Pemeran Pendukung

Pemeran Pendukung
episode 15


__ADS_3

"aduuh telinga gue panas,ada yang ngomongin gue nih"ucap diana mengusap telinganya dengan pelan,sambil berjalan menuju kelas yang kini sudah mulai pelajaran kedua.


Diana tidak langsung masuk melainkan pergi menuju ke rooftop sekolah,biaralh saat ini dirinya bersantai sebentar,pusing kepala diana memikirkan hidupnya yang tidak akan tenang kedepan nya.Namun ditengah jalan diana bertemu dengan salah satu guru yang merupakan wakil kepala sekolah,menatap diana dengan tatapan sengit.perasaan gue gak pernah cari masalah sama ini guru deh batin diana.


"Kamu anak baru tapi sudah banyak kelakuan melanggar,ikut saya ke kantor"ucap wakil kepala sekolah,diana melihat id card nya guru wanita itu sekaligus wakil kepala sekolah sma bakti jaya namun pakaian nya sama sekali tidak mencerminkan seorang guru sama sekali.pantes aja sonya and the geng pakaian nya kayak gitu gak ditegur batin diana.


Masuk ke kantor kebetulan sepi,karena kebanyakan guru sudah mulai mengajar,hanya ada beberapa guru dikantor dan diana duduk di depan meja wakil kepala sekolah dengan santai walaupun ditatap penuh kebencian yang entah darimana asalnya.


"kamu tau alasan kamu dipanggil?"tanya wakil kepala sekolah dengan dingin menatap diana,setajam apapun tatapan nya diana tidak akan takut selama dia tidak salah,karena dia tau alasan nya dipanggil karena masalah nya dengan sonya.

__ADS_1


"guru mau traktir saya mungkin"ucap diana dengan asal,hanya dalam sekejap raut wajah wakil kepala sekolah itu berubah menjadi semakin menyeramkan,dia wanita yang dikenal janda di sekolah dan belum memiliki anak,ada rumor dia sudah menikah namun pernikahan nya siri.


"alasan kamu dipanggil karena membuat keributan dikantin,apa itu perilaku seorang pelajar"ucap wakil kepala sekolah dengan keras membuat guru yang berada dikantor langsung menatap diana.


Diana terdiam sejenak,menatap mata wakil kepala sekolah dengan tajam dan penuh malas,melihat reaksi wakil kepala sekolah yang agak terkejut dan mengendor diana langsung membungkam wakil kepala sekolah itu dengan ucapan nya.


"apa anda seorang guru atau netizen?melihat cuma dari sebelah sisi tanpa tau kebenaran nya.anda guru menghukum siswa yang terlambat,melanggar aturan sekolah namun mengabaikan adanya tindakan pembullyan."ucap diana dengan dingin.


"omong kosong anda bilang!berapa banyak siswa yang ingin anda abaikan dalam kasus pembullyan ini!!!sampai kapan sekolah menutup mata menyalahkan kesalahan kecil dengan hukuman tegas namun mengabaikan masalah besar,ketika pembullyan terjadi kalian menutup mata dengan alasan mereka sedang bermain,mereka bercanda jangan dimasukan hati!!!apakah anda tau bagaimana mental mereka yang di bully!!hidup dengan penuh bayangan kegelapan yang entah kapan akan menghilang!!"ucap diana dengan tegas menatap wakil kepala sekolah dengan   tajam,awalnya diana hanya ingin bercanda dan membiarkan sekolah menyelesaikan nya namun melihat wakil kepala sekolah menyangkal semua nya diana menjadi tidak ingin bermain lagi.

__ADS_1


"kamu hanya membesarkan masalah"ucap wakil kepala sekolah masih tidak sadar diri.


"owh karena saya hanya membesarkan masalah kenapa tidak memanggil polisi untuk menyelesaikan masalah ini'ucap diana dengan santai namun membuat wakil kepala sekolah ketakutan.


"ini hanya masalah kecil tidak perlu memanggil polisi,kamu hanya perlu minta maaf kepada sonya"ucap wakil kepala sekolah,dan membuat diana makin muak,sekarang menjadi jelas tujuan nya.Wakil kepala sekolah bukan ingin menegakan keadilan dia hanya ingin menarik perhatian dan kepercayaan sonya dan kemudian mendapatkan kepercayaan nya,mungkin wakil kepala sekolah ini ingin mendapatkan promosi jabatan atau yang lain nya pikir diana.


"bukan kah guru bilang saya membesarkan masalah?kenapa sekarang menjadi masalah kecil dan untuk apa saya meminta maaf pada sonya sedangkan saya tidak bersalah"ucap diana dengan tegas menolak ucapan dari wakil kepala sekolah yang ingin meminta nya meminta maaf pada sonya.


"kamu sangat keras kepala"ucap wakil kepala sekolah dengan kesal,awalnya ingin membujuk dengan baik agar diana meminta maaf dengan sonya dan tidak menelpon polisi namun sekarang dirinya kesal dengan kesombongan nya.

__ADS_1


"sudah saya bilang panggil saja polisi,kalau tidak ada yang lain saya pamit"ucap diana meninggalkan kantor dengan wakil kepala sekolah yang penuh dengan amarah dan banyak kebencian pada diana,namun diana tidak terlalu menganggapnya penting.


__ADS_2