
Disebuah ruangan dua orang berbeda gender yang saling menatap kearah laptop masing-masing,matanya melebar kala semua usahanya tidak sia sia apa lagi dengan berita yang didapat nya.
"gila,ternyata mereka akan bertunangan!? amazing banget deh prianya bisa Nerima wanita yang lagi hamidun apa memang bapak nya kalo yah?!"ucap sang pria yang tak lain Kevin.
"nggak mengerti lah bang sama orang kaya,mereka seenaknya menjodohkan anaknya dan pada akhirnya menikah tanpa didasari cinta"
"ck peak kamu kan juga orang kaya?!tapi nggak semua kayak gitu juga kali Han contoh aku.mama dan papa tidak menjodohkan ku kamu pun juga kan?!"
"dih memang pada dasarnya nggak ada yang cocok sama bang Kevin,jangan kepedean"
"nggak bisa apa liat Abang mu yang tampan ini bahagia"
awalnya memang sulit untuk memasuki data rahasia nya,namun keberuntungan berada di pihak tanpa harus menerobos keamanan Kevin mendapatkan berita hots.
Hana merasa ada perasaan kecewa,namun bagaimana lagi memang jalan cerita nya mereka bersama tapi kenapa seperti tidak pas.
*****
Disebuah rumah mewah tepatnya di ruang tamu tiga orang duduk bersama,dua pria berbeda generasi dan satu wanita.dua orang pria itu duduk berhadapan dengan wajah serius.
"kamu akan bertunangan dengan lolita"ucap pria itu
"apa maksud papa? Lolita siapa?"tanya nya
"anak om Daniel Cowell"ucap papa
"bukannya anak om Daniel Grace kenapa bisa jadi Lolita,dan aku tidak mau karena aku bukan anak kecil harus dijodohkan seperti itu aku bisa mencari wanita ku sendiri"ucap nya
"Brian cobalah mengerti,tolong yah setujui saja papa mu"ucap sang wanita yang tak lain mama nya.
__ADS_1
"oke,tapi kenapa harus Lolita bukankah anak nya itu Grace?!"
"lupakan soal itu, sekarang fokus saja dengan Lolita kalian bisa berpacaran dulu untuk waktu ini dan ingat jangan jauh jauh darinya"
tolong selalu ingat kan aku,bahwa aku hanya anak tiri pria itu.yang dengan sesukanya membuat ku seperti alat untuk kesuksesan semata.
Brian Orlando atau lebih tepat nya Brian Lentz,ini berawal dari mamanya yang menikahi seorang pengusaha besar yang kaya.dulu Brian begitu naif mau membuat menjadikan nya papanya tanpa tahu bahwa ada keluarga yang hancur dibaliknya.
Brian baru tahu ketika seorang anak laki laki dan adiknya datang ke rumah yang ditempati bersama ayah barunya dia datang dengan marah marah seperti kekecewaan yang sangat besar dan kemarahan menjadi satu dilihat dari nya dia seumuran dengan Brian.sejak saat itu Brian menjadi sedikit tidak suka dengan papa tirinya itu.
tapi mamanya?terlalu mencintainya dan membuat Brian harus bertahan sampai saat ini,semua kemauan nya harus dituruti seperti Brian harus unggul pernah Brian menolak tapi mama selalu saja mendorong nya untuk tidak melawan apa lagi membantah nya.
harapan nya hanya sebuah keluarga kecil Yang bahagia,bukan keluarga banyak harta namun penuh akan kekangan seperti ini.
beberapa saat kemudian setelah perundingan,berita itu mulai tersebar itu semua tindakan papa tirinya yang ingin mendongkrak perusahaan nya agar menjadi lebih populer.
Brian masa bodoh dengan berita itu, merebahkan dirinya diatas ranjang menatap langit langit dan sesekali memejamkan mata nya mencoba menenangkan pikiran dan hatinya yang kini sangat kacau.
"huft apa kehidupan ku selama nya akan terkekang seperti ini?!bisakah aku benar benar bahagia dan terlepas dari kekangan ini sehingga dapat hidup dengan bebas"gumam Brian
Brian menerima pertunangan ini hanya sebagai balas Budi,tapi apakah selama akan seperti itu Brian tidak tahu.menghilangkan pemikiran tentang perjodohan itu sejenak,Brian mencoba memikirkan hal lain seperti balapan tadi malam.
"keterampilan nya keren dan seperti sudah berpengalaman jadi ingin mengenal nya,tapi dia terlalu misterius"
semakin misterius nya orang akan membuat orang lain semakin penasaran dan pada akhirnya membuat orang-orang mencoba mencari cari tentang nya atau lebih dikenal stalking.tapi stalking bisa menjadi salah satu kejahatan jika orang itu sampai tidak nyaman dan merasa was was terhadap nya.
"nama the hell artinya masa bodoh tapi cocok untuk nya"
kenapa Hana memilih the hell? karena Hana ingin bersikap masa bodoh dengan mereka yang menggunjing maupun mencelanya biarkan saja, hidup Hana bukan hanya mengurusi perkataan mereka ataupun lainnya.
__ADS_1
Brian mengambil ponsel nya yang ada di nakas,dan mulai mengetik Ig darkblue.pada foto pertama bisa tidak ada yang aneh namun foto berikut nya membuat Brian tersenyum smrik.
"aku menemukan mu,dan tidak melepaskan mu"ucap Brian seolah olah telah menemukan mangsanya.
*******
"haichu,gila gatel banget hidungku ck pasti ada yang ngomongin aku ini"
"ada apa Han?"tanya Kevin
"nggak ada apa-apa kali,berita nya jadi trending topik nih bang aku mau ah tapi berita apa yah?!"
"coba kamu buat video tata cara nyemplung got yang baik dan benar otomatis trending topik deh"
"**** banget dong nanti aku bang"
tawa Kevin pecah,Hana melihat hanya memasang wajah cemberut tapi seketika ide jahilnya muncul.hana mendekat ke arah Kevin dan
cup
kecupan manis mendarat tepat di pipi Kevin, dan Kevin diam seketika saking keterkejutan nya dia.
"hahahaha baru digituin aja udah jadi patung selamat datang ckckck tidak patut"ucap Hana
awalnya masih dalam keterkejutan ingin membalas Hana namun tidak jadi melihat tawanya saat ini,ini membuat Kevin secara tidak sadar tersenyum lebar.mengingat kembali tadi malam,bagaimana frustasi nya Hana membuat hati nya terluka apa lagi saat perkataan mati membuat Kevin tidak tenang sama sekali.
semoga kamu selalu bahagia, walaupun bukan dengan ku nanti nya yang akan bersanding dengan mu namun satu harapan ku jangan hilangkan senyum itu dari wajahmu
"kenapa bang?!"pertanyaan Hana berhasil membuyarkan lamunan Kevin,dan dengan canggung tanpa disadari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali
__ADS_1