Pemburu

Pemburu
Bab 7


__ADS_3

Hari telah sore ketika Ardhius telah pulih dan kembali mendapatkan kekuatannya, diam diam dirinya mendesah panjang mengingat efek samping dari Îķâŕî. Sebuah ketrampilan yang kuat bahkan juga berdampak pada tombaknya nampak muncul retakan retakan di tombak logamnya. Nampaknya tombaknya di cocok dengan ketrampilan AoTP dan hancur ketika dirinya mencoba mengangkatnya, di putuskannya untuk kembali ke Distrik A20 dan mencari tombak yang cocok untuknya. Selain itu dirinya juga harus kembali karna ini hari ke tiga akademi Śhíķæńòģì datang berlatih. Dia menarik tanaman rambat diantara pepohonan mulai bergelantungan dan melompat, walupun itu mudah nampak keseriusan di wajahnya. Jika Ardhius terjatuh dirinya pasti menghambatnya


Pada saat ini guru Luo He berdiri di gerbang kota melihat murid muridnya yang kembali, selama tiga hari pelatihan dan berhasil kembali mereka nampak berubah mereka lebih kuat dan bertekad nampaknya pelatihan ini berhasil merubah merek. Ketika dihadapan dalam situasi yang dapat kehilangan nyawa kapan pun seseorang dapat menggali potensinya akan keluar. Banyak yang telah kembali, guru Luo He pun bernapas lega."


Seharusnya tidak ada yang mati bukan ? " gumannya


" Ye Tie apakah kamu melihat Ardhius " tanya Luo Han


Kini dirinya telah menghitung semua muridnya, kurang ? tiba tiba mengerutkan kening dulu dia seorang tidak memiliki kecakapan untuk bertarung namun baru baru ini dia datang dengan kekuatan yang kuat dialah Ardhius. Dia belum kembali


" Aku belum melihatnya kami terpisah..." jelas Ye Tie


Ekspresinya berubah saat menggelengkan kepalanya dan mengingat peristiwa yang terjadi waktu itu. Seketika wajah Luo He jelek terkejut


" Kamu bilang dia berlari masuk hutan yang lebih dalam " kata Luo Han


Yang lain pun juga terkejut mendengar cerita Ye Tie, di hutan yang dalam banyak binatang yang berevolusi menjadi Ýēśśůē yang kuat bahkan dia Luo He tak berani masuk terlalu dalam. Banyak yang beranggapan dengan Ardhius masuk kedalam hutan maka dirinya kemungkinan besar akan mengalami kecelakaan.


Diantara mereka ada yang senang apa yang telah di alami Ardhius, ada beberapa pula yang nampak sedang menonton pertunjukan mereka iri dan menurut mereka dia hanyalah sampah dan apa sepatutnya dia dibandingkan dengan mereka. Salah satunya Zang Li, karna dia mendengar YeTie mengatakan bila dirinya yang melarikan diri sedangkan dia salah satu seorang Łìŕìéń tingkat satu. Bukannya melarikan diri melainkan saat itu dirinya terkejut sesaat dan berurusan dengan Jüēźēŕ tingkat satu bukan masalah


" Kami akan menunggu sebentar lagi " Luo He berdiri diam di gerbang kota


Mentari semakin tengelam dan langit nampak mulai menggelap, namun Ardhius belum nampak. Luo He mulai cemas dirinya menyayangkan jika Ardhius mati


" Lupakan saja hari sudah mulai malam dia tak mungkin kembali. Tetap disini hanya akan membuang buang dan mensia siakan waktu. " kata Xun Jie


Dirinya masih marah, walaupun dirinya terluka tangan patah masih bisa disembuhkan. Menurutnya kekalahannya terhadap Ardhius itu sangat memalukan. Dengan kematiannya sudah dipastikan dia senang karna dengan melihatnya itu mengingatkannya akan kekalahannya. Namun kenyataan begitu pahit


" Kata siapa aku mati, katakan sekali lagi jika berani. Jangan mengatakannya ketika orangnya tidak ada " katanya memandanginya dengan tajam


nampak sosok berjalan santai


" Ardhius..." teriak Ye Tie sangat gembira ketika melihat Ardhius


Ketika dirinya kembali benar jika dia lari kearah yang salah dan masuk kedalam hutan dan bertemu dengan berbagai binatang berevolusi ( Ýēśśů )

__ADS_1


Seorang pemuda berjalan dengan santai memasuki gerbang kota, orang yang di gerbang kota terdiam nampak sorot mata bertanya tanya


" bagaimana mungin dia masih, apa berita tentang hutan dalam hanya kebohongan ?"


