung.
Dua tahun berlalu sejak menghilangnya Yerin dari pandangannya. Ia sempat bodoh. Bahkan sangat bodoh karena bisa mengabaikan kepergian Yerin hanya karena Lisa.
Karena itu saat ia tahu kalau Yerin pergi. Saat itu juga hubungannya dengan Lalisa berakhir. Jennie berusaha menyakiti Seulgi karena Taehyung membuat Lisa sakit hati. Satu yang mereka sadari. Taehyung bisa lepas dari ikatan Lisa jika Yerin tidak ada. Karena Jennie tidak mungkin bodoh untuk bisa menyentuh Yerin saat gadis itu menjauh.
Taehyung tahu dari Jungkook. Adik kecilnya berlari memberitahunya saat tahu kalau Eunha juga menutupi kepergian Yerin darinya. Kenaikan kelas, saat itu Jungkook bertanya pada Eunha keberadaan Yerin karena tak pernah terlihat.
"Yerin pindah sekolah. Tapi kau harus berjanji untuk tidak mengatakannya pada hyung mu." Setelah Eunha mengatakan kata-kata itu. Jungkook tersenyum menyedihkan.
"Antara dirimu dan Hyung. Aku lebih memilih hyung ku. Kita stop sampai di sini. Aku melepasmu." Saat itu juga Jungkook memutuskan hubungannya.
Jungkook dan Eunha pun berpisah saat kenaikan kelas. Jungkook juga sibuk dengan OSIS dan menolong Taehyung yang mencari keberadaan Yerin. Belum lagi Lalisa yang berpacaran dengan Chanyeol membuat Taehyung terlihat menyedihkan di mata yang lain.
Tapi yang namanya pengendali tetap sang pemegang kendali. Jimin kembali bertengkar dengan Taehyung agar sahabatnya itu sadar. Taehyung yang dingin kini tambah semakin dingin dan menakutkan. Siapapun yang menyinggungnya mungkin akan habis hari itu juga. Jimin dan Jungkook juga tidak pernah pergi meninggalkannya sendirian.
"Hyung! Kau akan kembali pindah ke Korea?"
Taehyung tersenyum. Setelah kelulusan SMAnya. Orang tuanya menyuruhnya kuliah di Australia. Di sana ia juga bertemu dengan adik kelasnya yang juga temannya Lalisa, Park Chaeyoung atau lebih di kenal dengan nama Rose.
__ADS_1
Rose adalah gadis manis yang ceria juga berbakat. Rose dekat dengan Taehyung sejak ia selalu membantu Taehyung dalam pergaulan. Taehyung juga sedikit melembut saat berteman dengan Rose. Tapi Taehyung tetap tidak bisa menemukan sosok seperti Yerin pada Rose. Taehyung hanya tersenyum miris. Menjalani kehidupan di sana dengan hati dinginnya.
"Aku cukup sadar untuk tidak lari dari kenyataan. Aku kembali ke Korea. Apa kau cukup senang Jungkookie?" Jungkook tersenyum dan memeluk Hyungnya dengan hangat. Jimin terkekeh pelan. Setidaknya persahabatan mereka tidak berakhir di SMA.
Mereka akan kembali berpetualang di masa kuliah mereka. Sang pemegang kendali? Bukan! Mereka malah ingin menjadi seorang penguasa. Jimin tersenyum bahagia. Taehyung kembali bersama mereka setelah dua tahun lamanya.
'Jung Yerin! Sudah cukup waktu bersembunyi. Aku akan menemukan mu. Chagiya'
Taehyung menghela nafasnya
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Sudah dua tahun yang lalu ia pergi, kabur dari anjing gilanya. Yerin tersenyum menatap kamarnya yang penuh dengan foto pria itu karena rasa rindunya.
"Jung Yerin!! Cepat! Aku akan terlambat bodoh!" Suara kesal Hoseok selalu terdengar setiap paginya.
Awalnya Hoseok heran kenapa Yerin selalu lama di dalam kamar. Ia kira adiknya seperti gadis lain yang berdandan sebelum kuliah tapi nyatanya setiap ia memergoki adiknya, Yerin selalu menatap ratusan foto Taehyung yang di tempel di kamarnya seperti mading.
"Sayang. Kakak mu sudah menunggu di luar." Kini suara lembut SinB menyapu pendengaran Yerin yang terkekeh kecil.
"Hya! Karenamu aku telat lagi. Babay." Ucap Yerin yang terkekeh kecil menatap foto mereka berdua yang sempat di ambil di villa dulu.
"Iya yang... Iya kak... Aku keluar." Sahut Yerin.
Yerin dengan kacamata yang membuatnya terlihat semakin imut, keluar dari kamar dengan pakaian barunya. Ia baru saja memasuki tahun keduanya di kampus.
Yerin Dan SinB satu kampus. Mereka juga kembali bertemu dengan Eunha, Yuju dan Sowon. Sekarang ataupun dulu, mereka kembali bersahabat.
Sedangkan Hoseok yang sudah bertunangan dengan SinB bekerja di perusahaan ayah SinB. Keluarga SinB sangat menyanjung Hoseok yang cerdas. Perusahaan keluarga SinB sempat akan bangkrut dan tak tertolong lagi. Berkat jasa Hoseok yang menolongnya, ayah SinB merasa berhutang budi dengan kakak Yerin itu.
Mereka berhubungan baik. Hingga kaburnya Yerin ke tempat kampung ibunya tidak di ketahui keluarga Kim yang juga terus mencarinya. Kini mereka kembali ke ibukota. Berharap keluarga Kim tak lagi mencarinya.
"Hari ini ada fakta baru?" Semuanya mendekat mendengar ucapan Eunha.
__ADS_1
"Chanyeol menjadi Senat dan Baekhyun menjadi wakil." Semuanya ber'Oh' Ria. Melupakan poin penting berita Eunha.
"Hya kalian melupakan siapa Chanyeol?" Pertanyaan Eunha kembali menggegerkan 5 sahabat itu.
"Hya!!! Apa kita akan di incar mereka? Kak Sowon apa yang harus kita lakukan." Tanya SinB yang juga bingung.
Chanyeol adalah kekasih dari Lalisa. Kisah mereka sangat Booming di kampus. Lalisa juga tidak pernah mengakui punya kekasih sebelum Chanyeol. Padahal banyak Murid satu SMA di kampus itu.
Lalisa juga terus mencari masalah dengan Yerin. Dendam dulu karena Taehyung meninggalkannya karena gadis itu. Lalisa tidak akan melepaskan Yerin meskipun ia sudah dengan Chanyeol.
Sementara di sisi lain. Jimin dan Taehyung yang berstatus Mahasiswa pindahan karena memilih kampus yang di huni Jungkook sekarang. Adiknya itu sangat bahagia karena para Hyung kembali melindunginya. Setidaknya ia tak akan sendiri.
"Hyung!" Panggil Jungkook saat Jimin dan Taehyung masuk ke dalam aula kampus.
Hari ini ada Upacara pengangkatan Senat dan wakil Senat baru. Mereka berkumpul di Aula kampus.
Hari pertama di kampus, mereka selalu jadi sorotan. Taehyung yang tanpa senyum di samping Jimin yang terlihat manis dan Jungkook yang hanya menatap lurus, membuat mereka jadi sorotan karena hawa dingin juga terasa saat mereka lewat.
"Dan satu hal lagi" Suara Eunha di abaikan mereka semua yang sudah terfokus pada upacaranya.
"Huh! Padahal aku hanya bilang, penguasa sesungguhnya sudah kembali." Dengus Eunha.
.
.
.
.
.
Continue . . . .
__ADS_1