Perjalanan Cintaku

Perjalanan Cintaku
Pagi Pertama


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi pertama menjadi istri seorang Reno. Bahkan terkadang aku masih berfikir ini semua mimpi. Tapi ketika kubuka mataku ternyata ini nyata.


Semalam setelah penyatuan kami yang pertama. Beberapa jam kemudian Reno kembali menggempur ku seakan tiada puasnya.Dia semakin menggilai tubuhku hingga rasanya tulangku seakan sudah copot dari tubuhku.


Tapi tak bisa kupingkiri aku juga mendesah hebat ketika Reno memandangku dengan penuh cinta n kepuasan saat pelepasan kami yang kesekian kalinya.


Seakan aku sendiri tidak mau berhenti menikmati permainannya. Alhasik sekarang tubuhku rasanya remuk. Untung saja semalam kami langsung membersihkan diri jadi sekarang aku tinggal mandi lagi.


Tangan Reno yang sedari semalam masih bertengger diatas dadaku ku turunkan.Tapi baru saja akan ku turunkan. Reno malah memelukku erat. Dan malah menyusu dengan sangat rakusnya.


Tingkat kenesumannya semakin menjadi ketika tangannya sudah menjalar kemana-mans. Dan membuatku sedikit mendesah juga basah dibagian inti bawah ku.

__ADS_1


Reno semakin membuatku terbuai dan akhirnya pagi pertama pun terjadi. Setelah usai pertempuran kami.


"Terima kasih yank, aku puas, aku bener-bener kecanduan dengan tubuhmu. rasanya malas sekali untuk bangun. gak usah ke mana-mana ya kita maen-maen aja disini".katanya sambil menciuni bibirku.


"Itu ma maunya kamu yank, aku udah capek sayank, nanti malam lagi aja. lagian mau maen apa dikamar. udah yuk kita keluar ya gak enak sama ayah dan ibu" jawabku dengan cemberut.


"Tapi aku jnginenghabiskan waktu bersama kamu yank. rasanya aku gak mau jauh dari kamu. Apalagi si jeki pinginya didalam terus gak mau keluar. punyamu sangat sempit dan menggigit yank. " ucapnya mesum sambil meremas buah dadaku.


"Eh mana bisa begitu. ya udah kita keluar sekarang tapi nanti malam gak bakal tak lepasin kamu yank"


Kami pun membersihkan diri bersama-sama. Sebenarnya ini usulnya Reno dan mandi yang harusnya sebentar akhirnya jadi lebih lama karena Reno kembali menggempurku didalam kamar mandi.


Suara erangan kami saling bersahutan menandakan kami sudah mencapai *******. Walaupun lelah aku tetap turun karena perutku sudah lapar. Apalagi Ini sudah siang.

__ADS_1


Aku mengeringkan rambutku dengan handuk kecil dibantu Reno yang sesekali mencuri ciuman dariku.


Setelah beberapa saat kami berdua keluar dari kamar. Didepan masih ramai banyak sepupuku juga saudaraku yang akan kembali hari ini. mereka sibuk mengemas barang bawaan mereka.


Aku yang baru saja tiba diruang tengah diledek habis-habisan oleh para sepupuku. Aku hanya tersenyum. membalas ledekan mereka itu walaupun dengan sedikit malu.


Beda dengan Reno, dia malah antusias menceritakan malam pertama kami dengan sepupu laki-lakiju. Bener -bener ember kaya mak-mak rempong.


Aku mengambilkan makanan untuk suamiku dan diriku sendiri. Kami makan dengan saling menyuapi satu sama lain. Membuat para sepupuku semakin menjerit keras karena baper dengan adegan yang kami tunjukan.


Sebenarnya Aku malu jadi tontonan tapi Aku juga ingin membuktikan bahwa Reno bener-bener bucin padaku. Jadi kedepannya tidak ada yang berbicara yang tidak-tidak tentang kami di luar sana.


Seusai makan Reno mengajakku jalan keluar. Dia belum terlalu hafal daerah sini. Sekalian mencari oleh2 karena sebentar lagi Aku akan diboyongnya kekotanya.

__ADS_1


__ADS_2