
2 Hari menjelang pernikahan. Dua gadis cantik sedang duduk merasakan keresahan dibalkon kamar.
^Apa yang akan terjadi setelah ini Nad?^
^Sudah Ri, kamu positif saja... Semoga semua berjalan dengan lancar dan baik-baik saja^
^Setelah kamu pergi banyak sekali hal-hal yang terjadi, Undangan yang terbakar, Gaun pengantin tiba-tiba rusak, cantering dibatalkan karena 80% pegawainya keracunan berjamaah, yang paling parah mobilku disabotase orang beruntung pak ilham tidak kenapa-napa Nad.. Hikz..^ Mentari menangis memikirkan bagaimana nasib resepsi pernikahannya besok.
^Sudah.. Besok pasti semua akan baik-baik saja. Sekarang kamu sholat dulu,dan nanti malam kita sholat tahajud bersama, berdoa agar semuanya berjalan sesuai keinginan kamu^
Mentari mengangguk lalu berjalan menuju kamar mandi untuk berwudhu.
Kriingg... Kriiinggg...
π : Halo Nadya..
π§ : Halo kak Bintang..
π : Bagaimana keadaan Mentari?
π§: Kenapa tidak langsung menelfonnya saja pak? (Nadya menahan tawa nya)
π : Apa kamu lupa bahwa kita sedang di pingit?
π§ : Hehe iya kak, maaf saya lupa.. Mentari sekarang lagi sholat kak. Dia baik-baik saja. Hanya tadi dia masih kefikiran sama kejadian-kejadian yang menimpanya selama satu minggu terakhiri ini.
π : Baiklah kalau begitu Nadya. Saya tutup dulu telfonnya. Sampaikan salam saya untuk Mentari.
π§ : Baik kak..
Heeemm dasar tuan gunung es. Datar sekali kamu ini. hihihi
Siang ini satu hari sebelum hari H pernikahan dikediaman Mentari dilakukan siraman. Prosesi ini bertujuan agar menyucikan calon mempelai wanita secara lahir dan batin.Β Acara ini berjalan selama beberapa jam.
Malam harinya dirumah Mentari dilanjutkan dengan acara pengajian yang dihadiri tetangga sekitar dan saudara-saudara.
^Alhamdulillah ya Nad, acara hari ini tidak ada gangguan seperti sebelum-sebelumnya^
^Iya Ri, semoga besok juga seperti ini yaa^
^Amiin^
^Ya sudah tidur yuk.. Capek.. Kamu tadi sudah sholat kan Ri?^
__ADS_1
^Sudah yuk..^
Disepertiga malam Mentari terbangun, perasaannya kembali merasakan ketidak nyamanan.
^Sudah bangun Ri? Yuk kita sholat tahajud. Aku juga ingin berdoa untuk kelancaran pernikahanmu nanti^
Kedua sahabat itu melakukan sholat tahajud. Namun ketika selesai salam tiba-tiba ada yang melempar molotov dari kaca kamar Mentari yang membuat kebakaran dikamar Mentari.
Kobaran api itu berasal dari ledakan yang ditimbulkan saat bom ini dilemparkan.Β Bom ini menggunakan botol sebagai medium peledaknya. Botol kemudian diisiΒ bahan peledak dan sumbu yang dapat memancing nyala api ketika di lempar ke sasaran.
Karena lemparan Molotov jatuh pada karpet yang berada di kamar Mentari maka kobaran api terlihat sangat besar dan cepat merembet pada benda lain yang mudah terbakar.
Nadya menuntun Mentari untuk berlari sesegera mungkin keluar dari kamar itu.
Semua penghuni rumah terbangun dan segera mencoba memadamkan api itu.
Berita itupun dengan cepat secepat angin berhembus segera didengar oleh Bintang.
Bintang yang mendengarnya pun geram dan memanggil Erick untuk kekamarnya.
^Erick! Kenapa hal ini bisa terjadi? Kamu tahu kan bahwa pagi ini acara pernikahan ku akan dilaksanakan! Datang kerumah Mentari dan selidiki semua!^
^Baik tuan!^
Saat Erick melangkah keluar Bintang memanggilnya kembali.
^Baik tuan. Saya permisi^
Jika sampai terbukti ini ulahmu lagi, maka kamu tidak akan mendapat ampun perempuan gila!
Erick yang ikut geram itu kini hanya bisa Menggerutu dalam hati.
3 Jam Kemudian
Tok.. Tok.. Tok..
^Masuklah!^
^Tuan, saya sudah menyelidiki dari CCTV yang sengaja saya pasang tersembunyi^
^Bagaimana hasilnya?!^
^Benar dugaan kita tuan, kakak ipar andalah dalang dari semua ini lagi^
__ADS_1
^Lalu kenapa anak buahmu tidak bisa menjaga rumah itu dengam becus Erick!^
^Maaf tuan, di CCTV itu ada seorang pelayan yang memberikan sekotak makanan dan seteko Kopi tuan. Mereka meminum dan memakannya lalu setelah 5menit mereka semua pingsan tuan^
^Tunggu!! Berarti ada pelayan yang mengkhianati keluarga Mentari? Ada mata-mata dirumah itu?^
^Tidak dan iya tuan^
^Apa maksudmu Erick!^
^Maksud saya Tidak ada yang mengkhianati keluarga nona tuan. Tapi ada mata-mata disana. Pelayan itu baru kemarin datang, dia bilang dia adalah pelayan yang khusus dikirimkan tuan untuk menjaga nona Mentari selama dua hari ini tuan^
^Apa?!^ Bintang yang terkejut dan marah itu mengepalkan tangannya lalu melempar segelas kopi kearah jendela.
^Saya sudah menangkap pelayan itu tuan. Dia saya sekap di hotel ini juga dan saya kirimkan 2 penjaga disana^
^Bagus Erick!! Kamu akan mendapatkan bonus setelah ini^ Bintang menepuk pundak Erick.
^Terimakasih tuan^
^Lalu dimana sekarang Mentari?^
^Nona sedang berada di kamarnya tuan, Dia sedang dirias oleh perias yang tuan siapkan^
^Bagus. Berikan penjagaan juga di depan kamar Mentari. Sekarang kamu kembalilah ke kamarmu. masih ada 2jam untuk acara ijab qabul nya, kamu masih bisa istirahat sejenak^
^Terimakasih tuan, saya permisi^
Kakak ipar, apa kakak ipar sudah bosan hidup bebas?? Apa kau ingin merasakan dinginnya dinding jeruji besi??
Bintang nampak ternyesum sinis mengingat kakak iparnya yang gila harga dan bod*h itu.
ππππππππππππππππ
Kira-kira dua bab lagi akan Tamat yaaπ
Terimakasih untuk
Like π
Comen π¬
Favorit β€
__ADS_1
dan
Votenya π