Pemeran Pendukung

Pemeran Pendukung
bab 58


__ADS_3

kini Hana dan Novan berjalan bersama namun disetiap langkah ada saja yang tidak suka dan itu kebanyakan siswi yang iri dengan Hana,kenapa bisa berjalan dengan siswa baru yang baru beberapa minggu disekolah an dan terkenal dingin dan sangat cuek dengan perempuan.


Hana?dia diam saja malah sekarang menunduk seperti orang ketakutan, bukankah lucu seorang anggota geng ketakutan hanya dengan beberapa gunjingan?!!tapi mau bagaimana lagi ini semua untuk mendalami peran nya sebagai seorang nerd.


aku malas jika harus mendengar mereka namun mau bagaimana lagi,yah beginilah nasib.


"cih perempuan miskin itu, berani beraninya merebut salah satu pangeran sekolah"


"bener banget,apa nggak lihat yah wajahnya jelek gitu"


"apa lagi tompel nya itu,uh greget banget pengen nampar"


tampar ya tampar aja kali nggak usah banyak omong,lah wajah ku yang jelek kok kalian sih yang repot.


heran sama Manusia suka sekali memandang fisik, katanya cantik itu dari hati tapi pada ujungnya mereka akan melihat nya dari fisik bagus atau tidak.


"abaikan saja"


"yah makasih"


hanya beberapa patah kata langsung tidak ada pembicaraan lagi,heran dengan Novan tadi saja tiba tiba memeluk nya dan menangis namun sekarang sudah stay dengan wajah cool seolah olah tidak terjadi apa-apa.


saat sampai disalah satu kelas dan itu kelas Hana dulu namun agak aneh saja dengan tatapan mereka dulu dengan sekarang, Lolita?dia ada malahan sedang asik berbincang dengan para siswa perempuan lain nya dengan raut sok polosnya itu.rasanya Hana ingin membongkar nya sekarang namun nanti tidak seru dong, langkah pertama seketika semua menatap Hana dengan raut jijik.


"halo, selamat pagi semua?!"

__ADS_1


namun tidak ada jawaban sama sekali dan parahnya mereka memalingkan wajah dari Hana,Hana hanya bisa menghela nafas dengan berat hati dan kemudian berbalik.


"terima kasih"


setelah mengucapkan terimakasih Hana langsung pergi menuju salah satu bangku yang kosong,dan untuk Novan? setelah mengantar Hana langsung kembali ke kelasnya.


Hana memang sedikit risih dengan tatapan mata yang tajam seperti itu namun bagaimana lagi?,Hana merasa sebuah tatapan berbeda diantara yang lain.tatapan ini penuh akan niat buruk,dan orang nya tanpa Hana melihat langsung pun langsung tahu siapa.


dia Lolita,kenapa dia menatap nya seperti itu? apakah Lolita tahu saat ini Hana sedang menyamar?tapi tidak mungkin.


apa lagi mau orang ini?!heran cari musuh mulu. nggak kasian apa sama anak nya?!!


akhirnya guru datang seperti sekolah lainnya, siswa baru akan disuruh memperkenalkan diri dan Hana pun juga begitu namun sayang tidak seperti ekspektasi.dimana akan diberikan tepuk tangan dan apresiasi lainnya,mereka semua malah diam dan cenderung menatap remeh.


setelah perkenalan diri Hana kembali ke bangku nya dan entah sengaja atau tidak kaki Lolita menghadang nya,eh seperti nya sengaja deh agar Hana jatuh namun tidak semudah itu ferguso.


"baik pelajaran hari ini....................bla bla bla bla"


setelah penjelasan yang panjang lebar kali tinggi, akhirnya pelajaran selesai dan kini berganti jam istirahat.jika dulu Hana akan langsung kabur ke kantin sekarang Hana masih setia ditempat dengan sebuah buku besar mengenai sains.


saat Hana sedang sangat fokus dengan bacaan nya,tiba tiba saja Lolita and the Genk menghampiri nya entah kenapa Hana merasa tidak enak seperti firasat buruk.


"hei anak baru,nggak usah belagu disini"


"bener tuh,ngaca oh ngaca muka aja pas Pasan mau maunya sama salah satu pangeran sekolah"

__ADS_1


siapa coba?! bodoh dan hal yang sangat kekanak-kanakan hanya seekor buaya eh seorang cowok langsung nglabrak orang nggak takut apa dilaporkan ke pihak berwajib dengan tuduhan pembullyan.


"apa maksud kalian?aku tidak mengerti?!"


biarlah kelihatan seperti orang bodoh yang penting nanti semua rencananya berjalan lancar,untuk Lolita Hana masih berbaik hati karena keadaan nya sekarang namun jika sampai ada lagi Masalah dan lebih besar?!Hana tidak akan segan lagi.


benar saja mereka langsung membawa Hana ke taman belakang sekolah yang terkenal sepi, sampai disana Hana langsung didorong kuat Samoa jatuh.lolita? jangan tanya kan lagi dia asik menonton setiap adegan tanpa niat membantu,boleh tidak Hana menyesal pernah menolong Lolita?!


bukan lagi boleh tapi boleh banget,dia ditolong Hana namun dengan tega menghancurkan Hana dengan menyebarkan rumor buruk bukan hanya merusak image nya di masyarakat tapi juga menghancurkan kepercayaan keluarga terhadap Hana.


"mual lihat wajah mu,so dengan baik hati kami akan mendandani mu"


setelah salah satu anggota geng nya berbicara seperti itu,dengan berurutan mereka maju dan mencoret kan mulai lipstik di wajah dan bukan hanya itu Hana bahkan dibuat seperti ondel-ondel dimana banyak sekali make up nya dan sangat tebal.


"ugh"rasanya Hana ingin berteriak dan memukul mereka satu persatu namun sayangnya Hana harus bisa bertahan,minimal satu Minggu lah Hana seperti ini dan setelah itu nama baiknya akan membaik.


"bagaimana hasil nya my princess"


princess?huek geli dengar nya kelakuan kayak Mak lampir kok mau maunya di panggil princess.


Lolita tetap diam dengan menatap Hana sedikit kosong namun setelah nya Lolita menyiram kan minuman bersoda diatas Hana


"uhm sekarang kan sudah perfect"


Hana dengan kesal mengepalkan tangannya dengan sangat erat sampai,beberapa urat nya muncul bukannya hanya itu bahkan rasanya ingin membantai habis mereka namun sangat disayangkan itu tidak bisa. semuanya karena perundang undangan dari negara,jadi Hana tidak bisa melakukan nya.

__ADS_1


aku akan membuat mu bahagia sementara,dan nikmat lah dulu sebelum badai menerjang mu tanpa kamu ketahui kapan waktunya.


setelah selesai ritual aneh itu,mereka dengan kejam menumpahkan beberapa tetes kecap asin dan baunya itu lho sangat membuat siapa pun bisa bisa mati.


__ADS_2