" bagaimana orang seperti dia bisa kembali selamat setelah masuk ke dalam hutan "


Banyak yang dari mereke berbisik bisik


" Kata siapa? Jika berani katakan lagi " katanya terus melang kah ke gerbang kota


" kamu kembali Ardhius " tanya YeTIE


Dia hanya diam mangangguk sambil tersenyum


" Ardhius kamu sungguh beruntung dan tidak mati" kata Zang Li mendengus


" tentu saja tapi itu bukan keberuntungan, lagi pula bagaimana bisa aku mati sedangkan masih ada orang yang tak tahu malu tak mati "


Zang Li memandanginya dengan tajam, dirasakannya aura yang menekan dirinya dari Ardhius membuatnya sedikit tak nyaman


" Ardhius apakah kamu tidak berhasil membunuh satupun Jüēźēŕ ? Kata salah seorang antek Zang Li


Karna Ardhius tak membawa apapun dia memutuskan untuk mengejeknya. Yang lain juga melihat Ardhius mereka juga penasaran benarkah Ardhius tidak mendapatkan inti crystal, tes pertempuran ini ssebenarnya memiliki pertandingan atau kompetisi tersembunyi mereka yang memiliki inti crystal yang banya atau Ýēśśůē yang banyak dapat dikatakan akan memperoleh hadiah


Sebenarnya tadi sudah diumumkan mengenai siapa saja yang membawa jarahan yang banyak dan menurut pengumuman tadi Zang Li yang pertama dengan membunuh delapan Ýēśśůē tingkat dan memperoleh delapan inti crystal


" tentu saja aku memilikinya " bantah Ardhius


" mungkinkah didalam kantong isinya inti crystal " guman mereka melihat Ardhius menurunkan kantong


Dituangnya semua isinya, inticrystal dengan berbagai warna berjatuhan


" dua puluh inti crystal tingkat satu, lima inti crystal tingkat dua ..."


" dua inti crystal tingkat tiga " teriak Ye Tie gemetaran

__ADS_1


Seketika wajah mereka berubah terkejut syok tidak percaya. Ardhius hanya seorang Łìŕìéń pemula tak mungkin mendapatkan itu semua karna menurut mereka Ardhius tidak dapat menglahkan Ýēśśůē tingkat dua apa lagi memperoleh banya


" itu tak mungkin mustahil " raung Zang Li kaget dan syok


" Guru Luo He Ardhius curang " teriak Ye Qi


Semua melihat Ardhius dengan curiga, Ardhius mencibir


" Menipu?, bagaimna aku menipu biarkan aku


melihatnya " kata Ardhius tenang melihat mereka


Semua orang terdiam mendengarnya


" Dasar kucing sakit " cibir Ardhius


" Tidak yakin, maju..." teriak Ardhius memandangi semua orang


Mereka diam menunduk. Nilai inti crystal tinggi tak mudah bagi mereka mendapatkannya lagi pula siapa yang akan melakukannya hanya agar dapat memenangkan kompetisi


Plok...Plok, " baiklah sebaiknya kita kembali ke Public House untuk menukarkan jarahan, untuk hasil hari ini sangat mengejutkan " kata guru Luo He memecah kecanggungan


Public House bukan tempat seperti yang sudah dikenal dulu, disana tempat menerima atau memberi misi secara bebas, dengan bangunan yang besar didalamnya terdapat banyak komputer untuk mengakses situs Łìŕìéń Union dimana mereka dapat membeli mencari informasi senjata, inti crystal walau demikian hanya orang orang yang sudah lulus tes yang dapat mengakses. Hanya layanan untuk Łìŕìéń resmi


"Di tempat inilah kalian dapat menjual inti crystal atau kalian menyimpannya dan menunggu ketika sudah Łìŕìéń Resmi dan menyerap energinya dalam menggunakan kultivasi untuk menambak kekuatanmu " kata Luo He tersenyum


Hanya sedikit yang menyimpannya, banyak dari mereka menjual untuk mendapat kan coin union. Satu inti cristal tingkat satu di hargai dengan seribu coin union. Bos Public House terkejut melihat Ardhius mendapatkan inti crystal tingkat tiga.


Dirinya tahu jika tiap tahun siswa akademi Śhíķæńòģì datang untuk latihan, aamun dirinya belum pernah melihat siswa ada yang memperoleh inti crystal tingkag tiga. Ini benar benar diluar pemahamannya


" Berapa kamu akan membelinya ?"


Mendengar perkataan Ardhius, " inti crystal milik Multicolored Snake, jarang terlihat. "


" Lima ratus ribu..." lanjutnya

__ADS_1


Mendengar harga yang ditawarkan banyak diantara mereka terkejut enam ratus dua p uluh ribu jumlah yang banyak namun Ardhius tahu bahwa itu jauh dari cukup. Di masa depan ketika membeli ketrampilan senjata dan lain lain, dia akan nenghabiskan Coin Union lebih banyak dari yang di dapatnya sekarang


__ADS_2