Pemeran Pendukung

Pemeran Pendukung
bab 53


__ADS_3

Hana kembali ke ruang tamu dengan makanan pedas dan minuman soda dingin, meletakkan nya di meja kecil Hana langsung pergi.


Hana kini berada dikamar nya dengan laptop menyala,tidak lupa memasang timer agar nanti saat obat itu mulai bekerja Hana bisa langsung membongkar habis ponsel Bastian.


"ehm enak nya nunggu ngapain ya?eh email Kevin kali yah?!"


Hana membuka email nya namun yang baru,karena email lama pasti banyak yang mencari nya dan itu Hana tidak mau jadi Hana membuat lagi yang baru dengan nama samaran.


"kita lihat apakah Kevin bisa tahu ini aku atau tidak?!"


menunggu itu hal yang melelahkan jadi Hana membuka beberapa file yang baru di dapat nya dengan secara diam diam, walaupun ilegal yah tapi sudah menjadi hobi Hana.


tiba waktunya,Hana menuruni tangga tapi bukan langsung menemui bastian.hana duduk disalah satu tangga dengan matanya yang mengawasi semua pergerakan Bastian.


"tiga....dua......satu...."


Bastian langsung berdiri dengan memegangi perutnya dan tanpa pikir panjang meletakan ponselnya Secara acak, setelah itu dia pergi ke kamar mandi dengan cepat.


"hihihi rasakan itu,hump mari kita lihat apa sih yang membuat nya senang"


Hana mengambil ponsel Bastian yang biasanya si kunci namun karena terburu buru dia lupa mematikan nya dan otomatis ponselnya belum terkunci, baru saja di Pegang sudah ada notifikasi pesan masuk dari wa.


"gila bocah gini amat,amazing banget dasar f*ck boy"


bagaimana tidak? sekali lihat kontak nya banyak nomor cewek dan parahnya diberi nama sayang 1 sampai 10 dan lain nya doi 1 sampai bejibun banyaknya.


"Astaga nih bocah baru putus tenyata tapi aku malah kasihan sama ceweknya yah walaupun yang mutusin si cewek namun bocah ini langsung punya aja pengganti nya"


kasihan sama ceweknya jadi sekali kali boleh lah ngerjain Bastian lagi, siapa suruh jadi buaya.


Hana mulai mengirimkan pesan pada beberapa cewek Bastian untuk melakukan vc,dan dalam waktu yang bersamaan.


sebelum Bastian kembali Hana pergi namun tidak sesederhana itu, Bastian datang dan baru saja memegang ponsel nya tiba tiba saja ada panggilan untuk vc masuk dan itu dari sayang 1.

__ADS_1


"halo sayang"


baru saja berbicara satu kata ada panggilan masuk lagi,bukan hanya satu tapi langsung dua.


"bentar ya sayang mama aku nelpon"


Bastian mematikan panggilan sayang satu,dan mengangkat panggilan sayang dua dan dia lakukan yang sama sampai sayang sepuluh.


Hana yang bersembunyi tidak bisa menahan tawanya,huh rasakan itu siapa suruh jadi cowok kok plin-plan banget banyak sekali cewek nya.


hana menghampiri Bastian yang kini tengah ber vc (video call) dengan sayang ke sepuluh.


"lagi ngapain bas?"tanya Hana Seolah olah tidak tahu apa yang terjadi.


"kok ada suara cewek?!"


gila cewek nya mulai ngambek,Hana langsung merebut ponsel Bastian.


"halo,aku sepupu nya Bastian yah walaupun lebih tua dia"


Hana mendengar hal itu entah kenapa bahagia plus kasihan dengan Bastian,Hem jika mereka tahu bagaimana yah?kasihan Banget Bastian tapi siapa suruh jadi f*ck boy.


"santai saja, nama ku Hana nama mu?"


"namaku Lica"


"seperti kamu di Singapura yah?"


"yah aku sedang berlibur sementara disini"


"aku juga ada di Singapura, Bagaimana kalau kita bertemu?!kamu pasti rindu kan sama Bastian"


hihi rasain,Hana melihat wajah Lica yang sangat gembira namun juga malu dan saat Hana melihat ke arah Bastian wajah nya pucat dan keringat dimana mana.

__ADS_1


"tentu"


Hana langsung memberikan ponselnya ke Bastian setelah menyelesaikan satu rencana,Hana menunggu Bastian selesai berbicara dan saat sudah selesai Hana langsung berbicara.


"kenapa?!"tanya Hana dengan sok polos pada hal dia tahu semuanya malah dia yang merencanakan nya,ini demi kebaikan Bastian agar lebih menghargai pasangan nya.


"huwa Hana aku dalam masalah besar, tolong aku"


"maaf tapi aku tidak bisa membantu"


Hana bisa saja menolong Bastian namun jika demikian Bastian akan tetap sama dan tidak akan pernah berubah.


"ayolah Han tolong lah,ini masalah yang besar dan sangat mengancam jiwa"


mengancam jiwa katanya,agak lebay tapi memang lebay dan plus alay banget karena terlalu mendramatis.


"lebay bilang saja masalah dengan cewek, cewek yang mana nih?!"


"yah aku kan punya satu han,mau yang mana lagi"


"bas aku tahu kamu punya banyak cewek jadi kamu nggak usah bohong dan untuk masalah mu itu akibat ulah mu sendiri jadi tanggung saja akibatnya"


"tapi tapi ....


"nggak ada tapi tapian,dan aku cuma mau kasih tahu saja nggak ada cewek yang suka di selingkuh in dan jika itu aku.aku hanya akan membasmi orang seperti itu,jaga perasaan nya dengan setia.aku hanya minta pilihlah mana cewek yang memang kamu cintai bukan hanya sekedar nyaman ataupun suka"


memang agak keterlaluan tapi mau bagaimana lagi ke f*ck boy an Bastian harus dihilangkan,kasihan mereka yang menjadi korbannya.


"ingat bas,apa yang kamu tanam itu pula yang kamu tuai"


setelah mengucapkan itu Hana langsung pergi,bukan ke kamar namun keluar.sekedar jalan jalan dan refreshing kan jarang banget Hana bisa menikmati hari tanpa ada masalah.


__ADS_1


maaf nggak up kemarin, soalnya ada kendala di jaringan jadi nggak bisa up😞


__ADS_2