Pembalasan Anak Terbuang

Pembalasan Anak Terbuang
Pembalasan Anak Terbuang


__ADS_3

Dilain sisi....


Kini keluarga Abraham semakin berjaya di dunia bisnisnya, bahkan kemarin mereka mendapatkan proyek dengan perusahaan Dirgantara Corp, yang merupakan perusahaan terbesar di Asia. Tuan Abraham sendiri akan mengadakan perayaan keberhasilan mereka.


Saat ini keluarga Abraham sedang makan di restoran mahal yang ada di jakarta.


"Pah... " Ucap Stella dengan manjanya.


"Hmmmm.. , anak kesayangan papa mau apa? " Tuan Abraham begitu menyayangi Stella berbanding terbalik dengan Tasya saat dia masih di keluarga itu.


"Pah... Kapan papa menikahkan aku dengan Dio? " Stella menanyakan kejelasan tentang hubungan dirinya dan Dio.


"Iya pah, bukannya anak kita ini sudah lama ya tunangannya, masa mau tunangan aja sih" Nyonya Abraham pun menambahi.


"Ya sudah, nanti papa akan bicarakan ini semua sama keluarganya Dio dulu" Ujar tuan Abraham.


"Tapi.. Jangan lama-lama ya pah, aku ini sudah lama tunangan sama Dio, nanti dia sama yang lain gimana" Stella merasa cemas dengan hubungan yang dia jalani sekarang.


" bagaimana nanti pernikahan kalian diadakan bersamaan perayaan perusahaan papa saja. " Usul nyonya Abraham.


" Boleh tuh ma.. " Stella nampak berbinar bahagia.


" Ya nggak pah, bukannya perayaannya masih beberapa bulan lagi, jadi kita bisa sekalian" Nyonya Abraham meminta persetujuan suaminya.


"Iya.. Mama, nanti papa akan bicara dulu sama keluarganya Dio biar jelas" Ujar tuan Abraham.

__ADS_1


"Ya sudah, sekarang kita makan lagi saja, untuk nanti kita bahas lagi" Perintah tuan Abraham.


Mereka pun melanjutkan makannya yang tadi tertunda.


***********


Kembali ke Tasya....


Setelah mengikuti mata pelajaran, sedari tadi Tasya tidak melihat gengnya si Stella,bahkan tadi Stella tidak masuk.


Tidak mau pusing memikirkan gengnya Stella, Tasya lebih memilih pergi dari sana, dia melihat jam di pergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul 9 lebih sepuluh menit.


" Masih ada waktu " Ucap Tasya.


Sesampainya diparkiran, Tasya langsung saja melajukan mobilnya ke kantor.


"Kamu parkiran mobil saya" Perintah Tasya pada security itu.


"Baik nona" Tasya berjalan masuk ke dalam perusahaan, dia menaiki lift yang khusus digunakan untuk para petinggi perusahaan.


Setelah lift terbuka, disana ada Devan dan Juan.


Tanpa memperdulikan mereka Tasya masuk saja ke dalam lift.


Suasana terasa hening diantara mereka, karena tidak satu pun diantara mereka yang memulai pembicaraan.

__ADS_1


Lift sudah sampai di lantai atas, mereka bertiga keluar dari sana dan menuju ruang meeting.


"Hey.. Kamu, kenapa kamu berjalan keruang meeting juga? " Ucap Juan lirih sambil mencolek tangan Tasya. Mereka berjalan di belakang Devan.


"Apaan sih kamu, emangnya kenapa kalau aku juga mau kesana? " Tasya balik bertanya pada Juan.


"Kalian berdua diam, jangan ribut terus" Perintah Devan pada mereka berdua, dia mendengar apa yang Juan katakan.


"Baik tuan" Juan pun terdiam, sedangkan Tasya tidak menanggapinya.


Sesampainya diruang meeting, Tasya melangkahkan kakinya lebih cepat agar masuk terlebih dahulu.


"Aku dulu yang masuk" Ucapnya menyerobot mereka, dia tidak tau bahwa kliennya adalah mereka berdua.


"Hei... nona yang sopan" Teriak Juan yang tidak Terima.


Tapi Tasya tidak menghiraukan nya. Juan hanya bisa menggeram marah.


Mereka berdua pun masuk kedalam ruang meeting.


Disana sudah ada pak Anton dan yang lainnya termasuk Tasya. " Selamat datang tuan Devan, silahkan duduk " Pak Anton mempersilahkan mereka untuk duduk.


Tasya hanya terbengong melihat itu, dia berfikir mereka hanya karyawan biasa, tapi kenapa pak Anton begitu menghormati mereka.


"Sebelum meeting ini dimulai, saya akan memperkenalkan CEO baru kita yaitu nona Tasya, silahkan" Tasya yang tadinya masih melamun sekarang sadar dari lamunannya karena ucapan pak Anton, dia pun berdiri dari duduknya.

__ADS_1


" Selamat pagi semuanya, perkenalkan saya Natasya, saya di sini sebagai CEO , terimakasih" Ucap Tasya. Kemudian dia duduk kembali.


"Baiklah, mari kita mulai meeting nya" Meeting pun dimulai.


__ADS_2