
Seorang pemuda beristirahat setelah melintasi beberapa hari akhirnya dia tiba Puncak Hisan'shi sebuah tempat yang berbahaya dengan banyaknya binatang yang terlah terinfeksi bahkan Łìŕìéń tingkat tinggi tidak berani bertindak maju dengan gegabah namun bagi pemuda itu tempat ini adalah selain inti crystal sebuah tambang harta karun
" kurasa cukup, lebih baik aku melanjutkan perjalanan " gumannya
Dia menyimpan tunggangan androidnya memutuskan untuk berjalan tempatnya baru beberapa langkah dia mendengar sebuah suara mendesis dia mengeluarkan tombak yang baru di belinya matanya melihat sekeliling
" Hisss...hisss...hiss "
Tak jauh darinya seekor ular tergantung di dahan memiliki boka mata merah dengan kornea kuning menambah kesan menakutkan, tiba tiba melompat ke arah Ardhius sambil membuka mulutnya memamerkan taring hitam merah darah.
Dengan tombaknya dia memukulnya namun hanya melontarkan sedikit dan berhasil memilit Ardhius bermaksud mematahkan tulang tulang seluruh tubuhnya dengan sekejap.
Terdengar suara clang...clang ketika tombak di tusukkan ke tubuh yang menandakan memiliki kulut yang keras dalam hati dia hanya dapat mengutuk
[ Ding, ular Blood Red Black Fang binatang infeksi kelas tiga kelemahan mata mulut ]
Digantinya senjatamya dengan belati panjang tombaknya menghilang dalam tas system, dengan tangan kirinya menahan agar dirinya tidak tergigit.
Krak...krak terdengar suara tulang retak Ardhius segera menusukkan belati pangannya ke mulutnya hingga menembus
[ Ding, selamat kepada. Master telah membunuh binatang tingkat tiga memperoleh tiga ribu poin ]
Ardhius pun terjatuh dengan susah payah dia mengambil botol penyembuh yang di milikinya dan sembuh seketika
" Itu benar benar berbahanya sebaiknya aku lebih waspada lagi "
dengan menggenggam tombaknya Ardhius meneruskan perjalanna dan bertemu dengan kelompok yang sedang menghadapi binatang yang mirip dengan babi hutan kulitnya yang putih silver mengkilap berubah jadi merah dalam kondisi mengamuk tidak hanya satu melainkan lima.
Mereka sungguh sial, ketiak bertempur semua babi itu dalam kondisi mengamuk padahal tiap kelompok biasanya hanya satu yang akam memiliki kemampuan mengamuk
[ Ding, Shiny Silver Mutation Boar babi hutan kondisi mengamuk. Serangan kuat, tubuh peraknya melindunginya dari serangan, memiliki ketrampilan mengamuk. Harap master berhati hati, akan melemah setelah tigamenit lagi ( 2 : 59 ) ]
__ADS_1
Babi hutan itu terus menyerang walaupun pihak manusia berjumlah tujuh dan babi hutan lima semakin lama kekalahan mulai memilih manusia dan meninggalkan tiga orang dengan empat Shinh Silver Mutation Boar
Ardhius hanya diam mengamati dan dia tidak tertarik untuk membantu, karna mereka orang orang dari keluar Chu. Kemungkinan besar mereka mengikuti Ardhius
Setelah penantian akhirnya selesai kelompok Chu tinggal seorang dengan luka parah dan begitu puladengan babi hutan karna efek samping dari mengamuk, Ardhius pun turun memakan buah mirip apel menghampiri orang itu dan menikamnya setelah membunuh babi hutan
[ Ding selamat membunuh empat Shiny Silver Mutation Boar tingkat empat mendapatkan seratus ribu poin pengalaman ]
[ Ding selamat master telah membunuh tingkat puncak ]
Diambilnya barang milik keluarga Chu bahkan Ardhius juga mendapatkan lima inti crystal sungguh keberuntungan
Ketika malam tiba Ardhius berkemah di gua sambil menikmati daging bakar dari babi hutan, setelah terkontaminasi aging itu terasa lebih enak
Dibawah langit malam raungan binatang terus menerus terdengar membuat malam begejolak, Ardhius melihat sekelilingnya walaupun lokasi gua cukup aman Puncak Hisan'shi tempat yang berbahaya dan jika tidak berhati hati dia akan mati. Sehari tadi berulang kali dia terluka parah hampir mati
Sementara itu di sebuah ruang di Akademi Shéìnseñá beberapa orang berjubah hitam diam memberi hormat, seorang wanita dengan anggun menikmati tehnya
" maafkan kami nona muda kami belum menemukannya "
" benarkah? Belum menemukannya "
Mereka diam dan dengan lambaian tangan mereka pergi
Wanita itu berdiri melepas topeng kulit jika Ardhius disini dia akan mengenalinya
Di gua Ardhius diam membuka window sintesis di letakannya inti crystal tingkat satu dan mulai menyintesis tiap seribu Crystal dapat membentuk satu crystal dua dengan empat persen berpeluang crystal tingkat tiga, lima inti crystal tingkat dua dapat membentuk tiga memiliki peluang empat persen inti crystal empat sedangkan untuk tiga ratus inti crystal dapat membentuk satu inti crystal tingkat empat berpeluang empat persen tingkat lima
Tubuh Ardhius setara dengan Łìŕìéń Beteran tingkat menengah, kini dirinya memiliki seribu inti crystal tingkat dan sepeluh inti crystal tingkat lima
[ Ding selamat master Sintesis meningkat, kini dapat mengumpulkan bagian dari binatang untuk di jadikan buff dan debuf ]
__ADS_1
" hehe sebuah keberumtungan..."
Ardhius melihat tas system miliknya disana ada dua puluh ketrampilan tingkat bronze lima ketrampilan tingkat silver diputuskannya untuk mensentesis ketrampilan
[ Ding, gagal ]
[ Ding, gagal ]
[ Ding, gagal ]
[ Ding, gagal ]
[ Ding, gagal ]
[ Ding, gagal ]
[ Ding, gagal ]
[ Ding, gagal ]
" sialan..."
" aku tidak percaya kali ini gagal "
[Ding selamat master mendapatkan sejata tombak tingkat Gold ]
[ Ding, selamat master mendapatkan ketrampilan tingkat gold : Nine Heavenly Galaxy ]
seluruh tubuh Ardhiys gemetar kegirangan karna bahagia
[ Ding, apakah master mempelajari ketampilan tingkat Gold : Nine Heaven Galaxy. YA / TIDAK, master hanya dapat menggunakan sepuluh persen kekuatan ]
__ADS_1
Segera Ardhius menekan ya setelah mempelajari ketrampilan dia diam mendesah nampak jika dia sedang memaksakan diri wajahnya pucat dapat jatuh kapan saja. Dia memaksakan diro