
Hana dan Grace duduk bersama didalam bus,niat awal ingin pakai kendaraan pribadi tapi untuk membentuk rasa solidaritas semua orang harus masuk ke dalam bus.
"Hana,bawa apa aja Lo?"tanya Grace disela sela perjalanan
"nanti juga tau"kalau sudah begitu jawaban nya pasti ngga ada lanjutannya lagi,jadi Grace langsung diam dan memperhatikan sekitar namun pandangan nya berubah menatap salah satu tempat dalam bus dimana sepasang kekasih sedang bercanda ria.
"ngga usah dilihat"
"ngga kok,siapa juga yang lihatin mereka"sangkal Grace
"owh" Hana tau Grace menatap Lolita dan Brian,Hana juga tau perasaan nya Grace saat ini walaupun bukan jiwa asli tapi mereka akan terpengaruh oleh kenangan pemilik tubuh asli. sama dengan Hana ketika memutuskan pertunangan yang sangat diharapkan Hana asli dirinya juga merasa agak sakit dalam hati nya.
Hana mengotak Atik ponsel nya, walaupun kedua pria itu sama antara Brian dan Aldo tapi setidaknya Hana bisa membuka mata Brian sedikit yang kini tengah dimabuk cinta sampai buta.
"Lo ngapain Han?"tanya Grace melihat Hana yanh tersenyum kemenangan sambil menatap ponsel.
"kepo Lo"ucap Hana
"ihhh Hana gitu sih"ucap Grace dengan nada manja
gue lebih senang ketika Lo manja begini daripada meratapi pasangan yang pergi karena kebodohannya pikir Hana
sementara itu Brian yang sendari asik denhzn Lolita mengabaikan ponsel nya karena dia sudah bucin banget dengan Lolita,sampai waktu Lolita tidur Brian baru membuka ponselnya.
"ini!?" Brian agak kesal dan ingin membantai orang yang mengirim kan nya pesan dan gambar demikian tapi ketika Brian menatap Lolita yang tertidur dimana leher putihnya terlihat tampak beberapa strawberi disana.
"sial,gue ngga boleh gegabah"ucap Brian, dan mulai meminta salah satu anggota atlas untuk menyelidiki nya walaupun ragu tapi Brian harus melakukan nya karena dia tidak yakin Lolita yang manis dan polos bisa melakukan itu.
Hana yang tidak tidur menatap Brian dengan tenang dan tersenyum smrik, untung saja Grace dan lainnya sedang tidur kalau tidak Hana bisa dikira orang gila.
__ADS_1
"ini baru permulaan, tunggu saja tanggal mainnya berani maju membuat sahabat ku terluka siap saja menderita"ucap Hana pelan
bus berhenti ditempat dan semua orang terbangun bersiap keluar,namun berbeda dengan semua orang Lolita dan Brian tampak agak aneh.
"Brian kamu kenapa?"tanya Lolita
"ngga papa kok"ucap Brian dengan senyuman tipis, kenapa dirinya bisa meragukan pacar nya yang jelas jelas sangat lemah lembut.
"bodoh"gumam Hana
perkemahan dimulai,dan Hana bersama dengan Grace dalam kelompok dan keempat anggota lainnya laki laki diantara ada Novan dan Brian awal Brian menolak tapi tidak bisa berganti anggota lagi sedangkan Lolita dia bersama Leoni,Aldo dan Reno untuk lainnya perempuan sampai semua orang mendapatkan kelompok.
"untuk kelompok sudah siap semua,dan tugas kalian saat ini adalah membangun tenda bersama kelompok masing-masing"ucap guru pemandu
"semua kerja, terutama Lo"ucap Brian sambil menunjuk ke arah Grace
"ngga usah banyak omong, mending langsung kerja"ucap Hana dengan dingin sambil bersiap membangun tenda.
tidak membutuhkan waktu lama tenda kelompok Hana menjadi yang pertama selesai membangun tenda,yah karena hana sering kemah bersama rose dan Cici dulu dan sama hal nya Grace dia juga cukup cekatan dalam membangun tenda.
"sudah beres,mau pada bantu kelompok lain ngga?"tanya Brian karena dia memiliki tujuan untuk membantu Lolita.
"kalau Lo mau bantu kelompok lain ya terserah,tapi gue pribadi no" karena menurut Hana sudah jelas tadi guru setelah membangun tenda mereka harus mencari kayu dan lainnya bersiap untuk membuat makan malam.
"eh kok gitu sih,kita itu harus lah saling membantu satu sama lain"ucap Brian
"gue bilang big no,masih aja ngeyel lo ngga tau aja nanti kita masih cari kayu terus masak dan cari air maka nya sekarang gunakan waktu buat istirahat dulu"ucap Hana , bilang saja Hana egois tapi toh nanti yang sakit dirinya bukan orang lain.
"egois banget sih Lo"ucap Brian kesal
__ADS_1
"egois?yah gue egois kalau Lo mau bantu pacar tersayang Lo mending bantuin sekarang jangan banyak omong, menurut Lo gue ngga tau alasan Lo bilang kayak gitu heh?!"
kini Brian yang kicep,uh kalau Brian secara hati nurani membantu oke Hana bisa tapi tujuan dan alasan Brian sama sekali jauh dari kata ingin tolong menolong.Brian langsung pergi meninggalkan kelompok nya,menuju kelompok Lolita untuk membantu nya.
"Daebak,keren banget Lo Han"ucap Grace kagum jarang-jarang Grace bisa lihat live debatnya Hana secara langsung dan ngejleb bangettt.
"ngga juga, gue cuma mau kasih dia sedikit pembelajaran aja"
"tapi Hana tetap keren banget"ucap Novan dengan senyuman manisnya.
"uh manis banget sih jadi pengen"ucap Grace
pletak
"pengen apa hah?!ini tangan siap mengantar kan ke kuburan kalau ngga rumah sakit"ucap Hana dengan tampang garang.
"ampun nyai,uh sorry ya beb manis macan Lo galak bangettt sih jadi ngga bisa deh"
"bilang sekali lagi!"ucap Hana denhzn melotot
"ampuun"Grace langsung lari kencang menjauh dari Hana,dan Novan tertawa geli melihat nya.
"huft,sabar Han sabar untung sahabat kalau ngga udah gue masukin tuh bocah ke RSJ"gumam Hana
"kalian juga kalau mau ketawa jangan ditahan"ucap Hana dengan tampang garang,dan terjadi lah.
bwahahahaha, anggota kelompok Hana lain nya ketawa tidak ada akhlak nya sama sekali,sampai waktu untuk mencari kayu bakar tiba.
"untuk pembagian tugas,gue dan Grace memasak untuk kalian berempat terserah deh siapa yang mau cari air sama kayu bakar"ucap Hana,setelah beberapa saat berunding jadilah Novan dan Brian mencari kayu dan lainnya mencari air.
__ADS_1