Perjalanan Cintaku

Perjalanan Cintaku
Kejutan


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari yang ditunggu akhirnya tiba, Hari ini hari ulang tahun Reno. Terlihat kue ulang tahun juga lilin diatasnya menghiasi meja dapurku pagi ini. Rencananya aku akan memberikan surprise untuk Reno sambil membangunkannya pagi ini.


Karena hari ini dia libur, Reno tidak masuk ke kantor dan biasanya bangun agak siang. Apalagi tadi malam dia menggempurku sampai tulangku rasanya rontok. Tapi aku tak pernah mengeluh karena aku juga menikmati permainannya.


Reno selalu membuatku melayang dan lupa dengan segalanya apalagi saat penyatuan kami berdua. Dengan diiringi ******* dan kata-kata cinta membuatku selalu dicintai oleh seorang Reno.


Aku berjalan mengendap-endap dengan membawa kue ditanganku. perlahan kubuka pintu kamarku dengan pelan agar tak membangunkan Reno.


Aku berjalan agak mendekat keranjang, Kugoyangkan tubuh Reno perlahan. Dan Reno terlihat membuka mata perlahan dan seperti orang kebingungan.


Sontak saja dia kaget dan terharu ketika mendapat surprise dariku. Tak henti -hentinya dia mencium bibir dan pipiku tanda Terima kasih atas kejutan kecil dariku.


"Selamat ulang tahun suamiku tercinta" teriakku kegirangan


"Ya ampun yank" jawabnya terkejut


"Gimana suka dengan kejutannya? " tanyaku

__ADS_1


Reno menganggukkan kepalanya sambil tersenyum


"Terima kasih yank, Aku mencintaimu"sambil memelukku


" Sama-sama sayang. Aku juga mencintaimu, sekarang tiup lilin dulu tapi sebelumnya make a wish dulu yank"


perlahan Reno memejamkan mata dan beberapa menit kemudian dia meniup lilin diatas kue tersebut.


Kusodorkan kue tersebut untuk Reno bawa dan Aku mengambil kotak kecil. Itu hadiah dariku untuk Reno.


"Jangan dilihat bentuknya yang kecil yank, tapi lihatlah bahwa Aku tulus memberikannya untukmu. semoga kamu bahagia dengan kado kecilku ini" ucapku sambil tersenyum.


"Terima kasih yank, wah meskipun kadonya kecil tapi aku hargai kok sayang. ini kan kado pertama setelah pernikahan kita. boleh kubuka kadonya? " tanyanya


Dengan tak sabar Reno membuka kado dariku. Satu persatu kertas kado yang membungkusnya terlepas dari tempatnys. Dan tiba dikotak terakhir. Aku ikut deg -degan dengan ekspresi Reno nantinya.


Reno terbelalak kaget dan seketika dia menangis terharu. Dia memandangku seakan bertanya kebenaran kado tersebut.


Kuanggukkan kepalaku dan tersenyum melihatnya.

__ADS_1


"Yank, Terima kasih atas kadonya, aku bahagia sekali. Terima kasih sudah mau menjadi ibu untuk anakku yank. " ucapnya seraya mencium seluruh wajahku tak terkecuali bibirku.


Terlihat rona bahagia dari wajahnya. Kupeluk erat tubuhnya.


"Sama-sama sayank Terima kasih juga sudah membuatnya hadir disini" sambil kuelus perut datarku.


"Akhirnya usah aku tak sia-sia yank lembur tiap malam akhirnya keinginan kita terkabul secepat ini yank. sekali lagi Terima kasih. "tiada henti dia mengucapkan Terima kasih sembari terus menciumiku.


Tangan Reno juga sudah bergerilya dipunggungku. ciuman kami semakin dalam dan ntah siapa yang memulai. Tapi sekarang posisi kami berdua sudah telanjang dan tak ada helai benangpun dibadan.


Reno semakin dalam menciumku dan terus mencumbu dengan tangan yang sudah bertengger dikedua buah dadaku. Hingga akhirnya terjadilah apa yang kami inginkan.


******* kami saling bersahutan. walaupun Reno melakukannya dengan lembut,Tetap saja rasanya aku terbang melayang kenirwana merasakannya.


Seusai puncak kenikmatan itu datang. Nafas kami memburu saling menghirup oksigen dengan menempelkam dahi kami.


" I Love You sayang"


"Me too yank"

__ADS_1


Usai sudah permainan pagi berkeringat kami. Kami segera turun setelah mandi dulu tadi. Permainan yang cukup menguras tenaga membuat perutku lapar. Terlihat sarapan sudah tertata dimeja makan dan kedua mertuaku yang sudah menunggu kedatanganku dan Reno.


Kami segera duduk. aku mengambilkan makanan untuk Reno. setelah itu baru aku mengambil untuk diriku sendiri.


__ADS_2