Perjalanan Cintaku

Perjalanan Cintaku
Permintaan Maaf


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pukul 05.00pagi seusai sholat subuh aku keluar kamar dan pergi kadapur untuk membantu ibu Reno memasak.Sebenarnya untuk pencitraan saja.Kan gak enak udah numpang liburan gratis gak bayar eh malah gak bantu apa-apa.Padahal kalo dirumah jangankan memegang pisau masuk dapur saja tak pernah.Kalopun bantuin juga bantu berantakin doang.


Kubantu sebisaku dan kukatakan sejujurnya pada ibu Reno kalo aku gak bisa memasak.Tapi dengan sabar beliau mengajariku didapur.Sedikit-sedikit aku mulai bisa memotong bahan-bahan yang akan dimasak.


Tak lama kemudian kudengar langkah kaki mendekat kearah dapur dan berdiri dibelakangku.


Bulu kudukku berdiri.Nih manusia pa hantu ya pikurku.perasaanku semakin tidak enak karena hawa dingin semakkn terasa ditengkukku.Apalagi ibu Reno tadi berpamitan ke toilet tapi sampai sekarang tidsk kembali.


Kuberanikan diri menengok kebelakang.Dan duarr....


Ternyata itu Reno yang akan berangkat joging.Lega rasanya,kuhembuskan nafasku kasar.Dan kutatap Reno dengan raut wajah horor seakan aku sedang marah padanya karena sudsh membuatku ketakutan.


Diapun bingung dengan raut wajahku seakan bertanya ada apa denganku.Kupukul dadanya dengan lap yang ada ditanganku.


"Ih ngagetin aja tau gak yank"ucapku kesal


"Kamu kenapa sih hon?aku kan gak ngapa-ngapain,aku cuma berdiri dibelakangmu apa yang salah coba"tanyanya dengan mengerutkan dahu bingung.


"Yah habisnya kupikir tadi kamu hantu.Aku kaget tiba-tiba kamu dibelakangku."omelku


Grep...Reno memelukku erat.Hembusan nafasnya terasa menusuk hidungku.Aroma mint menguar membuatku terpesona dengan wajah ganteng itu.Aku merasa seperti sedang shoting film.Dan biasanya adegan ini yang paling ditunggu sama cewek-cewek penggemar film korea termasuk aku sendiri.


Cup....

__ADS_1


Reno mengecup bibirku pelan.Aku hanya diam saja meligatnya seakan terhipnotis dengan tingkah gilanya.


Blush...wajahku merah merona gara-gara apa yang dilakukan Reno,perlahan aku memberontak dalam pelukannya.


Aku berpura-pura merajuk untuk menutupi rasa maluku.Yang semalem saja masih teringat eh pagi-pagi ditambahi lagi.Semakin malu saja aku.


"Maafin aku ya honey,aku refleks ingin menciumu,karena aku sangat merindukanmu""jangan marah lagi ya"bujuknya


Aku diam saja termenung menatapnya.


"Aku udah maafin kok yank,tapi jangan kaya gitu lagi ya,aku malu kalo ada yang lihat.Apalagi ini dirumah kamu.Takutnya ayah ibumu kecewa dengan kelakuan kita yank"


"Iya honey,sekali lagi maafin aku yah"


Kuanggukkan kepalaku tanda setuju.


"Lho Ren,katanya mau joging kok masih disini?mau ngajak Dian juga?"tegurnya


"Iya bu kalau Dian mau sambil berkeliling perumahan sekitar sini"


"Kalau nak Dian mau ya sudah silahkan ikut Reno sekalian jalan-jalan pagi."ujar ibu Reno


"Tapi bu,masakannya kan belum mateng?"jawabku


"Sudah nggak papa ini ibu selesaikan sendiri saja.Kamu mending ikut Reno joging gih"usirnya halus

__ADS_1


"Yah sudah,Dian tinggal ya bu,maaf gak bantuin ibu didapur"pamitku


"Iya selamat bersenang- senang nak"


"Terima kasih bu"sambil kuraih telapak tangannya.


Suasana disini begitu tenang dan asri.Tak begitu banyak yang melakukan joging pagi ini.Tapi banyak lansia yang jalan-jalan pagi disekitar komplek perumahan ini.


Setengah jam kemudian kami berhenti ditaman depan komplek. Sambil duduk ku minum air yang kubawa dari rumah tadi. Setelah minum belum sempat kututup botol minumku tapi tiba-tiba di serobot sama Reno. Dan diminum habis sisa air yang ku minum tadi.


Secara tidak sengaja kami berciuman. Tapi Reno biasa saja. Apa mungkin Reno terbiasa melakukan ini sama cewek lain. Ato mungkin sama mantan pacarnya dulu.


Gak tau kenapa aku tiba-tiba kesel mengingat kata mantan. Jangan-jangan Reno playboy itu yang ku fikirkan dipikiranku saat ini.


" Honey, kenapa diem aja, mikirin apa"tanya Reno mengagetkan ku.


Aku tersadar dari lamunanku. Dan menggelengkan kepala pelan.


"Ren, mantan kamu ada berapa sih? " tanyaku kepo


"ha... ha... ha... honey, aku gak pernah pacaran. pacarku cuma kamu dan gak akan pernah jadi mantan. Kamu satu-satunya dan untuk selamanya" kata dia sambil menatapku dalam-dalam.


Hatiku rasanya menghangat mendengar kata-katanya. Tapi aku gak percaya begitu saja. Aku takut kejadian mas Hari terjadi lagi padaku.


"Nggak usah gombal deh, udah jujur aja mantan pacarmu ada berapa" cecarku

__ADS_1


"Ya Ampun honey kamu tanyain ayah ibuku deh, sumpah aku gak pernah pacaran. sekalinya pacaran ya sama kamu. makanya kamu aku ajak liburan kesini buat aku kenalin dengan orang tuaku. " jelasnya


Kulihat tatapan kesungguhan dikedua matanya. Akhirnya aku bisa lega. Semoga saja ucapan Reno benar-benar bisa dipercaya.


__ADS_2