Pemeran Pendukung

Pemeran Pendukung
episode 31


__ADS_3

sepulang sekolah Hana pulang dan ketika dirinya tepat di gerbang sekolah seorang gadis menghentikan nya dengan senyum tidak jelas nya.


"halo hehehe cantik minta no wa nya dong"ucapnya dengan cengengesan dan siapa orang nya?dia adalah Grace.


mendapati hanya ditatap saja dengan lawan main nya,Grace kembali bertanya namun dengan centil.


"ayolah sayang kasih,gue tau gue cantik tapi jangan diam aja ya sayang"


pletak


"aduh sakit beb"


"bab beb gue lempar Lo ke laut!"


"mau Beb,lumayan ngirit biaya perjalanan"ucap Grace dengan somplak nya, padahal awal pertemuan Hana merasa sosok Grace itu galak dan arogan tapi setelah koma seperti nya otak nya ilang deh jadi gila.


Hana melewati Grace dengan cepat meninggalkan nya sebelum dikejar tapi bocah itu si Grace ternyata memiliki stamina yang baik sehingga dapat dengan mudah menyusul Hana.


"aduh beb,gue kok ditinggal sih Gimana nanti kalau gue di culik om om"


"minggir!" Hana berjalan kembali dan lagi lagi disusul Grace dan tingkahnya makin nambah aneh Grace berjalan dengan mundur dan saat asik mengoceh tidak jelas di depan ada lobang dan bruk


"aduuh pantat bohay gue jadi tepis,huwaaa pantat seksi gue hilang!!"teriak Grace tidak jelas


"diam, ayo naik"ucap Hana sambil mengulurkan tangannya untuk membuat Grace keluar dari lubang.


setelah Grace tenang akhirnya suasana nya sepi, keduanya duduk bersama di halte bus karena Grace berangkat dengan angkutan umum dan Hana mungkin juga akan naik angkutan umum daripada menunggu Vano yang tidak jelas kapan datangnya.


"Lo ngingetin gue sama dia jadi pengen cerita"ucap Hana dan Grace secara bersamaan


"Lo dulu aja"ucap Hana dan Grace secara bersamaan lagi


"suit aja lah"

__ADS_1


"okey"keduanya mulai bersuit dan pemenang nya adalah Hana,jadi yang cerita dulu adalah Grace.


"Lo percaya ngga sih kalau dunia kita ini adalah sebuah novel,dan gue bukan berasal dari dunia ini?"ucap Grace


"Lo pasti bingung ya,gue juga entah kenapa dan kapan bagaimana gue terdampar disini sebagai tokoh antagonis dalam novel.lo boleh anggap gue gila dan sebagainya tapi apa yang gue ceritain itu adalah Kenyataan"


"gue percaya,karena gue juga bukan dari sini"ucap Hana,Grace menatap Hana tidak percaya bahkan melotot sangat besar.


"astaga Lo juga bukan dari sini,OMG gue ada temen nya!"teriak Grace


"okey,kenalin gue Rosetta stone, panggil aja rose tapi disini Grace"


"Ariana,disini Hana"singkat padat dan jelas,Grace mengangguk kepalanya namun detik kemudian dia terdiam dan menatap Hana dengan melotot lagi.


"oohhh my baby Nana!!!!"teriak Grace dengan semangatnya dan langsung nemplok memeluk erat Hana dengan sangat kuat.


"lepas,sesak napas gue!"


"eh heheh sorry,habis gue seneng banget bisa ketemu Lo"ucap Grace


"huwaa baby Nana jahat banget sih,jadi makin sayang sini peyuk dulu yuk cium uga oleh"ucap grace jiwa rose memang amazing wajah galak Grace langsung jadi ngga punya martabat dipakai rose.


bruk


"aduuuhh,baby Lo jahat bangettt sih pantat gue makin tepis kan!!"


"diem, sekarang cerita in kenapa Lo bisa disini?"


"oh itu karena........dret dret dret bentar gue angkat dulu"baru saja mau cerita malah diganggu dengan bunyi ponsel dan Hana harus menunggu.


"gue pulang dulu ya han,mama nyariin nih btw tukeran no dulu biar gampang nanti jabatan nya"setelah kedua bye bertukar no wa,Grace langsung pergi meninggalkan Hana.


"ngga nyangka ternyata bukan cuma gue doang,tapi masih ada lagi ngga ya?"gumam Hana menatap langit,sebuah bus berhenti dan Hana dengan hati hati masuk ke dalamnya.

__ADS_1


bus berjalan dan berhenti lagi disetiap haltenya,dan saat berhenti seorang pemuda dengan masker dan topi hitam masuk duduk tepat di samping Hana.


kok postur tubuh nya gue kenal ya batin Hana


berhenti di tempatnya Hana,Hana turun dan ternyata pemuda itu juga ikut turun. Hana berjalan menuju rumahnya meninggalkan pemuda yang menatap nya sejak lama.


Dimasion Smith tepatnya ruang keluarga ada sebuah tangisan yang sangat keras,dia adalah seorang wanita dewasa dengan tisu di tangan nya.


"holaaa Hana pulang!!" Hana langsung pergi namun mendengar suara dari ruang keluarga,Hana jadi penasaran dan memutuskan untuk melihat nya.


"astaga mamaa"teriak Hana menatap mama nya yang sudah seperti anak bocah,mata merah dan sedikit ingus.


"oh anak ku, hiks hiks"


"mama kenapa sih?"


"huwaaaaaaaa kasihan istri nya diselingkuhi Mulu hiks kalau itu mama pasti udah mam potong burung masa depan nya!"ucap mama Hana, Hana bingung doang dan secara otomatis menengok ke arah televisi dan bomm ternyata mamanya korban sinetron.


"astaga ma,mama lebay ah cuma sinetron juga"ucap Hana


"ngga, bagaimana pun walaupun sinetron tapi ngga jarang banyak terjadi di kehidupan nyata"bantah mama nya, andai saja mama nya ikut lomba debat dipastikan pasti menang.


"contoh nya kamu,belum juga nikah udah diselingkuhi aja kasihan"jeder ah definisi sakit tanpa darah,jika orang lain yang ngomong demikian rasa nya b aja malah ngga ada rasa apapun tapi mama nya uh ngena bangettt.


"mama ibu pungut ya?"


pletak


"dasar anak durhaka,mama nya sendiri sehubungan darah di bilang ibu pungut."


"aduuuhh sakit ma"


"makanya jangan asal nyeplos, tapi kalau kamu mungkin anak pungut nya mama"

__ADS_1


Hana bengong mendengar nya,kalau ganti ibu boleh ngga sih?dan dimana tempat nya mungkin kalau tau bisa cod.


kalau mama Hana tau pemikiran anaknya yang sangat baik dan sangat berbakti itu mungkin bisa pingsan atau bisa muntah darah.


__ADS_2