Pengagum Rahasia Bidadari Pesantren

Pengagum Rahasia Bidadari Pesantren
Happy yaumil Milad Sayang


__ADS_3

Beberapa kali ia memanggil nama Al, tapi tak kunjung Al menjawabnya. Akhirnya setelah mencarinya Azizah berhasil menemukannya.


Dan saat tangannya berhasil menyalakan lampu. Betapa ia di buat terkejut dan matanya terbelalak . Melihat pemandangan indah di kamarnya. Al berdiri di tepi ranjang.


"Suprise.. " Suara Al menggema sambil melentangkan kedua tangannya.


"Mas... " Azizah masih terpaku di tempatnya.


Terlihat oleh netranya, bunga mawar berhamburan di tempat tidurnya. Boneka Love besar ada di tengah-tengah ranjang.


Ada bunga Bunga mawar dan putih di vas bunga di nakas.


Wow Amazing.. sungguh sangat indah dan romantis. Azizah pun berlahan berjalan ke arah Al, masih dengan rasa tak percaya.


Tiba-tiba Al berlutut di depannya. Membuat ia menjadi heran. Ia pun mengangkat pundaknya penuh tanya.


"Sayang . Bidadari ku, " Ucap Al Romantis . Dan di luar dugaan Al, memberikan hadiah untuk Azizah, sebuah cincin yang indah di dalam kotak merahnya.


Al mengeluarkan cincinnya dan meminta Azizah untuk mengulurkan tangannya.


Azizah sekali lagi di buat terkesima dengan rasa heran bercampur senang dengan kejutan dari Al. Ia mengulurkan tangannya. Al memasangkan cincin indah itu, dijari tengah milik istrinya. Jari lentik itu tampak indah dan cantik. Lalu Al mencium jari itu dan kemudian beranjak berdiri. Ia membisikkan sesuatu.


"Happy yaumil milad Sayangku.. " Ucapnya penuh cinta.


Seketika mata Azizah membulat. Ya Allah, benar saja, hari ini adalah hari ulang tahunnya. Tapi mengapa ia jadi lupa, malahan suaminya yang mengingatkannya.


"Ya Allah Mas, Iya aku lupa. Hari ini kan ulang tahunku. " Ucapnya .


"Iya kan aku sudah menebak kalau kamu pula ini ulang tahunmu. "


"Sebenarnya Mas mau kasih kejutan di luar tapi berhubung ada halangan nya. Jadi di rumah juga sama. " Ujar Al sambil mengajaknya berjalan ke arah balkon.


"Ha.. Apa ini mas.? " Tanyanya kembali Azizah di buat heran.


"Mas mau ngajak kamu dinner di luar tapi gak jadi, ya alhasil Mas buat dinner romantis kita di balkon saja. " Ucap Al sambil mempersilahkan istri tercintanya duduk di kursi yang sudah ia siapkan.


Azizah benar-benar merasa bahagia dengan kejutan dari Al.


Yang tadi nya ia merasa kecewa. Ternyata suaminya sedang menyiapkan sebuah kejutan terindah untuknya .

__ADS_1


Ia hampir saja tak dapat menahan air matanya, karena merasa terharu.


Semua hiasan kamar indah penuh dengan bunga dan semeja makan malam romantis dengan Al, serasa menghilangkan semua penat di dalam dirinya.


Selesai dengan makan malam romantisnya. Al mengulurkan tangannya pada Azizah. Mengajaknya kembali ke kamar.


Saat Azizah berdiri dan mulai berjalan, tiba-tiba Al mengangkatnya dalam gendongannya.


"Mas... " Ia terkejut.


Al hanya tersenyum manis. Lalu ia merebahkan istri tercintanya di atas tempat tidur.


"Kamu suka..? " Tanya Al pelan pada istrinya .


"Tentu." Jawab Azizah lantang.


"Kalau begitu, tinggal satu lagi hadiah untuk mu. " Ucap Al dengan semangat .


"Apa ..? " Azizah merasa penasaran hadiah apa lagi..


Al hanya tersenyum, kemudian berjalan ke arah pintu dan menguncinya. Lalu ia kembali dan duduk di samping Azizah yang terbaring di tempat tidurnya.


"Hadiahnya ... " Ia tersenyum menggoda.


"Mas.. " Azizah pun memerah semu pipinya.


"Mau dong berarti.. " Ucap Al sambil mencubit pucuk hidung Azizah.


"Auh.. sakit Mas.. " Ucapnya manja.


Al pun tak lagi menunggu kata iya dari Azizah, kembali ia menarik istrinya dalam kehangatan malam. Bermandikan cinta dengan wanita yang sangat ia cintai hingga tiba puncaknya.


_____


Suasana pagi yang cerah nan indah. Hari ini hari weekend Al dan Azizah sedang di taman belakang rumahnya. Mereka berdua sedang menanam beraneka macam bunga.


Keduanya terlihat bahagia. Sesekali Al berbuat jahil pada istrinya. Mengusapkan jarinya yang berlumpur di hidung istrinya.


"Aish, mas Al.. Kan kotor wajahku.. " Ucapnya sambil membersihkan dengan punggung tangannya.

__ADS_1


Al hanya tertawa melihat wajah istrinya.


Mama yang sedang duduk tak jauh dari mereka pun, merasa sangat bahagia . Akhirnya apa yang di inginkan telah terwujud. Kini putranya menjadi apa yang Mama dan Papa inginkan. Itu semua karena kehadiran menantunya.


"Ini Nya teh nya.. " Bi Ijah menyodorkan teh yang Mama Ratih minta.


"Iya Bi.. "


Saat Bibi Ijah akan beranjak ke dalam.


"Bi, bawah kan air mineral untuk Den Al dan istrinya. " Ujar Mama Ratih.


"Injeh Nya . "


Bibi pun kembali ke dapur mengambil air mineral untuk Al.


__


"Sayang. Sudah yuk.. " Ajak Al pada Azizah yang masih asik menata pot bunganya.


"Sudah panas ini. Mataharinya sudah menyengat. " Sambung Al sambil mengemas peralatannya.


"Iya iya. Nih tinggal sedikit. " Azizah pun cepat-cepat menyelesaikannya.


Selesai mencuci tangan dan membersihkan kakinya Al dan Azizah menghampiri Mama Ratih , yang masih duduk di tempatnya.


"Minum dulu sayang. " Mama Ratih sambil menyodorkan air mineral.


"Iya Ma. Makasih Ma.. " Ucap Azizah seraya mengambil gelas dan meminumnya.


"Ma. Habis ini Kami mau ke rumah Ummi. Sudah lama Azizah gak ke sana. " Ucap Al pada Mamanya.


"Iya. Kalian mau menginap di sana..? " Tanya Mama Ratih.


"Mungkin Ma, " Ucap Al datar.


"Iya sih, kayaknya gak adil kalau mama ngelarang kalian menginap di rumah Ummi. " Mama pun tersenyum.


"Makasih ya Ma.. "

__ADS_1


"Iya Sayang. Tapi jangan lama-lama ya.. "


"Iya Ma.. "


__ADS_2