Pemeran Pendukung

Pemeran Pendukung
episode 27


__ADS_3

Sebuah rumah yang mewah, seorang pemuda masuk kedalam namun langsung mendapatkan tamparan dari sang ayah.


"kamu!!anak tidak tau diuntung sudah saya katakan jangan berulah dan jadilah pasangan anak keluarga Smith. sekarang lihat bukan hanya kamu merusak semua rencana saya selama ini kamu bahkan membuat perusahaan keluarga menjadi diujung tanduk!!"bentak nya pada pemuda itu yang tidak lain anaknya Aldo.


"a-yah"


"sudah baik memiliki tunangan yang bagus malah memilih wanita murahan!!"


"cukup ayah!!!aku selama ini diam saja tapi sekarang karena ayah menghina Leoni aku tidak bisa diam lagi!!!karena ayah Leoni pergi meninggalkan aku dulu dan sekarang ketika dia kembali dan kita bersama lagi lagi ayah ingin memisahkan ku dengan nya,aku muak!!"balas Aldo dengan tidak kalah tinggi.


yang tidak diketahui Aldo adalah ayahnya bukan ingin merusakkan tapi menginginkan yang terbaik,namun sikapnya disalah pahami oleh Aldo memang dia akui kata kata nya agak kasar membuat orang salah paham bahwa di membenci nya tapi setiap orang memiliki cara tersendiri untuk menyampaikan kasih sayang nya.


"kamu!!!"


plak


"aku sungguh kecewa padamu do"ucap seorang wanita dewasa yang tidak jauh dari Aldo


"mama"ucap Aldo dengan tidak percaya, mamanya yang lembut kini menamparnya hanya karena pembatalan pertunangan.


"ma,apa salah Aldo ma?Aldo begini cuma ngga mau pisah lagi dengan Leoni"ucap Aldo


"mama kecewa sama kamu sangat sangat kecewa,jika kamu memang masih merasa ada sesuatu dengan Leoni jangan kamu memakai topeng seolah olah kamu suka dengan hana menyetujui nya dan kini pada akhirnya kamu membuat Hana terluka" ucap mama Aldo dengan sedih,sedih rasanya putra kesayangannya yang dianggap baik membuat wanita lain tersakiti apalagi dirinya juga seorang wanita.


"maaf ma"ucap Aldo dengan menundukkan kepalanya

__ADS_1


"sudahlah toh pertunangan mu tidak akan terjadi,mama cuma mau berpesan saja jangan membuat wanita lain terluka lagi dan semoga kamu bahagia dengan pilihan mu itu" setelah mengucapkan itu mama Aldo dengan segera pergi menuju kamar nya.


"maaf kan papa nak mungkin sejak awal kesalahan ini memang salah saya, semoga kamu puas dengan keputusan mu itu dan untuk perusahaan papa bisa berusaha lagi"ucap ayah Aldo setelah mendengar beberapa keluh kesahnya Aldo selama ini hatinya sedikit melunak,ayah Aldo pergi ke kamar nya untuk menenangkan istrinya yang sangat terluka dengan sikap putranya.


"akh sial"ucap Aldo dengan mengacak-acak rambut nya,kenapa hidup nya selalu seperti ini ketika dirinya ingin move on dia malah datang dan parahnya hati dan pikiran nya sama sekali tidak mau diajak kompromi.


Aldo pergi menuju kamar nya,niat awal ingin langsung istirahat tapi malah mendapat kan amarah dan tangisan orang tuanya. Aldo bingung kejadian itu baru terjadi tadi dan ditempat yang sepi,siapa pelakunya?dan apa tujuan nya?selain itu kemungkinan terbesar dia tidak jauh darinya yang berarti satu sekolahan.


berbeda dengan Aldo yang sedang pusing tuju keliling,Hana yang di kira akan sedih dan sangat terluka malah enak enakan rebahan Santai dengan beberapa camilan dan menatap kakaknya yang sedang bekerja serius dihadapan laptop dan berbagai berkas penting.


"Hana"panggil Vano dan bisa dihitung ya dalam seminggu Vano memanggil nya berapa kali yah saking iritnya bicara takut kali suaranya habis.


"apa bang?"ucap Hana dengan nada malas nya


"perasaan mu tentang pertunangan"


"ngga kepikiran "ucap vano dengan singkat nya padahal Hana sudah berbicara panjang lebar,yah sabar aja lah punya Abang dingin plus cuek kayak kulkas dua pintu.


"Hana!!"teriakan melengking dari bocah dajal yang tidak lain adalah Aldi.


"gue diruangan Abang!!"balas Hana dengan teriak,mau aja sih jalan tapi rasanya malas karena Han sudah terlanjur nyaman.


"OMG,gila kakak gue yang cantik kayak katak baru mau tunangan udah diselingkuhin"ucap Aldi dengan nada lebay plus menghina,kalau bisa daur ulang udah di daur ulang nih Aldi biar agak berotak.


"kalau gue katak Lo kecebong!! buat pertunangan malah bagus dong belum tunangan udah ketahuan kebusukan daripada tau pas sudah tunangan atau pas udah nikah kan lebih parah lagi itu"ucap Hana

__ADS_1


"iya ya,nih udah gue bilang juga ketos itu ngga baik. emang dia ketos tapi belum menjamin sama sekali dia akan baik"ucap ald


"heleh bilang aja dia musuh bebuyutan bos Lo!" ejek Hana,yah karena Brian dan Aldo sering terlihat masalah mengenai ketertiban sekolah dan Aldi sebagai anak buah Brian juga merasa tidak suka dengan Aldo.


"hehehe namanya juga setia kawan"ucap Aldi dengan nyengir kuda.


ruangan kembali sepi hanya saja Hana tida tiba ingin menonton drakor tapi juga ingin menonton dracin,ah sangat bingung mau maraton apa hari ini?.


"di nobar yuk"


"apaa"


"nobar drakor atau dracin?!"


"Ogah, mending gue nonton sendiri bisa nonton anime daripada drama percintaan"Aldi kan jomblo mana lah mau diajak nonton drama cinta cintaan.


Hana mendadak jadi ingin ikut Aldi nonton,Hana pernah nonton tapi itu sudah sangat lama jadi jalan cerita nya Hana lupa semua nya bahkan nama anime dan tokoh nya.


"ikuttttt"


"yuk kamar gue"ucap Aldi


Aldi dan Hana pamit pergi dengan vano dan setelah itu kedua pergi ke kamar Aldi untuk menonton anime.


"hoam udah lah gue mau tidur capek ketawa Mulu plus ngantuk juga"ucap Hana yang telah lama menonton bersama Aldi dan kebetulan udah larut malam.

__ADS_1


"udah Sono balik ke tempat asal Lo"ucap Aldi,Hana bisa saja berdebat dengan Aldi taoj kantuk nya sangat kuat membuat Hana hanya bisa diam dan pergi meninggalkan kamar Aldi.


__ADS_2