
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari ini aku dan Reno akan pergi ke butik untuk mencoba kebaya pengantin untuk acara ijab kabul dan resepsi. Kami berdua masuk kedalam butik dengan senyum terukir dibibir masing-masing.
Aku maupun Reno sangat antusias dengan pernikahan kami. Karena pernikahan ini dilandasi dengan cinta kita berdua.
Jadi tidak ada beban dihati kami. Setelah memilih baju kami mencoba diruang ganti yang ada disitu.
Saat aku keluar dan ingin menunjukkan kebayaku pada Reno dia melihatku tanpa berkedip sedikitpun.
"Cantik yank, kita nikahnya sekarang aja yuk. " katanya.
"Nggak usah ngada-ngada deh yank. tinggal nunggu seminggu lagi masak gak kuat sih. Kemarin nunggu setahun ok-ok aja". jawabku meledeknya.
" Habis kamu bikin aku gak tahan pengin makan kamu"
"mulai lagi deh mesumnya. Kalo gitu mending malam pertamanya ditunda aja ya. "
"Eh ya nggak bisa gitu dong yank, aku dah nunggu setahun ditambah seminggu masak mau dipending. Bisa loyo dia yank. "
"Dia siapa? " God Aku pura-pura gak tau.
__ADS_1
"Ini sih jeki yank. " jawabnya sambil melirik bagian bawahnya.
"Ih... mesum banget deh kamu yank. udah fiks kalo gitu gak ada jatah malam pertama. aku bakal tidur sama adek aku aja deh. " ancam ku
Setelah perdebatan gak bermutu ini kami akhiri. Kami berpindah tempat untuk memilih undangan.
Kami memilih desain undangan klasik tapi menarik. Biar para tamu undangannya juga tertarik dengan undangan yang kami berikan.
Usai memilih undangan yang cocok. Kami lanjutkan makan siang bersama diwarung pecel lele. Kebetulan ini salah satu favorit Reno jika berada di kota ini.
"Yank, habis kita nikah kamu ikut aku kan kekota M"? tanya Reno.
"Kita tinggal sama kedua orang tuaku apa beli rumah sendiri yank? "
"Kita tinggal sama kedua orang tua kita aja karena mereka udah sepuh jadi tugas kita buat merawat mereka"
"Makasih ya yank udah peduli dengan kedua orang tuaku"
"Mereka juga sebentar lagi jadi orang tuaku yank. jadi sudah kewajibanku berbakti pada mereka".jawabku sambil tersenyum
" Aku makin cinta sama kamu yank. Aku bener-bener gak bisa jauh dari kamu. "gombalnya
__ADS_1
" Iya aku juga cinta sama kamu yank. Jangan pernah tinggalin aku ataupun selingkuh ya"pintaku
"Kamu nih ngomong apa sih! Aku lebih baik mati daripada harus menduakan kamu yank. "
Hatiku rasanya seperti digelitik mendengar ucapannya itu.
Semoga apa yang diucapkan Reno bener-bener terwujud. Akupun juga tidak sanggup jika kehilangannya.
Bagiku dia bisa jadi seorang teman. bisa jadi sahabat. bisa jadi pacar yang terbaik buatku. bisa jadi kedua orang tuaku yang bijak dalam menasehatiku.
Bahkan untuk bermimpi kehilangannya saja aku tak sanggup apalagi jika benar terjadi.
Sikap tenangnya dalam menghadapi masalah. Rasa sabarnya dalam menghadapi ku yang emosian membuatku merasa nyaman.
Aku rasa kini perjalanan cintaku sudah berakhir dengan adanya Reno disisiku.
Aku juga berharap pernikahanku dengan Reno diberi kebahagiaan.
Setelah makan Reno mengantarku pulang. sesekali sambil menyetir dia mencium punggung tanganku lembut. terkadang aku membalasnya dengan mengecup pipinya lembut sehingga membuat dia kegelian.
Banyak orang yang iri dengan keuwuan kami ini. Tapi aku cuek aja karena aku lebih suka jadi diriku sendiri. Gak peduli orang diluar bicara apa yang penting aku bahagia ya aku jalani saja dengan lapang dada.
__ADS_1