Perjalanan Cintaku

Perjalanan Cintaku
Keluarga Baru


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sebelum masuk kulihat 2 orang paruh baya yang tengah bersiap menyambutku.Kuucapkan salam untuk menghormati tuan rumah.Terlihat mereka sangat bahagia menyambutku.seakan aku adalah putrinya sendiri yang sedang pulang.


Aku cukup terkesan dengan penyambutan mereka yang menurutku sangat unik.Sebelum aku masuk kedalam rumah mereka memberiku minum dari gayung.Aku sendiri bingung ini air apa dan tradisi yang bagaimana karena menurutku ini hal baru.


Tapi setelah dijelaskan oleh Reno aku hanya menurut saja.Menututku tradisi ini sangat konyol dijaman modern seperti sekatang ini.


Untuk menghormati tradisi disini,aku juga diwajibkan tidur dibawah.Katanya sih musim pagebluk banyak penyakit jadi gak boleh tidur diatas harus tidur dibawah beralaskan tikar saja.


Semakin aneh dan tidak kumengerti.Kucoba untuk memahami semua ini.Yah untuk menambah pengalaman dan wawasanku tentang budaya didaerah lain. Anggap saja aku lagi tour karya wisata.Bedanya disini aku agak lama.


Setelah membersihkan diri aku keluar dari kamar yang akan kutempati selama seminggu kedepan.Kulangkahkan kakiku menuju meja makan.Terlihat Reno dan kedua orang tuanya sudah menungguku duduk dimeja makan.Kududukkan bokongku disebelah reno.

__ADS_1


Kulihat banyak sekali masakan yang menggugah selera.Setelah ayah reno memimpin untuk berdoa kamipun makan bersama dengan tenang.


Ternyata tradisi disini juga menganjurkan untuk tidak berbicara saat sedang makan.Pantas saja daritadi hanya bunyi gesekan sendok saja yang terdengar.


Usai acara makan bersama kamipun duduk bersama diruang tengah sambil menonton tv.Reno duduk disampingku sambil memelukku dan menaruh kepalanya dipundakku sesekali mengecup bahuku.


Sebenarnya aku risih dengan kelakuannya.Tapi terlihat ayah dan ibunya biasa saja tanpa menegur.Bahkan mereka hanya menggelengkan kepala sambil meledek putranya yang sedang bucin padaku.


Wajahku merah merona mendengar ledekan mereka.Basa basi mereka juga menanyakan keadaan orang tuaku dan keluargaku disana.Seakan sedang diwawancarai bakal mertua kujawab apa adanya saja biar mereka tidak terlalu berharap padaku.


Terlihat mereka sibuk berbincang hangat walaupun ditelfon.Seakan -akan mereka bertemu secara langsung.Reno juga semakin membuatku malu karena dia meletakkan kepalanya diatas pahaku,kepala mendungsel kebagian perutku sambil mengecupi perutku.


Sontak aku kegelian dengan tingkahnya ini.Bener-bener mesum ni anak.Setelah berbincang agak lama kedua orang tua Reno mengakhiri video callnya dan memberikan ponselnya padaku.

__ADS_1


Kusimpan ponselku disaku celanaku.Dan orang tua Reno berpamitan untuk tidur lebih dulu.Setelah merka tidak terlihat Reno semakin memelukku erat.


Aku berusaha untuk menahannya agar tidak kebablasan.Tapi tanpa kuduga dia malah mendekatkan bibirnya pada bibirku.


Cup...


Ciuman pertamaku...


Aku hanya bengong.melihatku diam saja dia kembali memanggut bibirku dengan lembut.Aku yang belum pernah berciuman hanya diam saja dan tidak merespon sama sekali.


Setelah kami sama-sama kehabisan nafas.Kami terdian dan dia minta maaf atas sikapnya padaku.Aku hanya diam saja tanpa membalas perkataannya.Kulangkahkan kakiku menuju kamar.Kukunci kamar tersebut sambil berdiri dibelakang pintu.Kudengar Reno mengetuk pintu dan mengucapkan kata maaf padaku.Aku diam saja dibelakang pintu .


Sebenarnya aku tidak marah hanya syok saja karena ini pertama kalinya sesorang mencium bibirku.Bahkan dengan mas Hari saja dia hanya berani menggenggam tanganku,memeluk juga sebatas mencium keningku tidak lebih.

__ADS_1


Begitupun saat bersama kak Radit maupun kak Reza.lha ini si Reno yang baru beberapa kali ketemu aku sudah kecolongan ciuman pertamaku.Malu itu yang yang kurasakan.Apa yang harus kulakukan besok jika bertemu dengannya.


Sembari membayangkan ciuman pertamaku.Akupun tertidur dengan hanya beralaskan tikar dan juga selimut tebal untuk menghalau hawa dingin karena disini kalau malam udaranya cukup dingin menurutku.


__ADS_2