
Weekend itu sepasang sahabat yang sudah terpisah selama berbulan-bulan akhirnya sekarang bertemu untuk melepaskan rindu yang sudah menggunung.
*Ri, siapa cowok yang foto bersamamu disebuah sofa beberapa hari yang lalu?*
*Apa? Cowok?? Apa kau bercanda Nadya?? Sejak kapan aku punya cowok* Mentari memasukkan Kentang goreng kedalam mulutnya.
*Bintang Hermawan, pengusaha muda yang tajir melintir! Apa kau masih akan mengelak?? Foto itu di unggah di akun media sosialnya. Dan itu jadi trending topik dikalangan para gadis-gadis yang tergila-gila padanya* Nadya menegaskan setiap kata-katanya yang justru hanya mendapat tatapan tajam dari sang sahabat dengan bola mata yang memutar.
*Jelaskan dong Ri! Apa kau sudah tak menganggapku sebagai sahabatmu?*
*Dia itu atasanku kali Nad* Mentari menjawab dengan malas.
*What??? Kamu bekerja dengan Bintang itu??*
*heeemmm* masih melanjutkan acara makannya.
*Haduuh Ri lagian kenapa sih kamu lebih memilih jadi karyawan biasa? Seharusnya kamu itu sekarang sudah menyandang status perempuan muda berparas cantik sebagai pemilik Rumah Sakit XX yang jelas-jelas kakekmu sudah mewariskannya kepada mu*
Mentari hanya menaikkan bahunya tanda dia tak mau membahas tentang hal itu. Topik pembicaraan mereka sudah berganti-ganti dari A sampai Z.
*Ri! Lihat Ri!* Nadya menjuk sepasang pria dan wanita yang terlihat sangat mesra.
*Apaan si...* Mentari tak melanjukan ucapannya saat dia tau siapa yang dia lihat.
__ADS_1
Awan dan Meysha, dua orang itu sedang makan bahkan sesekali bersuap-suapan. Saling mencicipi minuman masing-masing sambil diselingi dengan tawa yang sepertinya menunjukkan bahwa mereka berdua adalah sepasang kekasih yang saling mencintai dan sangat bahagia.
Mentari dan Nadya secepat kilat beranjak dari tempat itu berusaha menghindar agar Awan tak melihatnya. Namun keberuntung sepertinya tidak berpihak pada mereka, tanpa sengaja di tempat parkir mereka berempat saling bertemu tanpa sengaja.
*Haduuh Ri memang ya, Awan itu sungguh baj*ngan!*
*Bahkan Arya juga menghilang lagi saat aku sudah menerima lamarannya. Dua tahun lebih aku menunggunya namun sekalipun dia tidak mengirim kabar untukku* Hubungan Mentari dan Arya menggantung begitu saja tanpa ada kelanjutannya. Sedangkan Awan?? Pria itu ternyata hanya memanfaatkannya saja.
*Sudahlah Ri, kamu harus menguatkan hatimu. Menurutku lupakan semua masalalumu. Bukalah hati yang baru dengan orang yang baru*
Dua sahabat itu kini menuju Apartemen Nadya menggunakan mobil Nadya karena Mentari akan tinggal di sana beberapa hari kedepan untuk melepas rindu dengan sahabatnya itu.
Flash Back
*Mentari!* Awan terkejut saat gadis yang dia cintai selama beberapa tahun itu hadir dihadapannya.
*A..awan!*
*Hay Mentari, kemana saja kau selama ini? Tapi terimakasih karna kau menghilang akhirnya aku jadian dengan Awan* senyum kemenangan itu terpancar dari wajah Meysha sang gadis licik iku.
*Oowh selamat* Mentari pergi meninggalkan dua pasangan baru itu.
Dia dalam mobil Nadya, Mentari melihat hasil rekaman beberapa tahun yang lalau yang masih tersimpan di handphone Nadya. Nadya sengaja menunjukkan saat ini agar Mentari tau apa yang sebenarnya Awan inginkan. Sebelum dia pergi Awan juga sudah menjelaskan bahwa dia hanya ingin numpang kehidupan nyaman bersama keluarga Mentari berhubung Mentari menghilang dan Meysha selalu ada disisinya jadi dia memberi kesempatan untuk meysha menjadi kekasihnya tooh dia juga anak seorang pengusaha. Kalimat itulah yang terus berputar di ingatan Mentari.
__ADS_1
*Hanya demi sebuah Kekayan memperalat sebuah keperawanan. Huft.. Sungguh miris bukan hidupku..* Mentari bercedih pelan namun masih bisa didengar oleh Nadya.
Maafkan aku Ri, seharusnya orang pertama yang pantas untuk disalahkan adalah aku!! Dan kau Arya, kau sudah berjanji padaku untuk membalaskan dendam pada Awan tapi kau malah menghilang bagaikan ditelan bumi! Dasar pria hanya bisa berkata manis saja!!
Nadya bergumam dalam hati sedangkan Mentari hanya melamun menatap jalanan yang seolah-olah melambai saat mobil yang dia tumpangi melaju meninggalkan jalanan itu.
*Kita sudah sampai, yuk Ri turun!*
πππππππππππππππ
Jangan Lupa
Like π
Comenπ¬
favoritβ€
dan
rate π yaaa.
Terimakasiihhh
__ADS_1