Perjalanan Menuju Keabadian

Perjalanan Menuju Keabadian
Pemaksaan Kehendak


__ADS_3

"Kau sudah melihatnya, bukan? Saat ini kau hanya seorang diri di dunia ini. Meski begitu, kau masih memiliki tujuan untuk hidup, bukan?" Xiao Wu Min menepuk pundak Bai Yuwen pelan.


Bai Yuwen menoleh ke arah wanita di sampingnya. Wanita yang seharusnya adalah kakak kandungnya. Jika tidak terjadi apa-apa, mungkin di sampingnya saat ini masih menjadi wanita cerewet yang selalu memarahinya sepanjang waktu. Namun Bai Rouyao dan Xiao Wu Min merupakan dua orang yang berbeda.


Benar yang dikatakan Xiao Wu Min. Keluarganya sudah tidak ada satupun. Hanya tersisa dirinya yang tidak berguna lagi. Maka ia harus menjalani apa yang sudah ditakdirkan. Ia akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya.


"Kenapa kau menatapku seperti itu? Aku bukanlah kakakmu, ingat? Sebaliknya kamu yang harus menjadi lebih kuat. Tugasku adalah membawamu pergi untuk melakukan perjalanan. Apakah kau tahu, perjalanan apa yang akan kita lakukan?"


"Perjalanan? Bukankah aku harus menjadi lebih kuat? Hanya dengan berlatih, aku pasti bisa lebih kuat." Bai Yuwen tidak ingin jauh-jauh dari rumahnya. Tidak mungkin melakukan perjalanan jauh.


"Kau tidak bisa menolaknya. Karena dengan melakukan perjalanan, kau lebih banyak memiliki pengalaman. Daripada berdiam diri di rumah, akan lebih efektif jika kita menghadapi musuh secara langsung. Itu akan membuatmu lebih hebat dari sebelumnya. Selain itu, kita juga bisa menemukan tanaman langka, makhluk mitologi dan beberapa artefak berharga."


Mendengar semua yang dikatakan oleh Xiao Wu Min, tidak ada yang membuat Bai Yuwen tertarik. Ia tidak berharap memiliki semua itu. Meski dengan yang dikatakan wanita itu bisa membuatnya lebih kuat. Hanya dengan berlatih biasa saja, juga tidak akan cepat berkembang.


"Kalau kau berlatih sendiri di rumah yang hancur ini, kau bahkan tidak bisa mencapai ranah kultivasi selanjutnya. Kau menyia-nyiakan apa yang aku miliki untuk membuatmu lebih kuat."


"Jadi, apa yang harus aku lakukan? Melakukan perjalanan denganmu dan membunuh?" Tentu saja dengan membunuh, akan memiliki pengalaman bertarung dan bisa mengambil apa yang ada pada makhluk yang ia bunuh. Tapi ia tidak bisa terus-terusan seperti itu. Keberadaannya bukan sebagai pemenuh hanya karena hasrat balas dendamnya.


Dari awal Bai Yuwen tidak memiliki minat memiliki kekuatan yang besar. Ia hanya ingin hidup dengan damai dan menjauh dari dunia yang penuh dengan perselisihan dan balas dendam.

__ADS_1


Kesedihan kehilangan keluarga memang membuatnya merasa kehilangan mendalam. Ia sadar kalau kekuatannya saja sudah sangat kurang. Sehingga tidak bisa melindungi orang-orang yang ia sayangi. Itu seperti sebuah kutukan baginya karena mendapatkan Seruling Kematian.


"Kau bisa memulainya dengan membunuh hewan buas di sekitaran hutan. Itu bagus untuk latihan fisikmu. Kemungkinan ada tanaman langka yang bisa membantumu meningkatkan energi. Sesungguhnya kau tidak kekurangan apapun dalam dirimu. Kau hanya kurang motivasi untuk maju."


"Aku sebatang kara sekarang. Orang tua sudah tidak ada lagi. Para prajurit dan pelayan juga sudah mati semua. Tempat ini sudah hancur semuanya. Tidak ada tempat untuk bernaung lagi."


"Maka dari itu, kau harus melupakan semuanya. Dengan menjalani hidupmu di dunia yang baru. Baiklah, apakah kau mau menjelajahi dunia yang luas bersamaku? Anggap saja aku adalah kakakmu yang masih hidup. Dengan begitu, kau memiliki motivasi untuk melindungiku. Karena aku adalah wanita lemah lembut dan sangat cantik. Sangat sayang jika ada yang mengganggu kakakmu ini."


