Perjuangan Dan Cinta

Perjuangan Dan Cinta
Hujan


__ADS_3

Hujan deras mengguyur jalan menuju kantor. Setitik demi setitik, tetesan air hujan menyertai perjalanan Rian dan Shuzu menuju kantor. Rian sengaja mengubah arah mobil nya ke suatu tempat. Shuzu penasaran mau di ajak kemana sama Rian. Padahal hari ini hujan deras. Ternyata Rian memiliki surprise buat pacarnya. Rian membawa Shuzu ke sebuah taman. Disana, Rian sudah menyiapkan sarapan romantis buat mereka berdua.


"Apa ini sayang, kamu enggak tau ini lagi hujan ya" ucap Shuzu


"Mau gimana lagi, ini sudah rencana dari lama. Aku juga enggak tau bakal hujan pagi ini" jawab Rian


"Ya sudah, kita nikmati sarapannya di mobil saja ya. Kasihan, surprise nya gagal" goda Shuzu


Rian sedikit kecewa dengan hujan hari ini, tetapi dia menikmatinya berdua dengan Shuzu. Sarapan dengan di temani pacar dan guyuran hujan. Membuat rasa kecewa Rian sedikit terobati.


"Makanan ini yang buat kamu sendiri kah sayang" tanya Shuzu


"Iya, dari dulu aku kan suka masak. gimana, enak enggak" jawab Rian


"Enggak enak, enak masakan ku" ucap Shuzu menggoda Rian


"Wah, masak enggak enak" Rian merasa sedih mendengar ucapan Shuzu


"Enak sayang, aku cuma bercanda kok hihihi" jawab Shuzu sambil tersenyum menenangkan Rian


"Kamu tuh, suka sekali godain aku" Rian ngambek


"Udah ah, ayo berangkat. Nanti telat loh" Shuzu mengajak Rian buat berangkat kerja


"Ya sudah ayo berangkat" jawab Rian


Selesai sarapan, mereka berdua berangkat ke kantor.


***


Yui bersiap untuk membuatkan bekal makan siang buat Shuzu. Daripada dia menganggur di rumah. Karena kuliahnya masih minggu depan mulai. Semua bahan untuk memasak sudah lengkap. Dia beli semua bahan itu saat pulang dari joging. Yui mulai memasak masakan yang di suka sama Shuzu. Yui masih penasaran sama asisten pribadi Shuzu. Dari belakang dia mirip dengan Rin yang di temui nya selama ini. Selesai masak, Yui menelpon Shuzu.


"Halo kak, sibuk enggak" tanya Yui


"Enggak, memang ada apa" jawab Shuzu


"Aku siang ini ke kantor kakak ya, boleh enggak" tanya Yui meminta izin ke Shuzu


"Boleh aja, kakak tunggu di kantor ya" jawab Shuzu membolehkan Yui untuk pergi ke kantor nya.


"Makasih kak" Yui menutup telponnya


Dia bersiap-siap untuk pergi ke kantor Shuzu. Makanan yang tadi dia masak juga sudah di taruh di tempat bekal makanan. Yui berangkat, karena sebentar lagi sudah jam makan siang.


***


Jam menunjukkan waktu buat makan siang. Semua karyawan beristirahat untuk makan di kantin. Shuzu yang dari tadi menunggu Yui yang belum datang juga. Dia tidak mau makan dulu sebelum Yui datang. Karena dia ingin mengajak Yui makan siang bareng. Akhirnya yang ditunggu datang juga. Yui datang membawa kan makanan kesukaan Shuzu.


"Kamu kok lama banget, nyasar ya" tanya Shuzu


"Enggak kak, tadi aku mampir ke toserba buat beli minuman dulu" jawab Yui

__ADS_1


"Untung akun tadi belum makan duluan, ternyata kamu bawa bekal buat ku. Makasih ya" ucap Shuzu


"Iya kak sama-sama. Aku masak juga buat ngisi waktu luang masih libur" jawab Yui


"Kamu main aja ke rumah Ayah ku, di sana kamu bisa ngobrol sama ibu. Kamu kan sudah kayak anak mereka sendiri" Shuzu memberikan solusi buat Yui untuk mengisi liburannya


"Besok aja kak ke sana. Oh iya kak, asisten pribadi kamu yang sering jemput, sekarang ada dimana dia" tanya Yui


"Dia makan di kantin, kamu kenapa kok cari dia. kamu kenal sama dia" Ucap Shuzu


"Enggak juga, pingin tau aja asisten pribadi kakak. Yang bersedia antar jemput hihihi" jawab Yui


"Kamu mau ku kenalin, dia yang dulu mau jemput kamu tapi enggak ketemu" ucap Shuzu


"Dia jomblo enggak kak, kalau jomblo boleh lah di kenalin" Jawab Yui


"Enggak tau, kamu tanya dia aja kalau nanti ketemu" Hubungan Shuzu dan Rian tidak ada yang tau kecuali sekretaris Shuzu.


