
Di rumah Bella..
Geng Purple berkumpul sambil makan pizza.
"Lesta, kenapa lo bingung amat?" Tanya Geeta.
"Kok akun sosmed gue nggak bisa dibuka ya?" Lesta mengotak-atik HP nya.
"Masa' sih?"
"Iya. Dari semalem nggak bisa gue akses."
"Ya udah gue coba telepon Delon deh. Dia kan mahasiswa IT." Geeta mengambil HP nya, langsung dicegah Sherry.
"Emang lo siapanya Delon? Emang Delon mau nurutin yang lo minta?"
Geeta menatap Sherry tak suka. "Maksud lo apa?"
Sherry mengibaskan tangannya. "Lo kepedean sih. Delon tu udah nembak gue. Cuma gue jual mahal aja jadi belum gue jawab."
Geeta mendengus sinis. "Lo baru ditembak. Gue udah jadian sama Delon."
Sherry tersentak dan melotot. "Nggak mungkin! Delon cuma suka sama gue! Lo pasti colong start nih, pasti lo yang kegatelan deketin Delon dan maksa dia jadian sama lo! Ngaku!"
"Eh sembarangan lo! Dia emang udah suka sama gue, katanya lo itu cewek freak, over posesif. Males dia punya cewek kayak lo. Kalo gue kan, udah cantik, pengertian, gue kasih dia kebebasan main sama temennya. Beda sama lo yang over, marah cuma karena telat bales chat!"
Bella dan Lesta sibuk masing-masing daripada mengurus perdebatan Sherry dan Geeta memperebutkan Delon.
"Bel, gimana nih akun sosmed gue?"
Bella malah senyum-senyum membaca chat.
Lesta jadi kesal. "Lo cuekin gue?"
__ADS_1
"Apaan sih Lesta? Emang penting? Lo punya cowok? Kan lo udah putus sama Eros. Santai aja cuma akun sosmed."
Melihat raut wajah Bella, Lesta jadi curiga.
"Lo lagi chat sama siapa?"
"Yang jelas bukan sama Delon apalagi Eros." Bella menyahut asal.
Tiba-tiba Bella merasakan perutnya tertekan seketika.
"Duuuhh gue tiba-tiba mules nih..."
Tiba-tiba Lesta dan Geeta juga merasakan sakit di perutnya.
Kompak mereka bertiga ke toilet.
Hanya Sherry yang kebingungan.
***
"Ini pasti kerjaan lo! Lo udah racunin kita semua kan?" Tuduh Geeta membuat Sherry kaget.
"Apaan sih lo nuduhnya kebangetan!"
"Terus apa? Kita bertiga makan pizza. Terus cuma lo yang nggak makan. Jadi bener pizza ini yang lo racunin."
"Eh Geeta, gue nggak makan pizza karena gue lagi diet! Ngapain juga gue ngeracunin lo semua?? Ini pasti kurir itu yang salah atau pizza nya emang beracun!"
"Ngapain kurir disalahin?" Celetuk Bella setelah ada tenaga. "Selama ini kita pesan pizza dari tempat yang sama. Nggak pernah kita sampe sakit perut."
"Iya bener." Sahut Lesta. "Lo kan yang terima pizza tadi."
Geeta langsung merogoh saku celana Sherry dan menemukan botol kecil bertuliskan obat cuci perut.
__ADS_1
"Nah ini buktinya! Mau ngeles apa lagi lo!!?" Bentak Geeta.
Sherry kontan pucat pasi. Tidak tahu bagaimana bisa botol obat ada di sakunya.
"Gue nggak tau. Kok bisa ada di gue?"
"Alaaahhh ngaku aja! Lo mau ngeracunin gue karena nggak suka gue udah jadian sama Delon. Terus lo sirik sama Bella yang dibeliin mobil baru, tapi nggak ngijinin lo nyetir. Lesta nolak ngasih lo voucher gratis di salon tantenya. Jadi maksud lo racunin kami tu buat bales dendam??"
"Bener tu kata Geeta! Lo kan paling miskin diantara kita. Yah gue kan terima lo jadi anggota geng juga terpaksa. Karena lo terus yang minta. Padahal dari segi kualifikasi, lo nggak memenuhi. Lo cuma anak dari pegawai biasa. Bahkan rumah lo juga nggak nyampe setengahnya dari rumah gue." Bella menambahkan membuat Sherry makin geram.
"Gue nggak ngelakuin itu! Masa' gue ngeracunin temen-temen gue sendiri?!"
"Nggak ada yang nggak mungkin. Ini buktinya lo yang ngeracunin kita bertiga!" Sembur Lesta kesal isi perutnya terkuras hingga lemas.
Sherry tersudut, bingung bagaimana bisa pizza itu diracuni?
Dan bagaimana bisa botol obat itu ada di sakunya?
"Lo cepet pergi deh dari rumah gue! Mulai sekarang lo bukan bagian geng ini lagi!"
Keputusan Bella membuat Geeta bersorak.
"Good! Emang Sherry cuma ganggu pemandangan aja. Bagus lo keluarin. Kalo nggak, dia pasti mau celakain kita lagi."
Sherry sungguh geram dengan sikap teman-temannya.
Tanpa bicara, Sherry membawa tasnya keluar dari rumah Bella.
"Huffftt...."
Geeta sungguh puas saingannya dipermalukan.
Bella langsung membuka siaran live di akun sosmednya dan membuat pernyataan.
__ADS_1
"Gue Bella, ketua Geng Purple. Dengan ini gue menyatakan, anggota kami yang bernama Sherry, sudah dikeluarkan dari geng. Dia bukan lagi anggota Geng Purple."
***