Xiao Wu Min terus saja menggoda Bai Yuwen untuk melakukan perjalanan bersama. Meski sebelumnya mereka sudah sepakat untuk bertambah kuat dengan melakukan perjalan panjang, nyatanya niat Bai Yuwen hanyalah ucapan sementara saja.


Nyatanya Bai Yuwen langsung melupakan balas dendamnya ketika ia sampai di tempat tinggalnya yang menjadi abu. Keadaan sangat sepi dan tidak ada orang satupun di tempat itu.


Setelah membuat Bai Yuwen pingsan, Xiao Wu Min membawanya pergi dari tempatnya sekarang. Ia merasakan ada seseorang yang datang dan membuatnya waspada. Sehingga ia harus membawa anak itu menjauh dari sana. Ia berharap menggendong Bai Yuwen dengan qinggongnya.


Seketika Xiao Wu Min meninggalkan tempat itu menjauh. Ia sudah berada di hutan yang jauh dari perumahan. Setelah dirasa aman, ia akan membawa Bai Yuwen pergi ke manapun tempat yang jauh dari kota Guangping.


Xiao Wu Min melihat cincin teleportasi yang berada di jari Bai Yuwen. Membuatnya tersenyum senang. Karena cincin itu adalah cincin yang bisa membuatnya pergi jauh dengan hitungan detik.


"Aku akan mengambil cincin ini dan maafkan aku, Bai Yuwen. Kau tidak bisa memakainya lagi." Xiao Wu Min melepas cincin di jari Bai Yuwen dan memakainya sendiri. Merapalkan keinginannya untuk pergi jauh dari kota Guangping.

__ADS_1


Karena kultivasinya tidak mencukupi, Xiao Wu Min hanya bisa meninggalkan kota Guangping. Apalagi membawa serta Bai Yuwen yang masih tidak sadarkan diri karena ulah wanita itu.


"Bocah ini masih berpikiran polos dan naif. Hanya dengan cara seperti ini, kau bisa menjadi lebih hebat. Tugasku sebagai roh Seruling Kematian adalah membimbingmu agar bisa mencapai ranah tertinggi kultivasi. Dengan bentuk manusia kurasa lebih efektif daripada terus-terusan di dalam seruling ini."


Xiao Wu Min memegang seruling di tangannya. Ia adalah roh Seruling Kematian dan ia sendiri yang bisa mengendalikannya. Sedangkan pemiliknya Bai Yuwen, ia seharusnya menghormati pemilik. Namun untuk sekarang ia tidak melakukannya. Karena ia harus memaksa potensi Bai Yuwen agar bisa mengendalikannya.


Pemaksaan kehendak Xiao Wu Min pasti ada tujuan tertentu. Tujuan sudah jelas, wanita itu menginginkan pemilik seruling saat ini bisa mengendalikan kekuatan besarnya. Ia sudah lelah mengikuti beberapa generasi sebelumnya yang selalu gagal dalam meningkatkan kultivasi. Dan untuk sekarang, ia tidak boleh gagal lagi mendidik murid barunya.


Xiao Wu Min melihat sekitarnya adalah hutan yang memiliki energi spiritual yang kuat. Sehingga ia bisa menyerap energi itu ke dalam dirinya. Xiao Wu Min menyerap energi sekitarnya dan merasakan nafasnya mulai memburu. Ia tidak suka itu tapi sensasi penyerapan tidak bisa ia kendalikan.


"Ahh, energi di sini sangat menakjubkan. Sensasi ini, membuatku tidak bisa berkata-kata lagi. Banyak energi yang terkandung dalam tempat ini. Aku harus menyerap semuanya. Ini adalah milikku semuanya. Hahahaha!"


Tawa jahat Xiao Wu Min menggelegar dan meluas. Tidak peduli dengan orang-orang yang bisa mendengarnya. Atau makhluk spiritual yang ada di dekatnya.


"Apa yang kau lakukan di tempatku, manusia? Kau tidak bisa menyerap energi spiritual yang ada di sini seenaknya. Kau harus mati sekarang!"


Suara menggema memenuhi area sekitar Xiao Wu Min. Ia merasakan energi besar yang berada di sekitarnya. Itu adalah makhluk spiritual yang menjaga tempat itu. Ia tidak tau bisa mengalahkannya atau tidak. Karena kekuatannya menurun drastis karena memasuki tubuh seorang wanita. Kekuatan Seruling Kematian saat ini dalam keadaan paling lemah.


***

__ADS_1


__ADS_2