Pemburu

Pemburu
Bab 20


__ADS_3

Di dalam pesawat Ardhius latihannya terganggu karna seseorang menghampirinya hendak menyentuh kotak tombak di sebelahnya, namun Ardhius dengan cepat mencengkram tangannya


" lepaskan tanganku..."


" Apa yang kamu lakukan?"


" Aku penasaran dan hanya ingin melihat "


" tidak.." jawab Ardhius singkat sambil menggeleng


namun bukannya menyerah pria berotot itu memaksa dan mengambil kotak namun tangannya hampir terjepit kotak. Dengan cepat Ardhius meraih dan mengambil tombak mengacungkannya. Nampak gorengan kecil mengeluarkan darah


" apa yang kalian lakukan " teriak Qin Akousi


segera mereka pergi diam tak mencarut, Ardhius kembali diam dan menggunakan Poin roulet yang di dapatkannya dari mengalahkan anter keluarga Chu. Jarum roulet terus berputar


[ Selamat master mendapatkan buff menaikkan Poin potensial dan di mulai dari sekarang 4 : 59 : 59 ]


" sebentar lagi kita akan sampai dan ku buat kelompok untuk kalian "


sepuluh tim dengan empat anggota tiap tim dan satu ketua pria berotot juga satu tim dengan Ardhius untuk sementara ketuanya Xu Wenshi. Mereka pun ke wilayah yang telah menjadi tanggung jawabnya disebuah sudut berkelompok Jüēźēŕ Ardhius yang tiba terlebih dahulu diikuti dengan Li Laico dan yang lainnya


Mereka tak menyangka di hari pertama mereka bertemu dengan Jüēźēŕ tingkat dua pertempuran pun tidak terhindarkan dengan senjata laser mereka menyerang


Ardhius menyimpan senjata lesernya dan maju dengan tombak miliknya dan notifikasi pemberitahuan terus berdiri di benaknya


Ding,


Karakter Ardhius L


Level 13


Poin exp ( 5 / 365970 )


Kekuatan 107

__ADS_1


Fisik 80


Kecepatan 60


( rata rata seorang Łìŕìéń 38 tiap stats )


SKIIL


Æņàŕiśùmè, Ììćhìñòśéķì, Îķâŕî


Total kekuatan tempur 815


Poin Potensial dua puluh


Kepala Jüēźēŕ berjatuhan dengan serangan Ardhius, Xu Wenshi terus menyerang dengan senjata lasernya walaupun dengan senjata laser dapat menembus tubuh Jüēźēŕ itu semua sia sia selama kepala mereka masih ada. Mungkin karna inilah tak banyak yang menggunakan senjata 6ereka banyak namun masih dapat atasi karna mereka tidak memiliki kecerdasan, walau demikian Ardhius tidak membiarkan dirinya melakukan kecerobohan karna nyawa dapat hilang ketika dirinya ceroboh


Xu Wenshi melihat Ardhius terdiam dirinya tak menyangka bila Ardhius kuat walaupun dirinya masih muda dan seorang siswa, Ardhius pun menghampiri Li Laico yang sedikit terdesak


" mereka tidak memiliki kecerdasan selama kita berhati hati tidak masalah melakukan penyerangan, namun juga kamu harus memperhatikan staminamu " jelas Ardhius yang di dengar juga oleh yang lain


Jüēźēŕ yang terkena pun hitam gosong dan pemberitahuan notifikasi terus terdengar di benaknya


Dia pun mulai lelah nampak yang lain terengah engah kelelahan juga, mereka pun memutuskan untuk mundur dan bersembunyi memulihkan stamina yang terbuang. Apa yang mereka lakukan adalah sebuah keajaiban dapat bertahan selama ini


" Kaluan mundurlah aku akan segera menyusul dan melindungi "


yang lain mulai mundur dengan teratur dan Ardhius di belakang tak memberi kesempatan untuk Jüēźēŕ menembusnya, sebenarnya dirinya enggan meninggalkan semua expnamun karna dia tidak sendiri maka dirinya tidak boleh egois dengan terus bertarung


Sebuah kesempatan muncul Ardhius segera belari mengikuti mereka nampak sebuah bangunan menjelang tinggi dengan pintu yang terbuka. Li Laico segera menutup pintu setelah semua masuk


Mereka segera terjatuh duduk terengah engah, karna ini adalah pertama kali bagi mereka melakukan misi ini dan cukup beruntung


Ardhius mengintip di balik jendela dia tak menemukan Jüēźēŕ kemungkinan besar persembunyian mereka tidak di ketahui. Ardhius mendesah pelan sambil diam diam menggelengkan kepalanya pelan


Ardhius bersandar di sebuah tembok membuka window statusnya

__ADS_1


Ding,


Karakter Ardhius L


Level 13


Poin exp ( 294784 / 365970 )


Kekuatan 107


Fisik 80


Kecepatan 60


( rata rata seorang Łìŕìéń 38 tiap stats )


SKIIL


Æņàŕiśùmè, Ììćhìñòśéķì, Îķâŕî


Total kekuatan tempur 815


Ardhius kembali melakukan kotak roulet dan jarum pun mulai berputar dan berhenti setelah Ardhius berkata berhenti


[ Selamat kepada master karna mendapatkan Warp ]


Ardhius terdiam dengan segera dia menyimpan Warp Card kedalam tas system melihat sekelingnya nampaknya tak ada yang melihatnya. Ardhius pun bangun pergi dari ruangan itu menuju ruangan yang lainnya bangunan tua itu memiliki banyak ruangan


setelah menempelkan Warp Card keahinya dengan segera Ardhius mendapatkan kemampuan untuk pindah instan dengan jarak kecil. Tentu dengan kemampuan ini Ardhius memiliki karta As yang lain, mereka pun memutuskan untuk beristirahat


Keesokannya mereka di kejutan dengan suara ketukan di pintu dan tanpa mencari tahu mereka tahu jika persembunyian mereka sudah di ketahui dan mereka pindah kelantai dua yang memiliki pintu terbuat dari besi jika Jüēźēŕ berhasil membobol pintu di lantai pertama tentu mereka akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menerobos pintu di lantai dua, mereka memutuskan untk masuk kedalam ketika membuka pintu mereka dikejutkan dengan pemandangan yang membuat siapapun merinding


Nampak diatas bergelantungan mayat mereka terbalut jaring laba laba, nampaknya mereka masuk ke sarang laba laba. Semakin mereka masuk kedalam semakin banyak jaring laba laba tak lama kemudian terdengar sesuatu suara mencicit, semakin lama semakin keras dan mendekat membuat bulu kudu meremang


" mungkinkah itu laba laba yang bermutasi " kata Li Laico lirik sambil melirik bangkai laba laba raksasa yang tak jauh dari mereka

__ADS_1


" tutup mulutnya jangan bicara sembarangan " kata Xu Wenshi melototinya


__ADS_2