
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari ini hari pertama ujian sekolah. Semalam aku sudah belajar dengan giat agar aku bisa secepatnya lulus dan bekerja.
Yah aku tak ada keinginan untuk kuliah. Kasihan kedua orang tuaku yang setiap hari bekerja keras selama ini. Aku ingin meringankan beban mereka dengan bekerja saja.
Reno juga sudah menberiku semangat dan mendukungku apapun yang kuinginkan. Dia bahkan tidak memaksa aku kuliah. baginya kebahagianku adalah prioritasnya jadi dia tetep mendukung keputusanku untuk bekerja setelah lulus SMA.
Akhir minggu ini dia juga akan berkunjung kerumahku. Sudah 2 bulan ini dia tak mengunjungi ku. Biasanya sebulan sekali dia selalu berkunjung kerumah bila ada kerjaan dikotaku.
Hubunganku dengannya juga semakin harmonis dan mesra. Teringat dia selalu mesum bila dekat denganku.Tak kupungkiri hatiku tertutup padanya yang bisa memahamiku, yang tidak banyak menuntut padaku. Yang memberikan aku kenyamanan saat bersamanya.
__ADS_1
Rasanya setiap hari aku ingin selalu ada disisinya. Sepertinya aku ketularan virus mesumnya dia. karena aku terkadang merindukan belaiannya.
Tak terasa seminggu sudah berlalu. Dan kulalui ujian nasional dengan tenang dan alhamdulilah lancar. Hari ini tepat janjian aku dan Reno. Reno akan datang kerumah, dan sudah kusiapkan satu kamar untuknya beristirahat.
Biasanya jika dia kemari juga menginap dirumahku karena orang tuaku melarang dia menginap dihotel ato semacamnya.
Ba'da isya' kudengar pintu rumahku berbunyi, kubuka dan wow.... kejutan. ternyata orang tua Reno juga ikut kemari bersama Reno.
Kusalimi punggung tangan mereka dan kupeluk erat tanda merindukan mereka. Tak kuasa ibunya Reno menahan air mata saat bertemu denganku. Sepertinya beliau sangat rindu padaku padahal aku sering video call beliau sendiri. Karena aku juga punya nomer ponsel ayah dan ibunya Reno.
Tiba-tiba ayah Reno mengutarakan maksudnya ingin meminangku. Bahagia rasanya hatiku. Sebenarnya aku ingin bekerja dulu tapi jika memang jodohku sudah dekat ya sudah aku Terima saja. Cukup kegagalanku saat dengan nas Hari dulu saja aku tidak mau kali ini gagal lagi.
__ADS_1
Saat kedua orang tua Reno memintaku, ayah ibuku langsung menanyakan kesediaanku. Ku anggukkan kepalaku malu menjawab pertanyaan itu.
Sontak saja Reno lansung bersimpuh didepanku sambil memberikan sebuah cincin yang sangat indah.
Dia memakaikan cincin tersebut. Terlihat sangat manis dijari manisku. Dikecup nya mesra punggung tanganku. suara tepuk tangan kedua keluarga membuatku tersadar akan kejutan ini.
Aku tidak percaya bahwa sekarang aku sudah bertunangan dengan Reno. Aku takut ini hanya mimpi yang ketika tersadar akan menyakiti diriku sendiri.
Hari ini bener-bener hari bahagiaku dan Reno. Aku memang tidak mau acara lamaran yang mewah. Lebih baik seperti ini saja secara kekeluargaan. Baru nanti kalo sudah ijab kabul saja pesta mewahnya.
Biar aku bisa mengundang semua mantan pacarku yang sok-sokan. Dan bisa ku pamerkan juga pada temanku. Kalo suamiku sangat tampan.
__ADS_1
Bisa menjerit jika Riska tau. karena menang mereka belum pernah tau wajah cowokku yang satu ini. aku memang sengaja tidak memberikan fotonya biar mereka penasaran.
Dan pasti saat pernikahanku nanti mereka bakalan terkejut melihat Reno ku. yah Reno sudah kuberi label menjadi punyaku.Sekarang aku tinggal fokus memikirkan pesta pernikahanku dengan Reno. Tak sabar rasanya segera menjadi istri Reno. Cowok tampan idaman semua orang.