Perjalanan Cintaku

Perjalanan Cintaku
Kebenaran


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Maksudnya nunggu aku, ngapain dan kenapa? " tanyaku


"Aku pengin ngobrol pribadi sama kamu" jawabnya menunduk sambil memainkan ujung sepatunya


"Yah udah ngobrol aja ada apa? "


"Surat dariku kok tidak pernah dibales. Kamu gak suka ya sama aku? " tanyanya


Deg..... Jadi pengirim surat misterius itu Pras temen sekelasku sendiri. pantes aku selalu merasa diawasi. Wong pelakunya teman sekelas sendiri.


"Maaf Pras aku gak tau surat itu dari kamu jadi ya gak tak balas. "


"Kamu mau kan jadi pacarku"


Hah auto kaget guys. Kenal deket juga gak main ajak pacaran aja.


Kugelengkan kepala menjawab pertanyaannya.


"Kenapa? "


Bingung dong. Tapi kujelaskan perlahan padanya agar dia tidak sampai salah faham terhadapku. Kuberi dia pengertian dan syukurlah dia paham akan maksudku.

__ADS_1


Sekarang aku tau kebenaran dari surat itu. Pras yang sudah lama mengagumiku.Ingin dekat denganku tapi dia merasa malu. Hingga me.mbuat surat seperti itu. Tapi kenapa setiap hari dia kasih suratnya seperti orang kurang kerjaan saja.


Kutinggalkan dia sendiri dengan pikirannya sendiri. Aku masih tidak percaya ternyata teman sekelasku ada yang mengagumiku.


Aku berjalan masuk kedalam kelas. Dan sudah diberondong banyak pertanyaan dari para sahabatku. Karena aku terlalu lama ditoilet.


Ku jelaskan pada mereka dan kuceritakan apa saja yang terjadi didepan toilet. Mereka sangat terkejut. Dan tidak menyangka. Sama sepertiku yang pertama kali ketika mengetahui yang sebenernya.


Bel pulang sekolah berdering. Perlahan kami keluar dari kelas satu persatu. Ada yang ingin segera pulang. Ada juga yang mau pacaran dulu. Ada juga yang makan dikantin. So pasti saat kita pulang kita punya tujuan sendiri-sendiri.


Aku sendiri langsung menuju parkiran ingin segera pulang dan istirahat karena nanti sore aku harus kerja.


Sesampai dirumah aku langsung tertidur pulas. karena memang aku sangat capek sekali.


Kubalas pesan mereka satu persatu. Dan ku charger ponselku lalu aku mandi.Lima belas menit berlalu aku selesai mandi dan bersiap untuk berangkat kerja.


Kukayuh sepedaku pelan sambil menikmati suasana hiruk pikuk kota yang padat ini. Sore ini terlihat sangat cerah dan sedikit terik.


Sesampai ditoko, aku membereskan baju-naju yang baru datang dan merapikan serta menata di gantungan. Sambil mendengarkan suara radio yang sedang memutar lagu-lagu pop terbaru.


Tak lama kemudian temanku datang dan ikut membantuku membersihkan toko. Dia yang menyapu lantai dan mengepel nya. Sedang aku masih menghitung nota pembayaran dibuku besar.


Setelah mengecek semuanya aku dan temanku duduk bersama sembari menunggu customer kami datang.

__ADS_1


Malam hari kami segera bersiap untuk menutup toko. Badanku sangat lelah karena banyaknya pembeli sore hari ini. Ku gerakkan badanku kekanan dan kekiri. Pundakku rasanya sudah mau patah.


Tak kusadari ada seseorang yang sedari tadi melihat kelakuan lucu ku itu. Dia orang yang pernah menyakitiku. Yang pernah menjadi bagian dari masa lalumu. Yah, dia adalah mas Hari.


Aku tak tau apa yang dilakukannya disini. Tapi aku bersikap cuek saja seakan tak mengenalnya. Setelah mengambil sepedaku diparkiran, aku menuntun sepedaku dan hendak akan pulang.


Tapi belum sempat kukasih sepedaku tiba-tiba sebuah tangan menghalangi jalanku. ini orang sebenarnya maunya apa. Sudah punya tunangan kenapa masih disini. Ku lirik jemarinya yang melingkar sebuah cincin. Kurasa itu cincin tunangannya. Terus kenapa dia masih saja menggangguku.


"Maaf bisa kita bicara sebentar dek? "


"Ada apa dan untuk apa kita bicara. Kita sudah selesai mas dan kuhatap jangan lagi menggangguku mas. Mas sadar mas sudah punya tunangan apa masih pantas mas berkeliaran dengan mendatangiku seperti ini?. Dan tolong lepaskan tangan anda saya mau pulang" ucapku memandangnya dingin.


"Dek, kumohon jangan seperti ini, tak bisakah kita bicara sebentar saja. kumohon dek aku akan jelaskan semuanya. Terserah kamu nanti percaya ato tidak tapi aku bener-bener sangat mencintaimu dek Kumohon! " pintanya.


Setelah berpikir sebentar, Ku iyakan permintaannya untuk mengobrol dengan nya. Dia mengajakku ketempat makanan langganan ku. Dan sambil menunggu pesanan kami, dia duduk bersimpuh dibawah kakiku memohon maaf atas semua yang terjadi. Dia menceritakan semua yang terjadi dari mulai dia yang digoda oleh sepupuku sendiri. Dan masuk ke perangkapnya hingga membuat hubunganku dengannya berakhir.


Dan ditambah karena kesalahan fatal nya yang sudah menodai rekan kerjanya yang sekarang akan menjadi istrinya karena keputusan sepihak ku yang menginginkan putus darinya. Membuat dia frustasi dan ikut minum-minuman keras yang berakhir dengan menodai rekan kerjanya. Dia ceritak detail sambil menangis dipangkuan ku.


Tanganku bergetar membelai rambutnya pelan. Ini berarti aku ikut andil salah dalam hal ini. Semua kejadian ini terjadi karena keegoisan ku yang memutuskan hubungan kami sehingga semuanya menjadi semakin rumit dan menyebabkan tragedi naas itu terjadi.


Aku merasa sangat bersalah dengan mas Hari karena membuatnya terjebak dengan orang yang tidak disukainya dan terpaksa harus menikah karena tanggung jawab.


Rasanya menyesal juga percuma. Mungkin takdir kita tidak harus bersama. Dan jodoh dia bukan denganku tapi bersamanya.

__ADS_1


Kudoakan saja demi kebahagiaannya. Kurelakan dia menikah demi tanggung jawabnya. Dan semoga dia juga bisa secepatnya melupakanku dan bisa mencintai istrinya kelak. Karena aku akan semakin berdosa jika hubungan mereka nantinya tidak berjalan semestinya rumah tangga yang bahagia.


__ADS_2