Perjuangan Dan Cinta

Perjuangan Dan Cinta
perjuangan dan cinta #perasaan yang membingungkan


__ADS_3

Berjalan di sepanjang jalan pada malam hari dengan hal yang tidak di duga nya. Sebuah ciuman yang sudah lama tidak dia dapatkan dari seorang wanita. Apalagi wanita ini seorang CEO perusahaan tempat dia bekerja. Banyak pertanyaan yang ada di benak seorang Rian. Dia masih tidak menyangka. Tetapi dalam pikiran nya, ciuman itu sebatas ucapan Terima kasih dari Shuzu untuk dia karena sudah menolongnya selama ini. Rian masih belum sadar juga, kalau Shuzu memiliki rasa sama dia. Sampai di asrama dia melihat Sasaki mengemasi pakaian nya.


"Kamu mau kemana?" tanya Rian bingung


"Aku mau ke Amerika, melanjutkan pendidikan ku di sana" jawab Sasaki


"Jadi kamu sudah menetapkan arah tujuan mu" ucap Rian


"Iya, aku mau menuruti ayah ku. Hina juga sudah setuju agar aku melanjutkan pendidikan di luar negeri" jawab Sasaki


"Aku enggak ada teman lagi di asrama" Ujar Rian merasa sedih akan di tinggalkan sahabat nya.


"Kamu darimana?" tanya Sasaki


"Habis nganterin kakakmu belanja" jawab Rian


"Kamu juga belanja sebanyak ini, tumben sekali" tanya Sasaki


"Ini, di beliin kakakmu, aku juga enggak tau maksudnya apa?" jawab Rian masih bingung


Sasaki seperti nya mengerti apa yang di lakukan kakaknya. Tetapi dia tidak mau memberi tau Rian, biar dia mencari jawabannya sendiri dari Shuzu.


"Aku berangkat ya, pesawat ku terbang malam ini" ucap Sasaki


"Aku antar ke bandara ya" ujar Rian


"Enggak usah, aku minta nomer HP mu. Kamu kan punya HP baru itu yang ada di belanjaan mu" tanya Sasaki


"Oh iya, save ya" jawab Rian


"Ok, sudah ku save. Aku pamit ya kawan, titip kakak ku sama hina" ujar Sasaki


"Iya, hati-hati. kalau sudah sampai kabari aku" jawab Rian


"Siap" Sasaki pun pergi meninggalkan Rian di asrama.


Sekarang Rian sendiri di kamar. Sahabatnya harus kuliah di luar negeri demi keluarganya. Pagi harinya Rian membuka HP yang di belikan oleh Shuzu. Di situ sudah tersimpan nomer HP Shuzu. Mungkin sudah dia masukkan saat beli HP kemarin. Baru di buka sudah ada pesan selamat pagi dari Shuzu. Rian kaget, sepagi ini Shuzu sudah mengirim pesan. Rian tidak membalasnya, karena dia masih sungkan ke Shuzu. Rian siap-siap untuk bekerja. Dia mandi dulu baru membuat sarapan. Pekerjaan rumah nya sedikit lebih ringan, karena tidak ada nya Sasaki. Dia tidak perlu menyiapkan sarapan buat temannya itu. Selesai sarapan dia berangkat bekerja. HP dia taruh tas kerja nya. Dia bekerja seperti biasa. Sekali-sekali dia menoleh ke arah lorong yang menuju ke kantor Shuzu. Dia mulai penasaran dengan perlakuan Shuzu. Tetapi Rian menepis semua rasa penasaran nya dengan tetap profesional bekerja dan mencoba berfikir kalau itu hanya sebatas Terima kasih dari bos nya.


Shuzu baru datang ke kantor, dia menyapa semua pegawai. Rian tidak tau kalau ada Shuzu di dekat ruangannya. Dia fokus kerja, sampai tidak mendengar kalau Shuzu sedang menyapanya.

__ADS_1


"Selamat pagi" sapa Shuzu


"Oh, iya selamat pagi" jawab Rian dengan kaget


"Pesan ku tadi pagi kenapa enggak di balas ya?" tanya Shuzu


"Maaf, tadi bukanya saat mau berangkat kerja" jawab Rian


"Oh, ya sudah selamat bekerja" ucap Shuzu meninggalkan Rian


Rian melanjutkan pekerjaan nya. Tetapi dia di panggil ke kantor Shuzu. Dalam pikirannya ada apa lagi sekarang, dia harus di panggil ke kantor. Rian langsung meninggalkan pekerjaan nya dan menuju ke kantor Shuzu.


