
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari ini tepat satu tahun usia Rean kecil. Hari-hariku semakin indah dengan hadirnya Rean dihidupku juga. Warna baru menghiasi hari-hariku bersama Reno setiap hari. Ada saja tingkah lucu dan menggemaskan Rean yang sekarang baru bisa belajar berjalan.
Setiap Reno pulang kerja dia selalu terlihat bahagia melihat putra kecilnya yang sedari bayi sudah dicemburuinya. Walaupun begitu tak mengurangi rasa sayangnya kepada putra kecilnya itu.
Kedua pangeran kebanggaanku yang selalu menenangkan hatiku juga mencintaiku membuatku menjadi ratu dihati mereka berdua.
Bahkan kakek dan nenek mereka juga gemas dengan bayi gembulku. Bayi yang dulu selalu jadi rebutan itu sekarang sudah berusia satu tahun dan bisa berjalan.
Tetangga sebelah juga sangat senang jika aku mengajak Rean keluar setiap pagi untuk jalan-jalan.
Mereka selalu gemas ingin mencubit pipinya yang memang dari dulu gembul dan menggemaskan. Terkadang mereka juga selfie dengan Rean karena saking gemasnya.
__ADS_1
Setiap pagi juga sore hari memang aku selalu mengajak Rean jalan-jalan keliling kompleks perumahan. Sekedar untuk mengenalkan lingkungan juga untuk beramah tamah dengan tetangga sekitar.
Selain itu kami juga bisa bertukar pengalaman dalam merawat bayi karena rata-rata tetanggaku sudah berpengalaman dalam membesarkan anak.
Kalau sore kami suka bercengkerama ati mengadakan pengajian rutinan setiap seminggu sekali. Tergantung bisa tidaknya yang hadir jadi sistemnya memang sukarela tidak memaksa. Tapi warga disini sangat antusias dengan kegiatan ini.Termasuk bakti amal untuk anak-anak yatim piatu yang ada diganti asuhan didikan kedua mertuaku. Semenjak aku disini aku semakin mengembangkan organisasi kemanusiaan yang mereka jalankan sebelumnya.
Itu makanya aku betah tinggal disini karena aku ada kegiatan meskipun tidak bekerja.Tapi semenjak ada Reno kecil aku mengurangi aktivitasku tersebut. Terkadang aku ikut juga terkadang absen Karena bagiku merawat dan memperhatikan keluarga lebih utama.
Untuk sekarang ibu mertuaku yang menjalankan lagi tapi juga kubantu jika beliau membutuhkan saran juga bantuanku.
Kemarin kami juga habis liburan dirumahku. Kami mudik bersama karena sejak aku melahirkan Reno aku belum sempat berkunjung kesana karena banyaknya kesibukan Reno. Aku juga fokus mengurus Rean yang semakin aktif. Jadi baru kemarin kami mengunjungi orang tua juga saudaraku.
Kami menginap selama tiga hari disana. Tapi aku rasanya masih ingin berada disana. Hanya saja kembali lagi karena kesibukan Reno aku hanya bisa menginap selama 3 hari. Aku juga tak kau egois karena Reno bekerja juga demi aku dan Rean. Jadi aku berusaha memahaminya meskipun aku masih ingin tinggal bersama kedua orang tuaku.
__ADS_1
Hari ini aku masih sangat lelah setelah perjalanan mudik kemarin. Rean juga sedari pagi sudah diajak jalan-jalan ibu mertuaku. Reno juga belum bangun karena dia masih ada cuti satu hari lagi
Ku bangunkan dia karena sudah siang.
"Yank, bangun sudah siang" ku goyangkan badannya pelan.
Tak kuduga ternyata Reno sudah bangun dan dia malah menjahili ku dengan memelukku erat di perutku sambil meremas kedua bukit atasku.
"Yank udah siang, bangun yuk, tangannya jangan gini dong, aku geli" ucapku pelan
"Aku kangen yank, maen bentar yuk mumpung Rean ikut ibu ya? "buruknya sambil mencium tengkuk leherku.
Aku yank beberapa hari ini tak menerima sentuhannya pun hanya bisa pasrah karena ini juga kewajibanku untuk menyenangkan suamiku.
__ADS_1
Reno memang tak pernah memaksa jika dia menginginkannya. Tapi aku juga tak pernah menolak jika dia pengin berhubungan. Setidaknya dari ini hubungan kami menjadi semakin harmonis. kesadaran masing untuk saling menghargai membuat kami selalu nyaman untuk bersama.