Perjalanan Cintaku

Perjalanan Cintaku
Mencoba melamar


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari minggupun tiba.Aku sudah selesai berbenah diri karena sesuai dengan janjiku dan mas Hari,hari ini dia mengajakku datang kepernikahan sepupunya.


Aku memakai gaun pemberian mas Hari jarena katanya ini acara keluarga jadi bajunya harus sama semua dengan anggota keluarga yang lainnya.Yah semacam seragam keluarga gitu.


Kupakai highheels agak tinggi biar bagian bawah gaunnya tidak terlalu kena tanah.Cantik itu menurutku tapi gak tau menirit orang lain.


Setelah berdandan kudengar pinty kamarku diketuk.Dan ternyata adikku yang masuk kedalam kamarku mengatakan kalau mas Hari sudah menungguku diruang tamu.


Aku bergegas keluar dari kamar karena takut membuat mas Hari semakin menungguku lebih lama.


Tampak mas Hari memakai baju atasan dengan warna yang sama dengan gaun yang aku pakai.Kami terlihat serasi.Bahkan adikku menggodaku kapan aku dihalalkan.


Aku hanya bisa tersenyum karena aku masih terlalu labil kalau berbicara tentang hal seperti itu.

__ADS_1


Mas Hari menatapku lama seakan dia terpesona melihatku.Hingga lamunannya buyar ketika ayah berdehem dan mengingatkan agar segera berangkat.


Kamipun beranjak berpamitan dengan ayah dan ibuku.Saat sampai diteras kulihat sebuah mobil parkir difepan rumahku.Tumben dia pake mobil biasanya pakai motor.Tapi dia diam saja dan mempersilahkan aku masuk kedalam mobil.


Didalam mobil kami banyak bercerita keseharian kami karena sudah seminggu ini mas Hari sibuk dengan pekerjaannya.Jadi kami jarang bertemu.


Cukuplah untuk mengurangi rasa rindu kami dengan banyak bercerita.Walaupun yang paling banyak cerita aku sih yang paling mendominasi.Maklum biasa anak cewek kalo gak cerewet gak enak.


Setengah jam kemudian kita sampai ditempat hajatan sepupu mas Hari.Terpampang dekorasi indah didepan mataku.Indah satu kata yang bisa kuungkapkan.Rasanya aku juga pengin pernikahanku nanti seindah ini.


Dengan perlahan mas Hari menganggandeng tanganku masuk kedalam.Didalam ternyata keluarga inti mas Hari sudah menyambutku dengan antusias.Beberapa sepupu mas Hari yang berasal dari luar kota juga banyak yang datang.Dan mereka ingin berkenalan denganku.


"Dek,kamu mau makan apa,Mas ambilin yah?"tawar mas Hari


"Eh gak usah mas,nanti kalo lapar aku ambil sendiri."jawabku

__ADS_1


"Bener yah,gak usah merasa sungkan disini nak.anggap saja keluarga sendiri."kata camerku


Yah calon ibu mertua yang sudah agak tua,tapi beliau sangat menyayangiku seperti putrinya sendiri.


"Iya ma,nanti kalau lapar,Dian pasti ambil sendiri kok"balasku sambil tersenyum


"Ngomong kamu mau konsep seperti apa kalau lamaran kita nanti Dek?"tanya mas Hari.


"Mas ini ngomong apa sih.Aku masih sekolah gak usah ngomong lamaran deh"protesku


"Lho iya maksut mas,nanti setelah lulus sekolah kan juga pasti tetep pakai acara lamaran Dek,memang kamu gak mau dilamar sama mas?"tanyanya bingung


Aduh ini orang gak lihat situasi dan kondisi kalau ngomong.Kenapa harus dibahas disini sih.Pusing aku.Mana keluarganya pada lihat semua seperti menanti jawabanku.lha aku sendiri aja belum bisa memantapkan hati ini.


Kalau kutolak berdosa gak sih.karena dia sudah memenuhi semua kebutuhanku layaknya suami.Tapi kalau kuterima juga tambah salah karena aku belum bisa memastikan perasaanku sendiri.

__ADS_1


Aku memang nyaman dengannya.Tapi terkadang hatiku merasa kosong.


"Yah mau mas,tapi nanti kalau sudah lulus yah.Jangan diomongin sekarang pamali nanti jadi gagal kata orang-orang dulu.Apalagi aku masih satu tahun lagi baru lulus jadi kita jalani aja seperti biasa yah"jelasku dengan pelan memberi dia pengertian agar dia tidak salah faham.


__ADS_2