"Ada apa bu memanggil saya?" tanya Rian


"Ini ada surat dari kampus, di baca disini saja ya" jawab Shuzu


Ternyata surat itu berisi tentang kelulusan Rian. Dia hanya mendapat beasiswa kuliah setahun atau kuliah singkat. Dia senang sudah menyelesaikan pendidikannya sekaligus sedih. Karena kontrak kerjanya disini akan habis. Perusahaan juga belum memberi kan kontrak baru kepadanya. Mungkin memang sudah nasibnya bekerja disini cuma sebentar. Setelah membacanya Rian langsung kembali ke ruangannya. Teman-teman nya bertanya ada apa dia di panggil ke kantor. Setelah Rian memberi tau mereka, Teman-teman Rian langsung memberikan selamat atas kelulusan nya. Mereka tidak tau kalau masa kerja Rian juga akan habis. Rian mulai menghitung hari sampai kontraknya berakhir. Sepulang kerja dia pergi ke cafe tempat Hina bekerja.


"Hai, kenapa kamu kok lemas gitu?" tanya Hina


"Aku dapat surat kelulusan" jawab Rian


"Harusnya kamu bahagia kalau lulus" ucap Hina


"Apa perusahaan mu belum kasih kamu perpanjangan kontrak?" tanya Hina


"Sepertinya enggak bakalan, soalnya aku bukan pegawai lokal" jawab Rian


"Sudah enggak apa-apa, kamu bisa cari kerja di negaramu dan kumpul sama keluarga mu" ucap Hina


"Aku sudah enggak punya keluarga di sana" jawab Rian


"Kamu sabar ya" hibur Hina


"Iya makasih, kamu dah dengerin curhatan ku. Keiko kemana? kok enggak kelihatan?" tanya Rian


"Dia di pindah ke cafe cabang dekat rumahnya" jawab Hina


"Oh" jawab Rian

__ADS_1


Tiba-tiba HP Rian berbunyi


"Kamu sudah punya HP sekarang?" tanya Hina


"Iya, kemarin ada yang kasih" jawab Rian sambil melihat isi pesan yang ada di HP


"Aku pergi dulu ya, Ada keperluan mendadak" ucap Rian


"Iya hati-hati" jawab Hina sambil geleng-geleng sama kelakuan Rian


Rian mendapatkan pesan dari Shuzu, agar Rian kembali ke perusahaan karena ada produk yang dia kerjakan cacat. Rian langsung berlari ke perusahaan, dia merasa bertanggung jawab jika pekerjaan nya ada yang salah. Sampai perusahaan, dia tidak melihat ada orang di sana. Tiba-tiba Shuzu ada di belakang dan mengagetkan nya.


"Hayo, cari apa?" tanya Shuzu


"Loh, bukannya ada produk yang kembali karena cacat." jawab Rian


"Ummmm, enggak ada, aku cuma mau menggoda mu" ucap Shuzu


"Haduh, aku harus lari kesini gara-gara info tadi" Rian terliah ngos-ngosan


"Ini minum dulu, terus masuk ke kantor ku ya" ucap Shuzu


Rian masih bingung dengan kelakuan bos nya satu ini. Padahal awal-awal dia pegang perusahaan ini sering banget marah-matah enggak jelas. Seusai minum, dia masuk kantor Shuzu.


"Kontrak kerja kamu tinggal berapa hari di sini?" tanya Shuzu


" Satu minggu lagi bu" jawab Rian


"Apa kamu betah kerja disini?" tanya Shuzu lagi


"Betah, teman saya juga sudah banyak disini" jawab Rian


"Kamu enggak berminat pulang lagi ke negaramu" tanya Shuzu


"Saya sudah tidak punya siapa-siapa lagi di sana, tapi kalau kontrak saya habis, saya akan pulang ke negara saya" jawab Rian


"Aku mau kasih kamu kesempatan dengan kontrak baru, apa kamu minat" ucap Shuzu


"Saya sangat berminat" jawab Rian

__ADS_1


"Tetapi ada syarat yang harus kamu lakukan untuk ku!" ucap Shuzu


Kira-kira, apa syarat yang akan Shuzu berikan ke Rian?


__ADS_2