"Ok, nanti kalau ketemu aku mau kenalan" jawab Yui


Jam istirahat sudah selesai, Yui menunggu asisten pribadi Shuzu di kantor. Hampir satu jam dia menunggu, asisten Shuzu belum juga kelihatan. Dia pun bertanya ke Shuzu


"Kak, asisten mu kok enggak muncul-muncul" tanya Yui yang sangat penasaran sama asisten pribadi Shuzu


"Oh iya aku lupa, dia ada urusan di kantor pusat. mungkin habis istirahat dia langsung berangkat" jawab Shuzu, dia lupa kalau Rian ada keperluan di kantor pusat.


"Tau gitu aku enggak nungguin kak, mending aku balik pulang tadi" jawab Yui kecewa


"Emang kamu enggak di antar pulang sama asisten mu kak" tanya Yui


"Enggak, dia pulang nya malam. Kasihan kalau pakai jemput" jawab Shuzu


"Ya sudah, aku temenin kamu aja disini" Yui pun mau menemani Shuzu sampai pulang kerja


***


Sudah sore, waktunya Shuzu pulang kerja. Yui yang tertidur di sofa dalam kantor Shuzu, di bangunin sama Shuzu. Dia mau mengajaknya pulang. Yui mungkin merasa bosan di kantor, karena cuma ngelihatin Shuzu bekerja. Sedangkan dia enggak ngapa-ngapain. Jadi nya dia tidur.


"Yui, ayo bangun. Kamu mau pulang, apa mau nginep di kantor ku" Shuzu mencoba membangunkan Yui yang sedang tertidur pulas.


"Sudah waktunya pulang ya kak, Aku tidur pulas banget hehehe" jawab Yui


"Ayo pulang, nanti kita sekalian mampir makan malam di luar aja. Aku malas masak" ajak Shuzu


"Terserah kamu aja kak, aku ikut saja. Pokoknya kamu yang bayarin" jawab Yui


"Iya aku yang bayar, sebagai ganti makanan yang kamu masakin tadi siang" ucap Shuzu


HP Shuzu berdering, dia mendapat telpon dari Rian.


"Halo, iya ada apa kamu telpon. Apa sudah selesai di sana" ucap Shuzu

__ADS_1


"Aku sudah selesai barusan, kamu sudah pulang apa belum. aku jemput ya" tanya Rian


"Enggak usah, aku bareng sama sepupuku. Kamu ati-ati di jalan ya kalau pulang" jawab Shuzu menolak ajakan dari Rian.


Shuzu menutup telpon dari Rian, lalu menuju ke rumah makan bersama Yui.


***


Perjalanan dari kantor pusat menuju rumah sangatlah jauh. Rian yang menyetir sendirian mulai merasa lapar. Dia mampir ke sebuah toserba untuk membeli makanan ringan buat ganjal perutnya. Setelah memilih makanan apa yang mau dia beli. Dia lalu menuju kasir untuk membayar.


"Berapa semua nya mbak" tanya Rian ke kasir nya


"Semua jadi 800 yen" jawab mbak kasir


"Bayar pakai debit ya" Rian memberikan kartu nya


Tiba-tiba mbak kasir memanggil namanya


"Rian teman pacarnya Hina ya" tanya kasir


"Mbak kok kenal Hina" Rian melihat wajah kasir nya dan mulai menebak


"Kamu Keiko ya" ucap Rian


"Iya, sudah lama kita enggak ketemu sejak kamu ngantar aku pulang ke rumah" jawab Keiko


"Lama juga ya, kamu sekarang kerja disini" tanya Rian


"Ini toserba milik keluarga ku, sekarang aku pindah dekat sini sama keluarga" jawab Keiko


"Pantesan enggak pernah kelihatan. Masih sering ketemu Hina" tanya Rian lagi


"Hina sering main kesini, mungkin kamu yang enggak pernah ketemu Hina" jawab Keiko


"Jarang sih ketemu dia, kalau ketemu juga bahas pacarnya saja" ucap Rian


Mereka mengobrol lama sekali, sampai Rian sadar bahwa malam mulai larut. Rian berpamitan pulang ke Keiko.


"Kamu tutup jam berapa, atau 24 jam ya" tanya Rian


"Aku 24 jam, habis ini ada pegawai yang gantikan" jawab Keiko


"Kalau aku ke kantor pusat lagi, pasti aku mampir ke sini" ucap Rian


"Iya sering-sering ya hihihi" jawab Keiko


"Aku pamit pulang dulu, kamu ati-ati sudah malam jaga toko sendirian" ucap Rian


"Iya, habis ini juga ada pegawai lu datang, oh iya aku boleh minta nomer kamu enggak" Tanya Keiko


"Boleh, di save ya. Aku balik dulu. bye" Rian pun pulang

__ADS_1


Keiko merasa ini takdir dia bertemu dengan Rian lagi yang sudah lama tidak dia temui sejak dirinya pindah rumah dan membeli toko. Apakah rasa cinta itu kembali di rasakan Keiko?


__ADS_2