
"Eros!"
Eros bersama geng nya sedang asyik bermain biliar, ketika teriakan Lesta membuat kegiatan terhenti.
Plaakkkk...
Pipi Eros terasa panas dapat tamparan keras.
"Br*ngsek lo jadi cowok! Karena lo nggak terima putus dari gue, lo fitnah gue jadi Sugar baby dan viralin fotonya!! Anj*ng lo emang!!" Bentak Lesta.
"Halu ya lo? Kan lo yang duluan. Lo yang mohon-mohon sama gue supaya jangan putusin lo. Lo yang duluan fitnah gue dan sebarin foto gue! Jangan salahin gue bales yang udah lo perbuat!!"
"Maksud lo apa sih? Gue sebarin foto lo apaan?"
Eros tersenyum sinis dan mengibaskan tangan. "Nggak usah pura-pura! Akun sosmed lo udah nyebarin foto gue dan semua jadi jijik ngira gue beneran gay!"
Lesta makin tak habis pikir. "Tunggu sebentar? Akun gue, lo bilang?"
"Mau ngeles apa lagi?" Eros menunjukkan postingan di akun Lesta.
"Wait! Ini akun gue??" Lesta memeriksa postingan. Benar itu akunnya!
"Gue dipermalukan gara-gara lo, Lesta!" Eros merebut HP nya.
"Eros, akun gue di hack udah dari kemarin gue nggak bisa buka akun gue!"
"Lo pikir gue percaya? Lo dendam kan sama gue? Kalau gitu cara lo, jangan salahin gue pake cara yang sama!"
Lesta akhirnya menarik Eros menuju lorong karena semua sudah memperhatikan mereka.
__ADS_1
"Jadi, lo buntutin gue?"
Eros mendengus sinis. "Ngapain gue buntutin lo? Kebagusan amat."
"Terus, lo dapet dari mana foto itu?"
"Ada yang ngirim ke gue. Gue juga nggak tau siapa."
Lesta kebingungan, berpikir keras.
"Oh I know. Ini pasti ada yang ngerjain kita. Dia hack akun gue dan sebarin foto lo, terus dia kirim foto gue ke lo untuk diviralin."
Eros tak mau percaya. "Lo mau ngeles apa sih, Ta? Lo masih dendam kan sama gue?"
"Gue emang kesel begitu kita putus tapi gue berani sumpah gue nggak nyebarin foto lo. Eros, dengerin gue. Ada orang yang mau adu domba kita berdua kalau begini. Kita harus cari tau siapa pengirimnya."
Begitu masuk ruangan biliar, hanya ada Gery dan Rezi.
"Guys, Anto ke mana?"
"Udah pergi. Tadi sih bilang mau anter nyokapnya ke dokter."
Eros mengerutkan kening. "Emang bokap si Anto udah nikah lagi? Bukannya nyokapnya itu udah meninggal sepuluh tahun lalu?"
Baru mereka tersadar dan saling pandang.
"Ngapain dia bohong sama kita?"
"Iya tadi juga gue nggak nanya emang nyokapnya ada di Jakarta. Soalnya dia buru-buru."
__ADS_1
"Bukannya keluarga Anto ada di kampung ya?"
Eros mulai curiga dan mencoba menghubungi Anto. Namun tak aktif.
"Eh lo semua ingat nggak sih Anto kan yang ngenalin Roval ke gue?" Tanya Eros.
"Ya katanya Roval minta Anto ngenalin dia sama lo."
Baru tersadar, tingkah Anto patut dicurigai.
"Jangan-jangan ini semua ulahnya! Gue jalan sama Roval, dibuntutin sama dia, dan dia ambil foto gue, nge hack akun Lesta dan nyebarin foto itu?"
"Lo jangan asal nuduh. Masa' iya Anto berkhianat sama lo?" Gery belum bisa terima.
"Ya lo mikir aja. Dia ahli IT. Buat nge hack akun begitu gampang banget buat dia."
Gery dan Rezi saling pandang.
"Tapi buat apa dia lakuin itu? Apa motifnya?"
"Eros, mending kita cari Anto. Mungkin dia di kampus." Kata Lesta.
"Iya kita ke sana. Lo berdua, mau ikut?"
"Ikut lah. Gue masih belum yakin Anto kayak gitu."
Berempat mereka meninggalkan arena biliar.
***
__ADS_1