Perjalanan Cintaku

Perjalanan Cintaku
Mempersiapkan Diri


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


*Dear Diary,


Hari ini tepat satu bulan hubungan kami.Aku sangat bahagia disisa hidupku mempunyai Dian dalam hidupku.Sakit yang kurasakan selama bertahun-tahun rasanya tidak terasa jika aku sedang bersamanya.Ingin aku egois meminta pada mu Ya Tuhanku untuk menambah lagi umurku yang tinggal sedikit ini untuk lebih lama bersama dengan pacar cantikku.


Hari ini aku sudah menyiapkan surprise untuk menjadi hari terakhirku bisa bersamanya.Dian memang tidak tahu kalau aku sakit.Akupun tidak memberi tahunya tentang penyakitku.Aku tidak mau dia menangisi kepergianku.Aku ingin dia tetap bahagia ketika melihatku.


Beberapa hari ini aku dibantu teman-temanku juga keluargaku membuat surprise ini.Dan akhirnya berhasil sukses karena Dian sangat menyukai kejutan dariku.Bahkan dia tak henti-hentinya tersenyum memandangku.Betapa bahagianya hatiku,kuukir senyum itu dan kusimpan didalam hatiku.Aku ingin senyum itu selalu menemaniku ketika aku terbangun dan tertidur panjang nanti.


Hingga tiba saatnya aku harus berpamitan padanya.Aku tidak jujur padanya bahwa aku akan kemoterapi.Aku hanya bilang bahws aku akam melakukan KKN untuk tugas kuliahku.


Selama seminggu kami masih sempat berkomunikasi,tapi seminggu kemudian tiba-tiba kondisiku semakin drop.Hingga membuatku harus dirawat diRS.Selama seminggu itupun aku sangat merindukannya.Hanya fotonya yang kupunya untuk menemaniku melawan rasa sakit ini.Bahkan untuk berpamitanpun aku tak mampu.Betapa lemahnya aku,betapa tidak berdayanya aku melihat air matanya jatuh.


Aku sangat merindukannya,bahkan tubuhku rasanya semakin lemah,aku tidak berdaya diatas ranjang ini.Ingin kubisikkan kata aku sangat mencintaimu sebelum aku bener-benar pergi.Tapi masih adakah kesempatan itu untukku yang lemah ini?Masih bisakah aku merasakan pelukannya untuk yang terakhir kali?Aku ingin sekali tertidur didalam pelukannya.Agar kelak jika disurga aku tak lagi mengharapkannya.Tuhan,kumohon dengarkanlah permintaanku ini,setelah itu aku tak akan meminta apapun lagi meskipun kau ambil nyawa ini.

__ADS_1


By:Reza A


Air mataku tak berhenti menangis membaca buku ini.Kenapa kau secepat ini meninggalkanku yank.Kenapa tidak ada satupun laki-laki yang bisa tulus menyayangiku sepertimu.Kenapa harus kamu yang pergi meninggalkanku.Kenapa tak kau ajak saja diriku bersamamu.


Kupukul dadaku ringan karena semakin berpikir semakin sakit kurasakan bila mengingat almarhum kak Reza.Aku sudah memenuhi keinginan terakhirmu yank.Dan sudah coba mengikhlaskan kepergianmu.salahkah aku mengharapkan seseorang seperti dirimu?yang mampu memahamiku,mampu membahagiakanku bahkan mengukir namaku dihatinya hingga dia menutup mata.Apakah salah aku meminta seperti itu.


Walaupun setahun berlalu namamu selalu tetap ada dihatiku.Sekalipun ada mas Hari yang saetahun ini menemaniku tapi tetap aku tak bisa melupakanmu.


Tok....tok.....tok


"Nak,bisakah kita bicara sebentar?"tanyanya


"Boleh bu,masuk aja"ajakku


"Ada apa bu?"

__ADS_1


"Tadi kata tetangga sebelah ada tamu yang datang ya?"


"Oh itu novi sama mas Hari bu"jawabku jujur


"Terus kata tetangga mereka dengar ada keributan.Memang kaluan sedang bertengkar?trus kenapa ada novi juga?"


"Nggak ada papa bu,masalah anak pacaran.Oh iya aku mau ngomong kalo sekarang aku sudah putus dari mas Hari"


"Hah,putus?kok bisa?ada masalah nak?kalau ada masalah diselesaikan demgan baik nak,janhan buru-buru mengambil keputusan"nasehat ibu.


"Iya bu,ini juga sudah bulat keputusanku,mas Hari tertangkap selingkuh dengan novi bu.Ibu tau aku tak suka penghianatan.jadi ini yang terbaik untuk kita.Apalagi aku sendiri masih bimbang dengan hatiku bu."jelasku


"Oh,jadi itu masalahnya,ya sudah ibu ikut yang terbaik saja buat kamu.Asal kamu tetap bahagia dengan pilihanmu ibu tak bisa berkata apapun karena yang menjalaninya adlah dirimu sendiri"kata ibu sambil mengelus puncak kepalaku.


Kurebahkan tubuhku dipangkuan ibuku.Kuletakkan kepalaku dipangkuannya.Tenang dan damai yang kurasakan sekarang Aku juga sudah merasa lega karena sudah bercerita kepada ibu.Masih ada keluargaku yang mendukungku.Aku bersyukur memiliki mereka,walau tak banyak harta tapi hidup kami berkecukupan dan juga saling menyayangi satu sama lainnya.

__ADS_1


__ADS_2