
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kurang 3hari dari sekarang aku akan resmi menjadi seorang istri. Mulai hari ini kami akan mulai dipingit dan tidak boleh bertemu. Katanya sih untuk menghindari bahaya ato hal-hal yang tidak diinginkan.
Dari kemarin Reno marah -marah tidak jelas karena masalah pingitan ini. Aku sudah berusaha menjelaskan. Tapi dia tetap dengan egonya.
Akhirnya karena kesal ku ancam dia klo seperti itu trus. Akhirnya dia mengalah.Dia sekarang dengan merajuk seperti bocah TK yang kehilangan mainanya.
Sikapnya yang terkadang menyebalkan sedikit membuatku harus bersabar dengannya. Tetapi dia bisa menjadi dewasa disaat yang tepat.
Ucapannya bisa meredam emosiku ketika sedang marah. Tutur katanya yang halus kadang membuatku terbuai dan ikut dalam pesonanya. Bener-bener perfect seorang Reno. Sungguh beruntung aku memilihnya menjadi teman hidupku.
Seperti sekarang dia sedang merajuk hanya karena dipingit. Alhasil sedari tadi ayah juga ibu menelpfonku terus agar membujuknya untuk keluar dari kamar. Dia bahkan tak mau makan dan mandi karena kesal pada semua orang.
Ku telfon dia. Lama sekali dia menjawab panggilan ku. Setelah menggunakan beberapa saat akhirnya dia menjawab panggilan ku.
"Halo Assalamu'alaikum yank" sapaku duluan dengan nada kubuat manja. Biar kapok dia.
__ADS_1
"Wa'alaikum salam sayang. Uhm.... kangen yank. Kapan sih kita ketemu. Aku dah pengin mimik nih. Kangen ma gunung kembarmu yank"rajukknya
" Apa sih yang kamu omongin. Ditelfon baik-baik malah ngelantur aku matiin aja ponselnya. "jawabku ketus
" Eh jangan yank, aku masih kangen kamu gak kasihan ya ma aku. Aku tersiksa yank gak boleh ketemu kamu"adanya.
"Yah ini kan udah tradisional sayang. Nanti kalo kita udah nikah juga bakal bareng-bareng juga kan. jadi sabar dulu ok. satu hari lagi. nanti deh kalo udah nikah puas-puasin mimik cucunya yah. Tak kasih lebih malah. ok" tawar ku
"Beneran kan yank, gak bohong kan"
"Kasihan ibu daritadi gedor-gedor pintu gak dibukain malah kamu cuekin. Gak boleh gitu sayang. Aku gak suka punya suami durhaka. Kamu mau aku batalin pernikahan kita sekarang juga." ancam ku.
"arh nggak bisa gitu dong yank. Ok sa
sekarang aku mandi terus makan. Ku turuti semua omongan kamu. Makasih ya udah ingetin. Makin cinta aku sama kamu yank. "
"Iya sama - sama aku juga cinta kamu yank"
__ADS_1
"Ya udah aku mandi dulu ya, kamu gak mau temenin aku mandi juga yank. Ayo vidcall yuk, aku pengin mandi ditemenin kamu ini. Si jeki udah on saja dengar suara kamu lho. "
"ih mesum banget sih, udah cepet mandi ato aku batalin aja pernikahan ini"
"Iya ini aku berangkat mau kekamar mandi. bye sayang love you"
"Me too" jawabku sambil menutup telfonnya.
Kugelengkan kepalaku ringan, bener-bener mesum calon suamiku ini. Tak bisa kubayangkan akan seperti apa malam pertama kami nanti. Pasti aku tak akan boleh keluar dari kamar melihat tingkat kemesuman dia padaku.
Tapi untungnya dia hanya mesum denganku saja karena dia itu sangat dingin dengan cewek manapun. Sampai kadang aku mengomel karena sikapnya yang cuek dan dingin dengan temanya tapi bersikap hangat dan konyol jika bersama orang terdekat nya.
Setelah menelefon Reno aku juga pergi mandi. Memikirkan kata -kata Reno yang ingin mandi bareng aku jadi merinding sendiri. Eh kok aku juga jadi ikut membayangkannya sih. Ketularan Reno ni.
Setelah mandi aku ikut membantu untuk acara pengajian nanti malam yang diadakan dirumahku ini. Dirumah juga semua sanak saudara dari jauh juga sudah bnyak yang datang. Keluargalu termasuk keluarga besar baik dari pihak ayah maupun ibuku jadi rumahku pun sampai tidak muat jika mereka semua menginap disini.
Jadi sebagian dari mereka ada yang menginap dirumah Novi juga saudara terdekatku yang lain.
__ADS_1