
Kisah ini adalah pengalaman pribadi seorang Pria dengan perjalanan hidupnya sampai sekarang. tetapi semua itu berawal dari saat dia masih remaja. Rian seorang pria muda masih bersekolah SMP kelas 9. Masa masa dimana para remaja memliki hasrat untuk mencintai seseorang. mungkin bisa di bilang ini adalah cinta monyet. Rian saat itu sudah memasuki semester akhir kelas 9. Ada seorang wanita yang sangat dia sukai. Hanya karena wanita itu terlihat tersenyum saat rian sedang bertingkah konyol di kelas. Wanita itu bernama lula teman sekelas rian saat di kelas 9. mereka berdua sering bekerja kelompok dan keluar bersama. hari ini jadwal mereka latihan band.mereka berangkat bersama sama dengan jalan kaki. Karena studio band dengan sekolah nya dekat. Waktu sudah menunjukan sore hari. Mereka semua pun bersiap siap untuk pulang. setiap selesai latihan, mereka membersihkan tempat latihan dan menata letak alat alat musik yang mereka pakai. Habis bersih bersih mereka langsung keluar studio dan berkumpul di depan studio sambil membahas hasil latihan tadi. Sudah saatnya mereka pulang. Di ajaknya lula jalan berdua saat pulang dari studio band. "Lula, kita jalan berdua yuk. " Ajak rian ke lula. "Boleh, tapi nanti depan gang aku naik becak ya, soalnya aku dah bilang becak langganan ku buat nungguin aq depan gang studio band! " Balas lula.
__ADS_1
Lula memang sering sekali naik becak langganan dari pada naik angkot kalau pulang sekolah. "Ok, enggak masalah, biar yang lain lewat jalan memutar saja. " Seru rian ke teman2nya. Mereka terbentuk dalam satu band sekolah. Dengan 4 orang pria dan dua wanita. "Kayaknya ada yang mau PDKT nih............? ". Celetuk temannya yang bernama Ardi. " Hahahahaha, semoga berhasil ya..........!!!!! ". Saut teman2nya yang lain. Akhirnya mereka semua pulang dengan arah yang berbeda. Rian menemani lula berjalan ke depan gang, Ardi dan yang lainnya memilih jalan yang tembus dengan sekolahnya. Saat berjalan berdua dengan lula, rian mulai berbasa basi dan akhirnya sebelum sampai depan gang dia mengungkapkan perasaanya ke lula. " Hari ini, jam ini, menit ini, detik ini aku beranikan diri untuk mengatakan kalau aku sayang sama kamu". Ungkap rian ke lula. "Hah, yang bener, kita baru kenal awal2 semester 1 loh. Masa' kamu suka aku dalam waktu singkat. " Ucap lula. Padahal lula juga memiliki perasaan yang sama ke rian. Tapi dia gak mau mengakuinya sebelum rian mengatakannya sendiri."sebenarnya aku malu mengakui ini, akun merasa enggak begitu pantas buat mu" Rian agak merendah.
__ADS_1
"Apakah kamu menolak ku, tapi gpp kalau kamu menolak ku. Mungkin aku belum pantas karena kita masih bersekolah". Ucap rian secara pesimis. Tak disangka, lula mencium pipi kanan rian tanpa berkata apa2 dan meninggalkannya dengan naik becak untuk pulang. Di hati rian penuh dengan pertanyaan, apakah dia di Terima atau tidak. di perjalanan pulang, Rian sedikit melamun tentang kejadian tadi. dia masih bingung dengan ciuman Lula tadi. Didalam hatinya dia merasa di Terima, namun di sisi lain Rian masih ragu dengan jawaban Lula. Rian enggak sadar kalau angkot yang di tumpangi nya sudah lewat dari rumah nya. Gara - gara dia melamun dan memikirkan tentang jawaban Lula tadi.
__ADS_1