
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah beberapa saat acara pengungkapan kebenaran tersebut.Aku memintanya untuk duduk disebelahku. Dia hanya memintaku untuk tetap menjadi adiknya dan tidak memutuskan tapi persaudaraan kami.
Dia sadar semua tak kan bisa kembali tapi dia berharap bisa memperbaiki hubungan kami dengan tetap menjalin persaudaraan diantara kami.
Ku anggukkan kepala menyetujui keinginannya. Terlihat binar kebahagiaan dikedua matanya. Lebih baik seperti ini kan daripada bermusuhan Aku sendiri tidak ingin punya musuh dan ingin berdamai dengan masa lalu.
Aku juga meminta maaf atas kesalahanku juga kesalahan sepupuku jika dia merasa aku dan sepupuku mempermainkan nya. Setidaknya aku lega tidak ada beban dimasa lalu.
Setelah berbincang dan makanan kami juga habis. Aku pamit pulang dan menyuruhnya pulang dan tidak mengantarku. Aku hanya takut perasaanku kembali muncul dengan perhatiannya itu.
__ADS_1
Karena aku sendiri menyadari aku orang yang gampang baperan. Nanti malah aku salah mengartikan lagi kebaikannya itu. Kasihan tunangannya kalo tau jika pria yang sudah betunangan dengannya masih belum move on dari mantan pacarnya.
Sedikit banyak aku masih menghargai perasaan tunangan mas Hari. Setelah pamit undur diri. kukayuh sepedaku untuk pulang. Sampai dirumah
akun membersihkan diri lalu tidur. Semoga besok hari-hariku menyenankan.
Pagi ini berjalan seperti biasanya. Dan hari ini cukup santai saja disekolah karena guru sedang mengadakan rapat sekolah untuk persiapan semester gasal tahun ini.
Tapi malam harinya pas aku sedang bekerja ada saja tingkah lucu dari para pembeli ku yang aneh-aneh menurutku. Ada yang tiba-tiba ngasih bunga. Ada yang membeliksn makanan. Dan yang lebih lucu lagiada seorang guru yang selama beberapa bulan ini kami cukup akrab. Saat berkenalan dan dia menanyakan tanggal ulang tahunku. Ku bohongi dia dengan memberi tanggal palsu.
Rekan kerjaku serta bosku tertawa keras mendengar pengakuan ku itu. menurut mereka aku sadis sudah membohongi seseorang seperti itu. Tapi kulihat dia hanya biasa saja walaupun tahu sudah ku bohongi. Malah dia tersenyum menatapku seakan aku ini makanan yang lezat dan siap dinikmati.
__ADS_1
Aku agak merinding menatapnya.Kado yang sudah terbungkus rapi itu kukembalikan padanya tapi dia tidak mau. Katanya anggap saja itu hadiah darinya. Ya ampun malu banget aku sebenarnya tapi setengah hatiku bersyukur aku dapat kado gratis walaupun bukan hari ulang tahunku.
Sampai dirumah kubuka kado tadi dan ternyata isinya sebuah kaos berlengan panjang berwarna merah hati juga sebuah boneka teddy bear warna pink.
Lucu sekali. kuambil ponselku dan kukirim pesan padanya, kuucapkan Terima kasih atas kadonya aku sangat menyukai kado tersebut.
Dan dia hanya membalas sama-sama gitu saja. Apa dia marah karena sudah ku bohongi ya. aku merasa tidak enak padanya.
Rencananya besok aku mau mengajaknya bertemu untuk meminta maaf atas sikapku ini. Karena menurutku sendiri ini sangat salah.
Keesokan harinya aepulang sekolah aku bertemu dengan hendri. Yah cowok yang memberiku kado namanya hendri.
__ADS_1
Kuucapkan kata maaf padanya.. Tapi diluar dugaanku malah dia mengatakan cintanya padaku. Kuberkan dia sedikit pengertian karena aku sudah punya pacar walaupun LDR.
Dan dia pun menerima dengan lapang dada jawabanku tersebut. Dia mau aku tetap jadi adik baginya. Dan ku iyakan saja untuk menebus rasa bersalah ku padanya atas insiden ini.