Pemeran Pendukung

Pemeran Pendukung
bab 42


__ADS_3

happy reading 💕


kini Hana dan Kevin tengah berjalan jalan bersama di mall,Hana sangat tidak suka suasana seperti ini apa lagi keramaian yang membuat nya ingin langsung pergi tapi sayang tidak bisa.


"nikmati aja"ucap Kevin yang melihat wajah Hana cemberut,heran Kevin dengan Hana dulu dia paling suka belanja apa lagi warna pink tapi sekarang di ajak jalan malah cemberut.


"mau pulang" gumam Hana


Kevin menggegam tangan Hana dan membawanya ke salah satu restoran Jepang,tapi Hana langsung berhenti ketika sampai tepat di depan Restoran itu.


"kenapa?"tanya Kevin


"Alergi seafood"ucap Hana


aneh Hana kan suka makanan Jepang tapi kenapa bisa alergi seafood?!


"oh lalu kita makan dimana?jangan di warung lagi sekali kali direstoran atau kafe gitu"ucap Kevin


"terserah"ucap Hana,keluar juga kata sakral nya.


huft,Kevin hanya bisa menghela nafas nya jika sudah begini auto pusing kepalanya.kata itu adalah salah satu kata sakral jika sudah begini susah buat mikirnya pasti apa akhirnya serba salah.


"kemanapun kamu mau,sesuka hatimu saja aku ikut"ucap Kevin pasrah


"gimana sih,labil banget tau gini nggak usah ke mall"ucap Hana,benar kan salah ah susah deh kalau sudah keluar kata sakralnya apa pas dia ada masalah terus ditanya kenapa pasti jawaban nya nggak papa.


"huft ke makanan barat aja yah"tawar Kevin


"ck katanya aku yang milik kok Abang lagi,labil banget nggak ada pendirian nya sama sekali"

__ADS_1


cukup, rasanya Kevin ingin menenggelamkan diri nya kelaut saja.dia pikir Hana sudah berubah ternyata masih sama manja tapi lebih baik daripada melihat Hana yang sudah putus asa.


Hana sendiri sedikit bingung dengan dirinya kenapa dia bisa bertingkah manja seperti itu, sangat bukan dirinya apa jangan jangan ini jiwa Hana asli yang bersamping an dengan nya.


karena perdebatan yang tidak selesai,pada akhirnya mereka memilih pakaian dan untuk makan memasak sendiri saja nanti tinggal beli bahan.


"bang bagus deh kalau couple"ucap Hana yang kini ada disalah satu toko pakaian, pikir an kevin sedikit tersesat saat mendengar perkataan Hana yang ingin memakai baju couple.


"maksud mu kita couple?"


Hana hanya mengangguk saja,aja bahagia banget tapi jika seperti ini terus perasaan nya akan semakin meningkat takutnya malah menjadi obsesi.


setelah memikirkan nya Kevin pun mengiyakan saja permintaan Hana,biarkan saat ini Kevin egois untuk merasakan cinta walaupun hanya diri nya saja.


"ini pakai lah,sana?!"ucap Hana dengan menyodorkan Hoodie couple warna abu abu dan mendorong Kevin ke ruang ganti,Hana juga pergi ke ruang ganti.


Kevin keluar beberapa saat kemudian hana, pelayan yang melihat nya tidak bisa tidak terpukau dan memuji keduanya.


pelayan itu salah paham, uh bagaimana yah bang Kevin


namun saat Hana menatap Kevin, wajahnya memerah padam dan itu juga membuat Hana salah sangka.dia kira Kevin sedang menahan amarah tapi pada kenyataannya blushing.


"bang,nggak usah diambil hati yah"ucap Hana,namun reaksi yang didapat kan membuat Hana semakin bingung kenapa sekarang malah seperti orang kesal dan kecewa.


"ehm nggak jadi beli,pulang aja yuk bang"ajak Hana,dia takut nanti nya kalau kelamaan disini Kevin akan semakin marah tapi itu pemahaman Hana yang salah.


"beli aja sudah dipakai juga"ucap Kevin dengan nada datar, sedikit kecewa tapi tidak bisa menunjukan langsung ke hana.


Hana hanya pasrah saja,dan membayar nya tapi bukan Hana yang bayar lebih tepatnya Kevin.masak belanja yang bayarin cewe kan aneh tapi itu boleh boleh saja nggak ada yang ngelarang.

__ADS_1


melenggang pergi untuk tempat selanjutnya,itu adalah supermarket.sudah mau jam makan siang jadi harus segera belanja mengingat apartemen bahan makanan nya kosong.


tanpa mereka sadari dua pasang kekasih bukan sih karena yang satu dengan senyum antusias dan satunya datar lebih ke cuek bahkan seperti mengaggap yang bergantungan di lengan nya hanya angin lalu bahkan tak jarang ditepis kasar.


"ih nanti aku bilangin papa loh"ucap nya,lebih tepatnya mengancam itu yang membuat Brian kesal bukan main ditempel i ulat bulu yang sok polos padahal sudah bobrok luar dalem.


matanya menyorot tajam kala melihat Hana dengan Kevin namun yang paling mengesalkan adalah ulat bulu disampingnya ini yang menempel seperti lem saja.


"diam"


"ih kok gitu sih,aku kan pacar kamu masak pegang aja nggak boleh"


nada manja nya itu loh bisa buat siapa saja yang mendengar auto mual,dan lagi sikap nya yang tidak menjaga diri dengan terlalu menempel ke Brian itu sungguh terlalu baik malah baik banget saking baiknya ingin lempar ke sungai Amazon biar bisa ketemu sepupu jauhnya anaconda.


Lolita tidak sebodoh itu,dia juga melihat apa sih yang membuat Brian semakin kesal dengan nya.uh rasa benci nya terhadap Hana mulai terpupuk, dan tumbuh semakin besar.


wanita sialan?!berani beraninya merebut masa depan ku awas saja kamu?!!!!


penyebab utama kebencian nya pada Hana adalah kenapa semua cowok tampan yang disukai lolita bahkan ditargetkan malah suka pada Hana,dan sekarang target yang paling besar jika Hana merebut nya kembali Lolita tidak akan tinggal diam.


Brian yang sekarang cemburu tidak menyadari bahwa ada tatapan lain yang mengarah ke Hana seolah olah ingin membunuhnya.


"pulang?!"


"tapi Brian cincin nya kan belum dapat?!"


Lolita tidak mendapatkan Jawaban tapi malah ditinggal,dengan kesal Lolita pun mengejar Brian dengan umpatan umpatan pada Hana dalam hati nya.


*****

__ADS_1


maaf kemarin nggak up, niatnya mau libur 1 Minggu dulu tapi nggak jadi lah kan nggak enak ditunggu in jadi hari ini author usahain up walaupun dengan keadaan setengah sadar alias ngantuk.


typo bertebaran 😂


__ADS_2